tirto.id - Memilih warna jas hujan yang aman menjadi salah satu pertimbangan penting, terutama bagi mereka yang sering berada di jalan saat musim hujan. Warna jas hujan tidak hanya berpengaruh pada penampilan, tapi juga dapat memengaruhi keselamatan.
Jas hujan merupakan pakaian pelindung yang wajib dimiliki oleh pengendara motor maupun pejalan kaki. Di pasaran, ada banyak model jas hujan yang bisa dipilih, tapi jas hujan model setelan (atasan dan bawahan) lebih direkomendasikan.
Selain dapat menutup tubuh lebih sempurna, jas hujan seperti ini dianggap lebih aman dibandingkan jas hujan model ponco yang berisiko tersangkut dan menyebabkan kecelakaan.
Selain model, pemilihan warna juga harus diperhatikan. Meski banyak jas hujan berwarna netral maupun gelap, jas hujan berwarna cerah justru lebih disarankan karena berkaitan dengan safety di jalanan.
Kenapa Sebaiknya Pakai Jas Hujan yang Berwarna Cerah?

Menggunakan jas hujan berwarna cerah bukan sekadar soal gaya atau tren fashion. Ada alasan khusus yang berkaitan dengan keamanan di baliknya, khususnya dalam kondisi cuaca buruk seperti hujan lebat atau saat visibilitas turun drastis.
Pertama-tama, dari perspektif keselamatan lalu lintas, warna cerah meningkatkan kontras visual terhadap latar belakang jalan yang biasanya gelap saat hujan. Standar internasional untuk pakaian keselamatan (misalnya ANSI‑ISEA) juga merekomendasikan penggunaan warna‑warna cerah.
Warna fluorescent kuning, hijau, atau oranye direkomendasikan karena warnanya lebih mudah dan lebih cepat dilihat dibandingkan warna gelap di siang hari atau di kondisi banyak gangguan visual.
Ini karena kontras warna membantu mata manusia menangkap kontur dan bentuk objek lebih cepat ketika latar belakangnya terlihat suram seperti saat hujan. Dengan demikian, jas hujan berwarna cerah membantu mengurangi risiko kecelakaan saat berkendara di tengah hujan.
Studi yang Mendukung Penggunaan Jas Hujan Warna Cerah

Studi tentang warna jas hujan memang minim, tapi ada banyak penelitian yang mengaitkan antara pakaian bervisibilitas tinggi dengan keselamatan. Salah satunya dalam jurnal Survey on Acceptance of High Visibility Clothing among Motorcyclists.
Dalam survei ini, mayoritas responden sepakat bahwa high visibility clothing (HVC) meningkatkan visibilitas dan mengurangi risiko kecelakaan pada pengendara motor, terutama di malam hari.
Hal serupa juga diungkap jurnal High Visibility Colored Fabrics for Normal Trichromats and Individuals with Color Vision Defects in a Sunset Simulated Environment. Studi menunjukkan bahwa warna kuning, terutama versi fluorescent/neon, memiliki tingkat visibilitas tinggi.
Dari sini dapat disimpulkan bahwa sebuah jas hujan dengan warna cerah membuat pengendara kendaraan atau pejalan kaki dapat dikenali dari jarak yang lebih jauh.
Hal ini memberi waktu lebih banyak bagi orang lain (pengendara lain) untuk menyesuaikan laju atau arah mereka sehingga mengurangi risiko kecelakaan di jalan.
Dukungan Pita Reflektor
Tidak hanya soal warna, saat ini jas hujan juga sering dilengkapi dengan pita/strip reflektor (scotlite) yang memantulkan cahaya dari sorotan lampu kendaraan.Pantulan cahaya dari strip reflektor membuat pengendara lain bisa melihat pengguna jas hujan jauh sebelum mereka benar-benar terlihat jelas.
Kombinasi warna cerah dengan pita reflektor seperti ini menjadikan jas hujan sangat efektif dalam mencegah kecelakaan, terutama saat hujan deras, malam hari, atau di kondisi minim cahaya.
Pita reflektor juga membuat jas hujan berwarna netral cukup aman digunakan di jalanan, khususnya saat malam hari. Namun, saat hujan deras di siang hari, pita reflektor ini mungkin tidak terlalu efektif sehingga jas hujan dengan warna-warna cerah elbih direkomendasikan.
Rekomendasi Warna Jas Hujan yang Aman

Memilih jas hujan dengan warna yang tepat sangat penting untuk keselamatan, terutama saat hujan deras atau kondisi gelap. Warna cerah membantu pengendara lain melihat kita lebih cepat sehingga mengurangi risiko kecelakaan. Berikut beberapa rekomendasi warna jas hujan yang aman dan efektif:
1. Kuning Neon
Kuning neon adalah salah satu warna paling terlihat, baik saat siang maupun malam hari, termasuk di saat hujan deras yang menurunkan visibilitas. Warna ini memberikan kontras tinggi terhadap lingkungan sekitar seperti aspal, gedung, atau pepohonan.Banyak standar keselamatan merekomendasikan warna ini sebagai warna utama pakaian keselamatan untuk memastikan visibilitas maksimal.
2. Oranye Terang
Selain kuning, warna oranye terang/neon sering digunakan di lokasi konstruksi dan area kerja jalan raya karena mudah dikenali dari jarak jauh. Warna ini pun sangat cocok untuk jas hujan karena juga mudah terlihat dari jarak jauh.Seperti warna kuning, oranye juga tampak kontras dengan lingkungan sekitar. Jadi, meskipun bentuk fisik penggunanya tidak terlihat jelas gara-gara hujan lebat, pengendara lain pasti akan langsung mengenali warna oranye sehingga dapat menghindar dan meminimalkan risiko tabrakan.
3. Hijau Neon
Salah satu warna jas hujan yang aman adalah hijau neon atau yang juga dikenal dengan istilah hijau stabilo. Seperti kuning dan oranye, hijau neon termasuk warna cerah yang mampu menonjol di berbagai kondisi cahaya.Selain meningkatkan visibilitas, warna ini juga memberi kesan menyenangkan secara psikologis, memberi kesan segar dan energik saat cuaca hujan. Paduan hijau neon dengan strip reflektif membuat jas hujan lebih mudah terlihat dari segala arah.
4. Pink atau Magenta Cerah
Meski tidak masuk dalam standar keselamatan, warna pink atau magenta terang bisa jadi alternatif dan cukup aman digunakan. Warna ini menonjol terutama di area perkotaan yang didominasi warna netral sehingga pengendara dapat mengenali pengguna jas hujan lebih cepat.Pilihan ini juga memberi sentuhan unik bagi mereka yang tetap ingin tampil gaya dengan jas hujan. Apalagi saat ini ada banyak produk jas hujan yang menyediakan warna pink sebagai pilihan.
Lantas, bagaimana dengan warna-warna netral seperti putih, hitam, abu-abu, atau warna gelap lainnya? Warna putih mungkin cukup aman saat digunakan di malam hari dan hujan ringan, tapi bisa tidak efektif ketika dipakai siang hari dalam kondisi hujan deras karena warna putihnya akan tersamarkan.
Sementara untuk warna-warna gelap (hitam, navy, hijau army, atau merah tua) kurang direkomendasikan untuk dipakai, terutama saat hujan deras di malam hari karena tingkat visibilitasnya yang rendah dan "menyatu" dengan warna aspal maupun lingkungan sekitar.
Demikian penjelasan tentang pentingnya menggunakan jas hujan berwarna cerah. Jas hujan berwarna terang dapat meningkatkan visibilitas pengendara atau pejalan kaki, memanfaatkan sensitivitas mata manusia terhadap warna-warna di spektrum ini sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan.
Butuh rekomendasi jas hujan atau produk lainnya? Temukan berbagai barang pilihan Tirto untuk melengkapi kebutuhan harianmu di tautan berikut ini:
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani
Masuk tirto.id






































