tirto.id - Telur dalam tradisi dan Hari Raya Paskah umat Kristiani sudah menjadi pemandangan yang lazim. Oleh sebab itu, pertanyaan tentang "kenapa Paskah identik dengan telur?" muncul.
Secara umum, ada simbol telur dan kelinci yang kini menjadi gambaran identik serta dianggap memiliki hubungan dengan peringatan Paskah. Kedua simbol ini memiliki nilai historis yang panjang dalam perayaan tersebut.
Dari historis alias sejarah, telur dan kelinci akhirnya tidak dapat lepas dari Hari Raya Paskah. Pasalnya, kedua unsur tersebut memiliki arti dan makna tertentu yang sekarang kerap dikaitkan dengan Yesus Kristus.
Kenapa Paskah Identik dengan Telur, Apa Hubungannya?

Melansir Britannica, Paskah merupakan hari raya penting bagi umat Kristen. Paskah menjadi sebuah perayaan kebangkitan Yesus Kristus pada hari ketiga setelah penyaliban-Nya.
Kendati demikian, ada telur yang sekarang identik dengan perayaan Paskah. Pada masa pramodern dan pra-Kristen, telur sendiri menjadi simbol kesuburan dan pemulihan yang digunakan secara luas.
Di masa lampau, orang-orang pagan dari Eropa memandang telur sebagai simbol regenerasi yang terjadi pada musim semi. Umat Kristen pada awalnya meminjam istilah tersebut untuk menggambarkan kehidupan baru pengikut Kristus yang setia.
Selain itu, telur juga menjadi simbol kebangkitan. Sama halnya seperti Yesus yang bangkit dari kubur, telur tersebut melambangkan kehidupan baru yang muncul dari cangkang.
Dalam tradisi Ortodoks, umat akan mewarnai telur dengan cat merah untuk melambangkan darah yang ditumpahkan Yesus di kayu salib. Berdasarkan sejarah tersebut, telur pun menjadi simbol dan makna yang berarti bagi Paskah hingga saat ini.
Selain mengandung makna di atas, telur Paskah kini berfungsi sebagai hadiah untuk anak-anak hingga orang dewasa. Dilansir dari laman Ragus Sugars, ada yang mengisinya dengan karamel dan truffle.
Hubungan Kelinci dengan Paskah
Kenapa Paskah identik dengan kelinci? Melansir jindesigns.com, hubungan kelinci dengan Paskah adalah hewan tersebut memiliki reproduksi yang berlimpah sehingga menjadi lambang kesuburan.
Berdasarkan sejarah, imigran Jerman memperkenalkan kelinci Paskah pertama kali ke Amerika sekitar tahun 1700-an silam. Pada saat itu, ia membawa cerita tentang kelinci yang bertelur atau disebut Osterhase/Oster Haws.
Dalam cerita tersebut, kelinci Paskah akan mengeluarkan telur warna-warni untuk anak-anak. Pada akhirnya, cerita tersebut menjadi inisiasi lahirnya hadiah-hadiah berupa telur coklat, permen, dan mainan yang identik dengan Paskah.
Akan tetapi, kaitan kelinci dengan Paskah ini tak tercantum dalam Alkitab. Kelinci Paskah ini hanya menjadi simbol sekuler dari Hari Raya Paskah.
Menurut kepercayaan umat Kristiani di zaman itu, makna kelinci dalam Paskah yaitu simbol kuno kesuburan dan kehidupan baru.
Ingin membaca lebih banyak informasi seputar Hari Raya Paskah dan tradisi yang menyertainya? Simak juga beragam artikel terbaru tentang Paskah di laman berikut ini.
Penulis: Imanudin Abdurohman
Editor: Alexander Haryanto
Penyelaras: Yuda Prinada
Masuk tirto.id

































