Menuju konten utama

Kemlu Benarkan Ada Bentrok Warga NTT dan Aparat Timor Leste

Kemlu pastikan warga NTT yang terkena luka tembak aparat Timor Leste telah dibawa ke rumah sakit.

Kemlu Benarkan Ada Bentrok Warga NTT dan Aparat Timor Leste
Peta Timor-Leste - Timor Timur. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI) membenarkan adanya warga Nusa Tenggara Timur (NTT) tertembak aparat Timor Leste saat bentrok soal patok atau perbatasan.

Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Vahd Nabyl Mulachela, mengatakan korban telah dibawa ke Rumah Sakit.

"Korban telah ditangani, dibawa ke RS. Dubes RI di Dili sudah mengunjungi lokasi untuk koordinasi dengan pihak-pihak di lapangan," kata Nabyl saat dikonfirmasi Tirto, Rabu (27/8/2025).

Duta Besar RI di Dili juga telah mengunjungi lokasi kejadian untuk melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

Selain itu, Kedutaan Besar RI (KBRI) di Dili juga telah meminta klarifikasi pada Kemlu Timor Leste. Mengenai detail kejadian, Kemlu meminta untuk menunggu informasi lanjutan.

"Kami nantikan informasi lebih lanjut dulu ya," terang Nabyl.

Sebelumnya, seorang warga Desa Inbate Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), tertembak saat bentrok dengan aparat Timor Leste.

Penembakan terjadi ketika WNI tersebut mempertahankan batas negara yang diduga digeser pihak Timor Leste.

Insiden terjadi pada Senin (25/8/2025) sekitar pukul 09.00 waktu setempat, di Tapal 33, Dusun Nino, Desa Inbate.

Sebanyak 24 warga Dusun Nino terlibat bentrok dengan tujuh personel Unidade de Patrulhamento Da Fronteira (UPF) yang dilengkapi senjata larang panjang.

Baca juga artikel terkait KONFLIK PERBATASAN atau tulisan lainnya dari Natania Longdong

tirto.id - Flash News
Reporter: Natania Longdong
Penulis: Natania Longdong
Editor: Bayu Septianto