tirto.id - Menteri Sosial (Mensos), Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengatakan pemerintah menyiapkan berbagai bentuk bantuan bagi warga terdampak longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Bantuan tersebut meliputi logistik, dapur umum, santunan korban, hingga dukungan pemulihan ekonomi.
Terkait santunan korban, Gus Ipul menyebut pemerintah menetapkan besaran yang sama secara nasional.
“Untuk yang korban meninggal Rp15 juta, untuk yang luka-luka berat Rp5 juta. Yang di Cisarua atau di seluruh Indonesia sama, setiap korban itu kita, ahli warisnya kita beri santunan Rp15 juta,” kata Gus Ipul saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Kemensos juga menyiapkan bantuan bagi keluarga yang rumahnya terdampak bencana. Bantuan tersebut berupa dana untuk mengisi kembali kebutuhan rumah tangga yang hilang atau rusak.
“Sementara isian rumahnya nanti kami, seperti untuk membeli perabotan, membeli alat-alat dapur yang hilang karena rumahnya rusak ya, terbawa banjir atau terkena longsoran, itu nanti ada bantuan dari kami untuk isian rumah sebesar Rp3 juta, untuk isian rumah, untuk membeli perabotan rumah tangga,” jelasnya.
Ia menambahkan bantuan tersebut diberikan kepada keluarga yang memenuhi kriteria dan ditetapkan oleh pemerintah daerah. “Iya, sama, sama. Bagi yang memang memenuhi kriteria ya, nanti ditetapkan oleh kepala daerah, kami akan membantu untuk membeli isian rumah Rp3 juta per keluarga,” ujarnya.
Kemensos juga menyiapkan bantuan lanjutan untuk pemulihan ekonomi warga terdampak. “Kemudian untuk pemberdayaan sosial dan pemulihan ekonomi, itu kami memberikan bantuan Rp5 juta per keluarga,” tutur Syaifullah Yusuf.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan saat ini belum disalurkan. Pihaknya kini masih menunggu data resmi dari pemerintah daerah agar kemudian bisa langsung didistribusikan. Gus Ipul menegaskan, setiap terjadi bencana, pihaknya selalu menyalurkan berbagai bantuan kepada korban terdampak.
“Jadi, setiap ada bencana kami memberikan bantuan-bantuan ya, di antaranya tadi santunan, ada bantuan logistik, ya, ada juga penyediaan dapur umum ya bagi keluarga terdampak, ada juga nanti bantuan-bantuan lain seperti program pemberdayaan untuk pemulihan ekonomi,” tutup Gus Ipul.
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id

































