Menuju konten utama

Kemendagri Siapkan Insentif Rp1 Triliun bagi Daerah Berprestasi

Pemberian insentif fiskal bagian dari upaya Kemendagri dalam mengoptimalkan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Kemendagri Siapkan Insentif Rp1 Triliun bagi Daerah Berprestasi
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (kanan) didampingi Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk (kiri) mengikuti rapat kerja dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026). Rapat tersebut membahas mengenai Otonomi Khusus Papua, Aceh, dan Keistimewaan D.I. Yogyakarta. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/YU

tirto.id - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyiapkan alokasi insentif fiskal sebesar Rp1 Triliun pada 2027 untuk memperkuat sistem penghargaan bagi pemerintah daerah. Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengatakan anggaran itu guna memotivasi daerah untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih berkualitas dan akuntabel.

Pemberian insentif fiskal bagian dari upaya Kemendagri dalam mengoptimalkan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Selain pengawasan, pemerintah juga perlu memberikan penghargaan kepada daerah yang menunjukkan kinerja baik.

“Jadi, tidak hanya memberikan teguran pengawasan, tapi juga memberikan insentif penghargaan dalam bentuk insentif fiskal untuk mendorong daerah berkompetisi,” kata Tito dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi II DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Mantan Kapolri itu, mengatakan program pemberian penghargaan ke daerah berprestasi sebenarnya telah berjalan pada tahun sebelumnya. Namun, alokasi anggaran yang tersedia mengalami pengurangan akibat kebijakan realokasi anggaran.

“Selanjutnya kami juga mohon dengan segala hormat dukungan dari pimpinan dan segenap anggota Komisi II, tahun ini kita memang sudah bekerja untuk melaksanakan kegiatan pemberian award kepada daerah yang berprestasi dibagi dalam enam region dengan alokasi anggaran sebanyak Rp1 triliun, tapi kemarin kita mengalami realokasi anggaran dari kementerian keuangan sehingga memang berkurang,” ucap Tito.

Oleh karena itu, Kemendagri kembali mengusulkan anggaran serupa pada tahun depan. Dana tersebut akan digunakan sebagai instrumen reward and punishment guna menciptakan iklim kompetitif di antara pemerintah daerah.

“Oleh karena itu, di tahun depan untuk memperkuat sistem reward and punishment (penghargaan dan sanksi) iklim kompetitif antar daerah kami tetap mengusulkan tahun depan diberikan anggaran sebanyak Rp1 triliun dalam rangka untuk insentif fiskal daerah,” tutur Tito.

Baca juga artikel terkait KEMENDAGRI atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Flash News
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama