Menuju konten utama

Kemendag Bantah Kelangkaan Beras di Alfamart hingga Indomaret

Ia menegaskan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional telah mengeluarkan surat yang meminta ritel tetap melayani konsumen.

Kemendag Bantah Kelangkaan Beras di Alfamart hingga Indomaret
Pedagang beras menjajakan dagangannya di Pasar Sleman, D.I Yogyakarta, Kamis (12/6/2025). ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/bar

tirto.id - Kementerian Perdagangan (Kemendag) membantah isu kelangkaan beras di ritel modern. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan, menegaskan bahwa ketersediaan beras nasional aman dan mencukupi. Ia menjelaskan bahwa keterlambatan distribusi beras di ritel terjadi karena proses verifikasi ketat yang dilakukan oleh para peritel, bukan karena penarikan produk dari pasar.

“Jadi bukan langka karena ditarik, tapi karena memang verifikasinya lama. Aprindo (Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia) dan anggotanya saat ini lebih berhati-hati dalam menerima beras baru dari suplier. Mereka memastikan data dalam kemasan sesuai, termasuk berat dan standar SNI,” ujar Iqbal di Jakarta, Senin (4/8/2025).

Menurutnya, proses verifikasi tersebut dilakukan guna memastikan keamanan penjualan bagi peritel dan kenyamanan bagi konsumen.

Ia juga menyebut pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah mengeluarkan surat yang meminta ritel tetap melayani konsumen, termasuk dalam bentuk paket pembelian beras.

Iqbal menambahkan, apabila ditemukan ketidaksesuaian antara isi dan label kemasan, ritel bisa saja melakukan retur produk kepada distributor. Namun, selama informasi dalam kemasan sesuai dengan isinya, maka produk tetap dijual.

“Soal stok beras, sangat amat cukup. Berdasarkan data yang kami miliki, tidak ada alasan untuk menyebut terjadi kelangkaan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa Kemendag akan menindak beras-beras yang dijual tanpa memenuhi standar kualitas di platform e-commerce.

"Saat ini kan kita juga punya petugas yang untuk melakukan browsing di semua platform e-commerce untuk melihat produk-produk terutama di teman-teman kita di PKTN," jelasnya.

Baca juga artikel terkait BERAS atau tulisan lainnya dari Hendra Friana

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Hendra Friana
Editor: Dwi Aditya Putra