Menuju konten utama

Kapan Puasa Syaban 2026 Dimulai dan Sampai Tanggal Berapa?

Simak info kapan puasa sunnah Syaban 2026 dimulai, keutamaan puasa Syaban, serta kapan bulan Syaban 2026 berakhir?

Kapan Puasa Syaban 2026 Dimulai dan Sampai Tanggal Berapa?
ilustrasi Buka Puasa. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Bulan Syaban merupakan salah satu bulan yang memiliki keistimewaan dalam Islam. Salah satu keutamannya adalah ibadah sunnah berupa Puasa Syaban. Berikut info kapan Puasa Syaban 2026 dimulai dan sampai tanggal berapa.

Puasa sunnah di bulan Syaban adalah puasa yang sangat dianjurkan untuk dilakukan sebagai persiapan menyambut bulan Ramadhan. Hal ini lantaran Bulan Syaban hadir di antara dua bulan mulia, yaitu Rajab yang termasuk bulan haram, dan Ramadhan yang merupakan bulan penuh pahala.

Di bulan ini, Rasulullah saw sangat menganjurkan untuk memperbanyak ibadah, terutama puasa sunnah. Keutamaan tersebut terkutip dalam hadis yang berbunyi:

“Aku tidak pernah melihat Rasulullah saw berpuasa sebulan penuh kecuali di bulan Ramadhan, dan aku tidak pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa sunnah daripada di bulan Syaban.” (HR. Bukhari Muslim).

Dalam hadis lain, Rasulullah saw menjelaskan bahwa bulan Syaban merupakan bulan saat amal-amal diangkat pada Allah Swt, sehingga Nabi Muhammad ingin amalannya diangkat dalam keadaan berpuasa.

“Itu adalah bulan yang sering dilalaikan manusia antara Rajab dan Ramadhan. Pada bulan ini amal-amal diangkat kepada Rabb alam semesta, dan aku ingin ketika amalanku diangkat, aku dalam keadaan berpuasa.”

Bulan Syaban Jatuh Tanggal Berapa?

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama (Kemenag), 1 Syaban 1447 H akan jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026. Bulan Syaban diprediksi akan berjumlah 30 hari, dengan tanggal 30 Syaban 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026.

Sementara itu, Muhammadiyah sama-sama memperkirakan 1 Syaban 1447 H jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026. Berbeda dengan Kemenag, Muhammadiyah menetapkan bulan Syaban 1447 H akan berjumlah 29 hari.

Meski begitu, tanggal ini masih bersifat prediksi karena Kantor Kemenag maupun Lembaga Falakiyah NU masih akan melakukan rukyatul hilal untuk memastikan awal Syaban pada akhir Rajab nanti.

Kapan Jadwal Puasa Syaban 2026?

Beberapa puasa yang dianjurkan untuk dikerjakan pada Syaban 2026, di antaranya puasa sunah Senin dan Kamis. Ada pula puasa sunah Ayyamul Bidh yang bisa dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 di bulan Hijriah.

Puasa Ayyamul Bidh di bulan Syaban juga beririsan dengan Nisfu Syaban yang terjadi di tengah bulan, atau tepatnya pada 15 Syaban.

Berikut ini rincian puasa sunnah yang bisa dilakukan pada bulan Syaban 2026 beserta tanggalnya:

  • Puasa Senin-Kamis: 22 Januari (3 Syaban), 26 Januari (7 Syaban), 29 Januari (10 Syaban), 2 Februari (14 Syaban), 5 Februari (17 Syaban), 9 Februari (21 Syaban), 12 Februari (24 Syaban), 16 Februari (28 Syaban).
  • Puasa Ayyamul Bidh: 1 Februari (13 Syaban), 2 Februari (14 Syaban), 3 Februari (15 Syaban).

Kapan Batas Terakhir Puasa Syaban 2026?

Ada beberapa ulama yang tidak menganjurkan untuk berpuasa, baik sunah atau qada Ramadan, di beberapa hari Syaban. Ada anggapan bahwa umat Muslim disarankan tidak berpuasa setelah Nisfu Syaban atau setelah pertengahan Syaban.

Meski demikian Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa:“Mayoritas ulama (selain ulama Mazhab Imam Syafi’i) membolehkan puasa sunah setelah Nisfu Syaban dan mereka melemahkan hadis larangan puasa setelah Nisfu Syaban. Imam Ahmad dan Ibnu Ma’in mengatakan hadis tersebut munkar.”

Di samping itu, ada perbedaan pendapat terkait hukum berpuasa pada hari ragu. Seperti dilansir dari NU Online, Syekh Ibnu Qasim Al-Ghazi dalam Fathul Qarib berpendapat, melaksanakan puasa pada 30 Syaban dihukumi makruh tahrim (haram). Sedangkan, Syekh Khatib Al-Syirbini berpendapat bahwa kadar kemakruhan pada puasa di hari ragu ialah makruh tanzih (murni).

Pembaca dapat mengakses artikel mengenai hari penting dengan membuka tautan yang ada di bawah ini:

Link Artikel tentang Hari Penting

Baca juga artikel terkait KALENDER atau tulisan lainnya dari Wisnu Amri Hidayat

tirto.id - Edusains
Penulis: Wisnu Amri Hidayat
Editor: Yantina Debora