tirto.id - Salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang mengikuti Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) 2026 adalah Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Simak jurusan UM-PTKIN UIN Jakarta 2026 dan jurusan yang sepi peminat.
Sesuai agenda, tahapan UM-PTKIN 2026 telah memasuki fase pendaftaran. Pada tahap pendaftaran, calon mahasiswa perlu mengisi biodata dan memilih maksimal 3 program studi (prodi).
Secara keseluruhan, UM-PTKIN 2026 diikuti oleh 59 kampus yang terdiri dari UIN, Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN).
Dalam pelaksanaannya, UMPTKIN 2026 berlangsung secara luring. Seleksi menggunakan aplikasi Sistem Seleksi Elektronik (SSE). Adapun lokasi ujian berada di titik lokasi PTKIN yang dipilih calon mahasiswa sesuai preferensi.
Jurusan UM-PTKIN UIN Jakarta 2026
Mengacu data pendaftaran UMPTKIN 2025, UIN Jakarta termasuk kampus dengan jumlah peminat terbanyak klister UIN. Tercatat, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berada di peringkat 2 dengan jumlah pendaftar terbanyak, yakni 9.419 pendaftar. Hal tersebut menjadi daya tawar bagi UIN Jakarta untuk tetap eksis di jalur seleksi nasional.
Saat ini, UIN Jakarta memiliki berbagai program studi dari jenjang Sarjana, Magister, Doktor, dan Profesi. Pada UMPTKIN 2026, UIN Jakarta membuka sebanyak 30 jurusan yang tersebar di berbagai fakultas.
Daftar jurusan ini juga memiliki daya tampung yang berbeda-beda. Sebelum melakukan pendaftaran dan memilih program studi, calon peserta UMPTKIN 2026 dapat terlebih dahulu mengetahui daya tampung jalur ini. Hal tersebut dapat memudahkan calon peserta dalam menghitung peluang lolos seleksi.
Sebagai dasar pertimbangan memilih prodi, berikut jumlah daya tampung UIN Jakarta UM-PTKIN 2026 yang dapat dicermati calon pelamar:
No. | Nama Prodi | Kuota |
1 | Pendidikan Agama Islam | 75 |
2 | Pendidikan Bahasa Arab | 50 |
3 | Tadris Bahasa Inggris | 50 |
4 | Tadris Biologi | 50 |
5 | Tadris Fisika | 40 |
6 | Manajemen Pendidikan | 50 |
7 | Tadris Bahasa lndonesia | 50 |
8 | Tadris IPS | 50 |
9 | Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah | 75 |
10 | Pendidikan Islam Anak Usia Dini | 40 |
11 | Bahasa dan Sastra Arab | 46 |
12 | Sejarah Peradaban Islam | 47 |
13 | Tarjamah | 24 |
14 | Studi Agama Agama | 28 |
15 | Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir | 46 |
16 | Ilmu Hadis | 28 |
17 | Aqidah dan Filsafat Islam | 28 |
18 | Ilmu Tasawuf | 28 |
19 | Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah) | 50 |
20 | Perbandingan Mazhab | 55 |
21 | Hukum Tata Negara (Siyasah) | 40 |
22 | Hukum Pidana Islam (Jinayah) | 40 |
23 | Hukum Ekonomi Syariah ( Mua`malah) | 46 |
24 | Komunikasi dan Penyiaran Islam | 64 |
25 | Bimbingan Penyuluhan Islam | 40 |
26 | Dirasat Islamiyah | 46 |
27 | Manajemen Dakwah | 48 |
28 | Pengembangan Masyarakat Islam | 38 |
29 | Perbankan Syariah | 56 |
30 | Ekonomi Syariah | 60 |
Prodi Sepi Peminat UIN Jakarta: Fisika, Pendidikan Kimia, & Pendidikan Matematika
Berdasarkan data pendaftaran SNBP UIN Jakarta tahun 2025, sejumlah prodi memiliki jumlah peminat yang sedikit. Beberapa jurusan tersebut di antaranya prodi Fisika dan Pendidikan Kimia.
Dalam data pendaftaran jalur SNBT UIN Jakarta tahun 2025, prodi dengan sepi peminat yaitu Fisika, Pendidikan Kimia, Pendidikan Matematika, dan Matematika. Tren ini juga diperkirakan akan terjadi pada jalur lainnya, termasuk UM PTKIN.
Sepinya peminat bisa jadi disebabkan oleh beberapa faktor. Biasanya termasuk jurusan yang baru dibuka dan prospek kerja jurusan tersebut dinilai tidak menjanjikan.
Meski begitu, jurusan sepi peminat ini biasanya memiliki peluang lolos yang lebih besar dibanding jurusan lainnya. Sebab, persaingan di jurusan sepi peminat tidak seketat persaingan di jurusan favorit.
Berikut beberapa prodi sepi peminat UIN Jakarta mengacu pada data pendaftaran 2025:
- Fisika: 66
- Pendidikan Kimia: 52
- Pendidikan Matematika: 67
- Matematika: 129
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo
Masuk tirto.id





































