Menuju konten utama

Jurusan Apa Saja yang Dibutuhkan SIPSS Polri 2026?

Beberapa jurusan yang dibutuhkan dalam SIPSS Polri 2026 ialah Kedokteran Spesialis, lulusan S1-S2/Profesi, dan lulusan D-IV. Cek daftarnya.

Jurusan Apa Saja yang Dibutuhkan SIPSS Polri 2026?
ilustrasi rekrutmen perwira.ANTARA FOTO/Galih Pradipta/Spt.

tirto.id - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi membuka pendaftaran Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Polri 2026. Lantas, jurusan apa saja yang dibutuhkan dalam SIPSS Polri 2026? Cek selengkapnya dan cermati tahap seleksi di tingkat daerah maupun pusat.

Informasi rekrutmen SIPSS Polri 2026 tertuang dalam pengumuman Nomor: PENG/1/I/DIK.2.1./2026 Tahun Anggaran 2026. Mengacu pengumuman tersebut, SIPSS Polri 2026 dirancancang untuk untuk memenuhi kebutuhan organisasi melalui pengembangan kekuatan personel Polri sesuai dengan bidang keilmuan yang dimiliki.

Beberapa bidang keilmuan yang dibutuhakan di antaranya Kedokteran Spesialis, lulusan S1 dan S2, lulusan lulusan S1 dan S2 Profesi, dan lulusan D-IV. Masing-masing pelamar dari berbagai bidang keilmuan tersebut akan mendapatkan pendidikan dasar kepolisian dalam SIPSS Polri 2026.

Daftar Jurusan yang Dibutuhkan SIPSS Polri 2026

SIPSS Polri 2026 dibuka untuk 175 orang peserta didik yang berasal dari berbagai bidang keilmuan. Apabila pelamar dinyatakan lolos, selanjutnya akan mengikuti pendidikan dan diangkat menjadi Perwira Pertama Polri dengan pangkat Inspektur Polisi Dua (IPDA).

Dalam rekrutmen ini, Polri juga membuka proyeksi penugasan di wilayah timur Indonesia yang mencakup Polda Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, dan Papua Tengah. Kemudian, Maluku Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan Utara.

Kemudian, pelamar juga perlu memenuhi sejumlah syarat umum, syarat khusus, dan pendidikan yang sesuai dengan kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan Polri. Beberapa kriteria yang dibutuhkan ialah lulusan perguruan tinggi terakreditasi B dengan IPK minimal 3,0.

Berikut rincian kualifikasi pendidikan yang dipersyaratkan dalam SIPSS Polri 2026:

1. Jenjang D-IV (Maksimal 26 Tahun)

  • Teknologi Rekayasa Pengolahan Kulit.
2. Jenjang S-1/S-1 Profesi (Maksimal 28 Tahun)

  • Ilmu Pemerintahan;
  • Teknik Sipil;
  • Ilmu Keolahragaan/Pendidikan Kepelatihan Olahraga/Pendidikan Jasmani;
  • Theologi Kristen (Pendeta/Vikaris, khusus Pria);
  • Theologi Hindu;
  • Pendidikan Bahasa Prancis;
  • Sastra Korea;
  • Kedokteran Gigi (Profesi);
  • Ilmu Sejarah;
  • Desain Komunikasi Visual;
  • Biologi (MIPA);
  • Kimia (MІPA);
  • Fisika (MIPA);
  • Sistem Informasi/Teknologi Informasi/Teknik Komputer/Komputer;
  • Farmasi (Profesi Apoteker);
  • Statistika/Statistika Terapan;
  • Manajemen;
  • Seni Rupa;
  • Semua Prodi + Sertifikat Commercial Pilot License Flying School.
3. Jenjang S-2 (Maksimal 30 Tahun)

  • Psikologi (Profesi);
  • Pengembangan Kurikulum;
  • Kajian Ilmu Kepol.
4. Kedokteran Spesialis (Maksimal 40 Tahun)

  • Patologi Anatomik;
  • Mikrobiologi Klinik
5. Khusus Rekrutmen proyeksi Penugasan Indonesia Timur

  • S-2 Psikologi (Profesi) bergelar M. Psi.;
  • S-1 Kedokteran (Kedokteran Umum (Profesi);
  • S-1 Psikologi (Profesi).

Tahapan SIPSS Polri 2026

Seleksi SIPSS Polri 2026 menggunakan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH). Selama proses pendaftaran, pelamar tidak dipungut biaya apa pun. Kemudian, pelamar akan mengikuti tahap seleksi di tingkat panitia daerah (Panda) dan berlanjut di tingkat panitia pusat (Panpus) di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah.

Kemudian, pelamar akan melewati sejumlah tahap, di antaranya Pemeriksaan Administrasi (Rikmin), Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes), dan Tes Psikologi Tahap I. Kemudian, Tes Kompetensi Keahlian (TKK), Uji Kesamaptaan Jasmani (UKJ), Penelusuran Mental Kepribadian (PMK), hingga Rikmin Akhir & Sidang Kelulusan Akhir.

Masing-masing tahapan tersebut sistem gugur dan pemeringkatan. Artinya, tidak ada nilai ambang batas yang diterapkan dalam SIPSS Polri 2026. Peserta yang ingin lolos wajib berada di peringkat teratas agar dapat melaju ke tahap berikutnya.

Berikut rincian tahapan yang perlu dilalui pelamar baik di tingkat Panda maupun tingkat pusat:

1. Seleksi Tingkat Panda

  • Pemeriksaan administrasi awal dengan penilaian kualitatif (MS/TMS);
  • Pemeriksaan kesehatan I dengan penilaian kualitatif (MS/TMS);
  • Tes psikologi tahap I menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dengan penilaian secara kuantitatif dan kualitatif (MS/TMS);
  • Tes Kompetensi Keahlian (TKK) aspek pengetahuan menggunakan sistem CAT dengan penilaian kuantitatif;
  • Pendalaman/asesmen Mental Ideologi (MI) dengan rekomendasi untuk didalami Paminal/tahapan PMK;
  • Sidang penetapan peserta untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan tahap II;
  • Pemeriksaan kesehatan tahap II dengan penilaian kualitatif (MS/TMS);
  • Ujian Kemampuan Jasmani dengan penilaian secara kuantitatif dan kualitatif (MS/TMS), serta Anthropometrik dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
  • Tes psikologi tahap II (wawancara) dengan penilaian kualitatif (MS/TMS);
  • Penelusuran Mental Kepribadian (PMK) melalui wawancara dengan penilaian kualitatif (MS/TMS);
  • Pemeriksaan administrasi akhir dengan penilaian kualitatif (MS/TMS);
  • Sidang terbuka penetapan kelulusan tingkat daerah.
2. Seleksi Tingkat Pusat

  • Pemeriksaan administrasi dengan penilaian kualitatif (MS/TMS);
  • Pemeriksaan kesehatan I dan II (termasuk Keswa) dengan penilaian kualitatif (MS/TMS);
  • Sidang hasil pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan tahap I dan II (termasuk Keswa) serta pemulangan tahap I;
  • Ujian Kemampuan Jasmani (kesamaptaan A, B dan renang) dengan penilaian secara kuantitatif dan kualitatif (MS/TMS), serta Anthropometrik dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
  • TKK aspek keterampilan dan perilaku (praktek) sesuai profesi/prodi dengan penilaian secara kuantitatif;
  • Tes psikologi tahap II (wawancara) dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
  • PMK melalui wawancara dengan penilaian kualitatif (MS/TMS);
  • Sidang terbuka penetapan kelulusan tingkat pusat.

Baca juga artikel terkait REKRUTMEN POLRI atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo