tirto.id - Pemerintah mengklaim seluruh ruas jalan nasional yang terdampak bencana Sumatra kini telah kembali beroperasi dengan normal. Adapun jalan provinsi, kabupaten/kota, hingga jalan desa masih terus dilakukan perbaikan.
“Berdasarkan informasi dari Kementerian PU bahwa sekarang ini semua jalan nasional itu sudah berfungsi. Sudah berfungsi, kemudian sebagian untuk jalan provinsi, jalan daerah sementara masih dalam tahap perbaikan,” kata Juru Bicara Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Amran dalam konferensi pers yang digelar di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2026).
Amran mengatakan terdapat 11 agenda prioritas yang akan dilaksanakan dan menjadi perhatian satgas. Mulai dari aspek pembersihan lumpur, perbaikan akses darat, fasilitas kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan perekonomian.
“Kesembilan, perbaikan rumah ibadah yang terdampak kita data dan ada solusi perbaikan. Kesepuluh, persiapan menghadapi bulan suci Ramadan, tidak lama lagi, kita dorong percepatan pengurangan pengungsi sebelum bulan puasa. Terakhir, optimalisasi Media Center untuk menyampaikan update data,” tuturnya.
Wakil Kepala Perencanaan dan Pengendalian Posko Nasional Satgas, Dody M. Taufik, menambahkan 11 prioritas itu ditargetkan dapat segera terselesaikan sebelum bulan Ramadan atau Idulfitri.
“Jadi, ada windows time yang bisa digunakan semaksimal mungkin untuk dilakukan percepatan. Baik untuk akses jalan, akses daerah yang terisolir itu bisa dibuka,” katanya.
Dody menuturkan pasukan TNI juga terlibat dalam proses percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana itu. Setidaknya ada 20 ribu lebih yang telah diterjunkan.
“Saat ini sudah cukup banyak pasukan di sana. Khususnya dari TNI sendiri itu sudah ada 27.657 orang yang terlibat di sana, baik dari Aceh, Sumut, maupun Sumbar,” tukasnya.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id
































