tirto.id - Polda Riau akan segera menggelar Operasi Zebra Lancang Kuning 2025 pada bulan November 2025. Operasi yang juga dilakukan serentak oleh jajaran kepolisian di seluruh Indonesia ini akan diadakan di beberapa titik di Riau.
Operasi Zebra Lancang Kuning 2025 bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan pengendara terhadap peraturan lalu lintas, memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan, serta meminimalkan risiko kecelakaan di jalan.
Masyarakat dihimbau untuk segera memeriksa dan melengkapi SIM, STNK, dan dokumen kendaraan lainnya, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta selalu berhati-hati saat berkendara.
Keselamatan menjadi prioritas utama dalam operasi ini, sehingga setiap pengendara diharapkan lebih disiplin dan waspada selama berkendara.
Jadwal Operasi Zebra Lancang Kuning November 2025
Meskipun tanggal resmi Operasi Zebra Lancang Kuning 2025 belum diumumkan secara resmi oleh pihak kepolisian, prediksi pelaksanaannya bisa diestimasi berdasarkan jadwal tahun sebelumnya.
Pada Operasi Zebra Lancang Kuning 2024, kegiatan ini digelar mulai 14–27 Oktober 2024, berlangsung selama 14 hari.
Berdasarkan pola tersebut, dapat diprediksi jika Operasi Zebra Lancang Kuning 2025 akan dilaksanakan pada pekan kedua atau ketiga November 2025, dengan durasi sekitar dua minggu, serentak di seluruh Indonesia.
Untuk memastikan informasi terbaru mengenai jadwal resmi Operasi Zebra Lancang Kuning 2025, masyarakat dapat memantau pengumuman langsung dari Polda Riau melalui akun Instagram resminya, @humaspolda_riau.
Perlu ditekankan jika tanggal pasti untuk Operasi Zebra Lancang Kuning 2025 masih belum rilis. Masyarakat dapat menunggu pengumuman resmi dari Kepolisian Republik Indonesia sembari memastikan kembali kelengkapan dokumen berkendara.
Perkiraan Lokasi Operasi Zebra November 2025 Lancang Kuning
Berdasarkan pengalaman operasi tahun-tahun sebelumnya, lokasi tilang dan titik Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) diprediksi akan berada di kawasan jalanan padat kendaraan dan persimpangan strategis di Kota Pekanbaru.
Beberapa titik perkiraan antara lain:
- Kawasan Traffic Light Jalan Yos Sudarso, terutama di sekitar RTC Pekanbaru
- Jalan Jenderal Sudirman, termasuk depan Mal SKA Pekanbaru
- Titik-titik rawan pelanggaran yang biasa ramai kendaraan, seperti simpang utama dan jalan protokol
Empat titik kamera ETLE yang aktif antara lain:
- Jalan Imam Munandar (depan Hotel Alpha).
- Jalan Tuanku Tambusai (depan Mal Living World).
- Jalan HR Subrantas (Simpang Tabek Gadang).
- Jalan Jenderal Sudirman (depan Mapolda Riau lama).
Perlu dicatat jika titik lokasi operasi dan ETLE yang disebut di atas hanya bersifat prediksi. Posisi sebenarnya dapat berbeda sesuai kebijakan Satlantas setempat, sehingga masyarakat disarankan untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas dan memantau pengumuman resmi dari Polda Riau.
Ingin tahu update terbaru seputar kondisi jalan dan lalu lintas? Klik di sini untuk membaca kumpulan berita dan informasi lengkapnya.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id
































