tirto.id - Kondisi lalu lintas di Bali hari ini mengalami perubahan signifikan usai banjir besar yang melanda pada Rabu (10/9). Banjir yang terjadi akibat curah hujan tinggi selama lebih dari 24 jam membuat sejumlah titik jalan utama lumpuh total.
Beberapa ruas jalan di Kota Denpasar, Gianyar, Badung, Jembrana, Klungkung, dan Tabanan tergenang air hingga menyulitkan mobilitas warga. Situasi ini tidak hanya berdampak pada kemacetan, tetapi juga menimbulkan titik rawan banjir baru di kawasan padat aktivitas.
Hingga Rabu (10/9), BNPB mencatat sembilan orang meninggal dunia, dua orang hilang, dan ratusan warga terdampak banjir tersebut. Akibat bencana ini, arus lalu lintas di beberapa wilayah Bali dialihkan untuk menghindari jalur yang masih terendam.
Polisi bersama dinas perhubungan telah melakukan rekayasa lalu lintas untuk memperlancar pergerakan kendaraan. Sejumlah lokasi pengungsian pun dipadati warga, sementara akses menuju pusat kota Denpasar terpantau tersendat.
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tetap beroperasi normal, meski pihak pengelola menerapkan sejumlah langkah antisipasi. Dengan situasi ini, masyarakat diimbau waspada saat berkendara dan memperhatikan informasi titik banjir serta kemacetan di Bali hari ini.
Info Lalu Lintas Bali Hari Ini, 11 September 2025
Arus lalu lintas di Bali pada Kamis (11/9/2025) berangsur normal pascabanjir besar sehari sebelumnya. Meski sebagian ruas jalan sudah bisa dilalui, sejumlah titik rawan macet dan genangan masih perlu diwaspadai pengendara. Simak ulasan lengkapnya.
1. Jalan Gajah Mada Denpasar Ditutup karena Sedang Dilakukan Pembersihan
Kondisi terkini di kawasan Jln. Gajah Mada, Denpasar, sedang dilakukan giat pembersihan. Arus lalin dialihkan sementara. Bagi pengendara yang hendak melintasi kawasan ini dihimbau untuk menggunakan jalur alternatif.2. Jalan Raya Perang Lukluk Ditutup karena Jebol
Hujan deras menyebabkan Jalan Raya Lukluk, Kelurahan Lukluk, Mengwi, Badung, ambles pada Rabu (10/9/2025) sore. Lubang berdiameter sekitar 1,5 x 2 meter muncul di badan jalan, berbeda dari titik longsor akhir 2024.Warga menilai kondisi ini membahayakan, sehingga jalan ditutup sementara. Kendaraan dari Tabanan dialihkan ke jalur Anggungan Lukluk–Subak Carik Aban Darmasaba atau ke Jalan Cokroaminoto Denpasar. Lurah Lukluk, I Gede Wisnu Bhayangkara, memastikan jalur alternatif siap dilalui meski sempit. PUPR Badung telah meninjau lokasi, sementara akses ke titik amblas dipasangi portal pengaman.
3. Jalan Raya Kerobokan - Canggu Ditutup Total karena Jebol
Bagi pengguna jalan yang akan melintas di Jalan Raya Kerobokan - Canggu diimbau agar mencari jalur alternatif mengingat jembatan depan Pasar Kerobokan mengalami jebol. Ruas Jalan Raya Kerobokan - Canggu ditutup total dari Timur ke Barat.4. Underpas Simpang Dewa Ruci Sudah Kembali Normal
Berdasarkan pantauan aerial yang diunggah oleh akun Instagram @infodenpasar, di seputaran Simpang Dewa Ruci pada pagi ini, Kamis, 11 September 2025 sekitar pukul 07.30 WITA terlihat arus lalin sudah kembali normal.Titik Rawan Macet di Bali Hari Ini
Sejumlah titik rawan macet di Bali hari ini masih dipadati kendaraan imbas banjir yang melanda sehari sebelumnya. Kemacetan terpantau di jalur utama Denpasar, Badung, hingga Gianyar, sehingga pengendara diimbau memilih rute alternatif. Berikut rincian lengkapnya:
Kabupaten Tabanan
- Jalan Raya Selemadeg
- Jalan Raya Megati
- Jalan Raya Samsam
- Tanah Lot
- Kawasan Bedugul
Kabupaten Bangli
- Penelokan - Kintamani Km.21-22
- Kawasan Kintamani
Kabupaten Badung
- Jalan Raya Mengwi, Pasar Beringkit
- Jalan Raya Kapal
- Wisata Kawasan Pantai Kuta
- Wisata Kawasan Canggu
Kabupaten Gianyar
- Jalan Udayana Blahbatuh (pasar blahbatuh) km 12 sampai dengan km 13
- Jalan Raya Batubulan - tegaltamu km 1 sampai dengan km 2
- Jalan Raya Goa Hajah (tengkulak - teges - pengosekan) km 3 sampai dengan km 7
- Jalan Raya Ubud (Sp. Ambengan sampai dengan sp. Puri Ubud)
- Wisata Ubud
Kota Denpasar
- Jalan Gatot Subroto
- Jalan Pantai Kuta
- Bypass Ngurah Rai
- Simpang Pesanggaran
- Pantai Sanur - Pelabuhan Sanur
Kabupaten Klungkung
- Jalan Raya Pedanan Desa Selat Klungkung Km.44
- Jalan Raya Goa Lawah
Kabupaten Karangasem
- Pantai Amed
Titik Rawan Banjir Bali Hari Ini
Sejumlah wilayah di Bali masih ditetapkan sebagai titik rawan banjir usai hujan deras yang mengguyur sejak 9-10 September 2025. Pemerintah Provinsi Bali menetapkan status tanggap darurat untuk mempercepat penanganan, evakuasi, dan distribusi bantuan ke masyarakat terdampak.
Berdasarkan data BPBD dan BNPB, empat daerah terdampak paling berat adalah Kota Denpasar, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Gianyar, dan Kabupaten Badung. Denpasar tercatat memiliki 43 titik banjir, termasuk kawasan Teuku Umar, Jalan Pulau Misol, Pura Demak, hingga Kampung Jawa. Selain itu, Jembrana dan Gianyar juga melaporkan puluhan keluarga terdampak dan ratusan warga mengungsi.
Pembaca juga dapat mengetahui info terbaru tentang Info Lalu Lintas Bali melalui tautan di bawah ini:
Penulis: Lita Candra
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id































