Menuju konten utama

Harga Unta untuk Kurban 2026 dan Panduan Beli Hewan Berkualitas

Harga hewan kurban unta 2026 bervariasi. Simak estimasi biaya, sistem patungan, dan cara beli unta kurban sesuai syariat.

Harga Unta untuk Kurban 2026 dan Panduan Beli Hewan Berkualitas
Ilustrasi unta. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Harga hewan kurban unta pada 2026 bervariasi, tergantung kualitas hewan, lokasi penyembelihan, dan skema beli. Selain membeli utuh, masyarakat juga bisa ikut program patungan kurban unta melalui lembaga amal dengan biaya mulai Rp2 jutaan per orang.

Unta menjadi salah satu hewan kurban istimewa dalam syariat Islam karena satu ekor bisa dibeli dengan cara patungan tujuh orang sesuai hadits. Ukurannya besar, sehingga distribusi daging kurban unta menjadi lebih banyak dibanding kambing atau domba.

Di Indonesia, kurban unta masih tergolong jarang. Populasi unta di dalam negeri sangat terbatas sehingga mayoritas program kurban dilakukan melalui lembaga kemanusiaan yang bekerja sama dengan negara asal unta, seperti Somalia, Mesir, Yordania, dan beberapa wilayah Afrika lainnya.

Skema tersebut dinilai lebih efisien karena proses pembelian, penyembelihan, hingga distribusi daging kurban unta dilakukan langsung di negara tujuan. Adapun dari segi manfaat, kurban model tersebut bisa langsung menjangkau wilayah krisis pangan dan konflik kemanusiaan.

Harga Hewan Kurban Unta 2026

Harga hewan kurban unta di Indonesia diperkirakan mencapai ratusan juta per ekor apabila membeli hewan hidup dari luar negeri untuk disembelih langsung di dalam negeri. Harga tersebut dipengaruhi negara lokasi beli dan biaya impor, sebab harga unta di berbagai negara berbeda-beda.

Sehingga, karena biaya cukup tinggi, kebanyakan masyarakat memilih paket kolektif kurban unta melalui lembaga resmi.

Program kurban unta Somalia misalnya, menawarkan paket harga kurban 1/7 bagian unta dengan harga mulai Rp2 juta. Nantinya hewan tersebut bakal disembelih di Somalia dan dagingnya dibagikan di sana.

Sementara itu, harga unta utuh dalam program internasional berkisar Rp30 juta. Biaya tersebut umumnya sudah mencakup pembelian hewan, penyembelihan sesuai syariat, pengolahan, hingga distribusi daging kepada penerima manfaat.

Di pasar internasional, harga unta juga bervariasi. Di Mesir, unta layak kurban dijual sekitar 35.000 sampai 65.000 pound Mesir per ekor, atau sekitar Rp11-21 juta per ekor. Harga lokal di negara tersebut biasanya naik jelang Hari Raya Iduladha karena permintaan lebih tinggi.

Mengapa Kurban Unta Banyak Dilakukan di Luar Negeri?

Ketersediaan unta di Indonesia masih sangat minim sehingga kurban unta lebih banyak dilakukan melalui lembaga luar negeri. Sebagian besar unta di Indonesia masih dipakai untuk kebutuhan wisata, kebun binatang, atau ternak terbatas.

Adapun melalui lembaga terpercaya, peserta kurban tidak perlu mengurus proses logistik yang rumit. Lembaga biasanya menangani seluruh tahapan mulai dari pemilihan hewan, pemeriksaan kesehatan, penyembelihan sesuai syariat, hingga dokumentasi distribusi daging.

Program kurban internasional juga menyalurkan daging ke wilayah yang membutuhkan, seperti Somalia, Palestina, Yaman, dan sejumlah negara di Afrika dengan risiko rawan pangan.

Cara Beli Unta Kurban yang Aman dan Sesuai Syariat

Cara beli unta kurban perlu diperhatikan agar ibadah berjalan sah sesuai syariat Islam. Unta yang dijadikan hewan kurban harus berusia minimal lima tahun, sehat, tidak cacat, dan memiliki kondisi tubuh yang baik.

Sebelum membeli, masyarakat perlu memastikan kondisi fisik hewan terlihat sehat, tubuhnya berisi, mata jernih, serta tidak cacat seperti pincang atau buta. Hewan juga harus bebas dari penyakit agar layak dijadikan kurban.

Selain memilih hewan berkualitas, penting juga memastikan lembaga penyalur memiliki reputasi baik dan transparan. Lembaga terpercaya biasanya menyediakan dokumentasi berupa foto atau video penyembelihan serta laporan distribusi daging kepada penerima manfaat.

Harga hewan kurban unta bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan lembaga penyelenggara dan kondisi pasar internasional.

Baca juga artikel terkait HARGA HEWAN KURBAN atau tulisan lainnya dari Rofi Ali Majid

tirto.id - Edusains
Kontributor: Rofi Ali Majid
Penulis: Rofi Ali Majid
Editor: Yantina Debora