Menuju konten utama

Harga Minyak Dunia Terkini: Brent Jadi 111,43 Dolar AS Per Barel

Harga minyak dunia kembali naik pasca-libur Paskah 2026. Salah satu pemicunya Trump ancam serang Iran terkait tenggat waktu pembukaan Selat Hormuz.

Harga Minyak Dunia Terkini: Brent Jadi 111,43 Dolar AS Per Barel
Gambar ini yang diposting di akun X Departemen Keamanan Dalam Negeri AS menunjukkan kapal tanker minyak mentah Centuries, yang terakhir berlabuh di Venezuela, saat ditangkap oleh Penjaga Pantai AS pada 20 Desember 2025. Amerika Serikat "menangkap" sebuah kapal tanker minyak di lepas pantai Venezuela pada 20 Desember, serangan terbaru dalam kampanye tekanan terhadap Caracas, kata pemerintah AS. Ini adalah kali kedua dalam dua minggu pasukan AS mencegat sebuah kapal tanker di wilayah tersebut, dan terjadi beberapa hari setelah Presiden Donald Trump mengumumkan blokade "kapal minyak yang dikenai sanksi" yang menuju dan meninggalkan Venezuela. (Foto oleh Handout / Departemen Keamanan Dalam Negeri AS / AFP)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Harga minyak dunia mengalami kenaikan pada perdagangan Senin (6/4/2026) yang salah satunya dipicu ancaman serangan Trump ke Iran terkait batas waktu pembukaan Selat Hormuz. Hal ini melanjutkan tren kenaikan harga minyak mentah dunia karena perang Iran vs Amerika Serikat (AS)-Israel yang mengganggu pasokan minyak global.

Berdasarkan data Reuters, harga minyak acuan dunia Brent naik 2,4 Dolar AS atau 2,2 persen, menjadi 111,43 Dolar AS per barrel pada pukul 22.15 GMT. Sedangkan, harga minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) terkatrol 3 dolar AS atau 2,7 persen, menjadi 114,57 dolar AS per barel.

Sementara itu, pada Minggu (5/4/2026) yang bertepatan dengan Hari Raya Paskah 2026, Presiden AS Donald Trump merilis pernyataan penuh sumpah serapah. Ia mengancam bakal menargetkan pembangkit listrik dan jembatan Iran pada serangan di esok hari, jika Selat Hormuz sebagai jalur perdagangan minyak strategis dunia tidak kunjung dibuka.

"Jika mereka tidak melakukan sesuatu pada Selasa malam, mereka tidak akan memiliki pembangkit listrik dan tidak akan memiliki jembatan yang berdiri," kata Trump dalam wawancara kepada Wall Street, dikutip Reuters.

Trump kemudian memosting di media sosial, tanpa menyebutkan Iran atau detail lainnya: "Selasa, pukul 8:00 P.M. Waktu Timur!"

Sayangnya, perwakilan Gedung Putih tidak dapat segera dihubungi untuk memberikan komentar ⁠terkait unggahan tersebut.

Dalam sebuah pos terpisah sebelumnya pada hari Minggu, Trump mengatakan bahwa Iran akan menghadapi serangan infrastruktur jika tidak membuka selat pada hari Selasa, tetapi tidak memberikan waktu spesifik.

Baca juga artikel terkait HARGA MINYAK MENTAH atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Ilham Choirul Anwar