Menuju konten utama

Gambar Citra Satelit Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terbaru

Informasi gambar citra sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terbaru hari ini, Selasa, 8 September 2026.

Gambar Citra Satelit Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terbaru
Peta Gunung Krakatau. foto/Googlemaps
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Sebaran abu vulkanik Gunungapi Anak Krakatau dapat dipantau melalui citra satelit. Cek gambar cakupan wilayah yang terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang kembali erupsi hari ini, 8 September 2026.

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI melaporkan telah terjadi erupsi Gunungapi Anak Krakatau pada 8 Desember 2026 pukul 05.34 WIB.

Namun, tinggi kolom erupsi tersebut tidak teramati. Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 44 mm dan durasi ± 10 detik. Hingga saat ini Gunungapi Anak Krakatau masih berstatus Level III atau Siaga.

Kondisi Gunung Anak Krakatau Terbaru

Gunungapi Anak Krakatau merupakan salah satu gunung api aktif yang terletak di Kabupaten/Kota Lampung Selatan, Lampung. Tepatnya yakni di Latitude -6.102°LU, Longitude 105.432°BT dan memiliki ketinggian 157 mdpl.

Berdasarkan data terbaru Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui laman MAGMA Indonesia, pada Selasa, 8 September 2026 periode 06.00–12.00 WIB, Gunungapi Anak Krakatau tertutup Kabut 0–III.

Asap kawah gunung tersebut tidak teramati. Sementara itu, cuaca berawan dengan angin lemah ke arah utara, timur laut, dan barat laut.

Gunung ini masih berstatus Siaga atau Level III periode pukul 12.00-18.00 WIB. Masyarakat, pengunjung, wisatawan, ataupun pendaki disarankan tidak mendekati Gunungapi Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif.

Dalam periode ini, terjadi pula beberapa kali aktivitas kegempaan. Sebanyak 2 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 40–50 mm, dan lama gempa 17–19 detik.

Kemudian, terjadi pula 5 gepa Low Frequency dengan amplitudo 23–59 mm, dan lama gempa 4–6 detik. Sebanyak 9 kali gempa Hybrid/Fase Banyak juga terjadi dengan amplitudo 17–45 mm, S-P tidak teramati, dan lama gempa 5–10 detik.

Adapun terjadi 1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 3–8 mm, dominan 5 mm. Selain itu, ombak laut sedang, sedangkan suhu udara tercatat sekitar 26.3–29.5°C dengan kelembaban 70–84%.

Gambar Citra Satelit Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terbaru

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui laman resminya merilis informasi sebaran abu vulkanik Gunungapi Anak Krakatau hari ini melalui citra satelit cuaca.

Sebaran abu vulkanik tersebut menampilkan hasil analisis abu vulkanik yang ditunjukkan dengan warna merah ditandai dengan poligon berwarna kuning. BMKG memperbarui data citra satelit sebaran abu vulkanik Gunungapi Anak Krakatau tiap jamnya.

Citra RGB Himawari-9 pada 08 September 2026 pukul 17.00 WIB (sumber: BMKG)

Berdasarkan informasi PVMBG dan VAAC Darwin, serta analisis citra RGB Himawari-9, pada 8 September 2026 pukul 17.00 WIB, teridentifikasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Sebaran dari permukaan hingga ketinggian 7.000 ft/kaki (2,1 km) teramati ke arah selatan-barat laut. Ini mencakup sebagian Banten bagian Barat Daya, Lampung bagian selatan, dan Samudera Hindia Barat Daya Banten.

Pembaca bisa mengakses artikel seputar Gunung Anak Krakatau melalui tautan berikut ini:

Kumpulan Artikel Gunung Anak Krakatau

Baca juga artikel terkait GUNUNG ANAK KRAKATAU atau tulisan lainnya dari Umu Hana Amini

tirto.id - Edusains
Kontributor: Umu Hana Amini
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Yantina Debora