tirto.id - Ombudsman RI memastikan terdapat kamera pengintai atau CCTV saat proses inspeksi dadakan (sidak) di 'klaster mewah' Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, Rabu (23/9/2026).
Namun, Anggota Ombudsman, Syafrida R Rasahan, mengatakan bahwa pihaknya belum dapat memastikan apakah CCTV tersebut berfungsi atau tidak.
Selain itu, dia juga menduga bahwa sosok yang kabur saat Ombudsman tengah melakukan sidak di salah satu hunian di 'klaster mewah' tersebut adalah Jimmy Masrin yang merupakan terpidana kasus dugaan korupsi LPEI.
Pasalnya, di rumah yang sama, Ombudsman juga menemukan sebuah foto dengan bingkai yang menunjukkan wajah Jimmy.
"Ya, sementara dugaan seperti itu. Nanti hasilnya silakan ditanyakan kepada pihak Imipas," ujar Syafrida.
Pengakuan Kalapas Nonaktif: Tidak Ada Kamera Pengintai
Pernyataan Ombudsman ini berbanding terbalik dengan pengakuan internal pihak lapas. Sebelumnya, Kalapas Kelas IIA Cibinong nonaktif, Wisnu Hani Putranto, mengklaim area tersebut steril dari kamera pengawas atau CCTV di area 'Klaster Mewah' Lapas Cibinong.
Pernyataan tersebut disampaikan Wisnu saat dicecar oleh Anggota Komisi XIII DPR RI, Yanuar Arief Wibowo, dalam RDP yang digelar, Senin (28/9/2026) tersebut.
"Tidak ada, Bapak," kata Wisnu dalam rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Senin.
Dia tidak menjelaskan secara pasti alasan tidak dipasangnya CCTV di area tersebut. Padahal, dia mengetahui bahwa pemasangan CCTV merupakan hal yang sangat penting. Namun, dia membantah bahwa CCTV tidak dipasang di area tersebut untuk menutupi fasilitas khusus terhadap warga binaan tertentu.
Ombudsman menemukan sebuah 'Klaster Mewah' di area Lapas Cibinong saat melakukan sidak, Rabu (23/9/2026). Klaster yang diduga digunakan oleh 'napi kelas atas' tersebut diduga dikomersialisasi dan dilengkapi dengan fasilitas mewah.
Ombudsman juga menemukan sebuah kulkas yang berisi sejumlah makanan dan minuman beralkohol.
Sementara, Dirjenpas, Masudi menegaskan bahwa hunian tersebut adalah rumah dinas, mess petugas, dan lokasi asimilasi. Dia juga menjelaskan miras yang ditemukan milik Kasi Kamtib Lapas Cibinong. Namun, Mashudi menegaskan hal tersebut berdasarkan temuan terkini dan investigasi masih terus dilakukan.
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id


































