Menuju konten utama

ENI Mulai Produksi Gas di Lapangan Merakes East Kalimantan Timur

Produksi Merakes East jadi langkah strategis Eni untuk mengoptimalkan potensi gas di Cekungan Kutai.

ENI Mulai Produksi Gas di Lapangan Merakes East Kalimantan Timur
Ilustrasi sumur minyak dan gas. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa.

tirto.id - Perusahaan energi asal Italia, Eni, resmi memulai produksi gas dari lapangan Merakes East yang terletak di Cekungan Kutai, wilayah lepas pantai Kalimantan Timur. Lapangan ini berada dalam wilayah kerja East Sepinggan dengan kepemilikan saham mayoritas Eni sebesar 85 persen sekaligus bertindak sebagai operator.

Lapangan ini diperkirakan dapat memproduksi gas hingga 100 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) atau setara sekitar 18.000 barel setara minyak per hari (boepd). Produksi awal ini juga disebut sebagai bagian dari strategi percepatan pengembangan, sebab lapangan tersebut sudah mulai berproduksi hanya dalam waktu dua tahun sejak keputusan investasi final (Final Investment Decision/FID) diambil.

Setelah diproses di FPU, gas akan dialirkan melalui jaringan pipa untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik serta pasokan ke kilang LNG Bontang, yang melayani kebutuhan dalam negeri maupun ekspor.

"Dimulainya produksi Merakes East merupakan langkah penting dalam strategi Eni untuk mengoptimalkan potensi gas di Cekungan Kutai yang kaya akan sumber daya," tulis perusahaan dalam pernyataan resminya, dikutip Kamis (15/5/2025).

Produksi Merakes East juga melengkapi pengembangan ENI di lapangan Maha yang sedang berjalan serta rencana pengembangan lapangan Northern Hub dan Gendalo-Gandang yang baru-baru ini mendapat persetujuan dari pemerintah.

Selain meningkatkan pemanfaatan kapasitas kilang LNG Bontang yang tersedia, pengembangan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kontribusi gas ke pasar domestik dan memperbesar kandungan lokal dalam kegiatan industri migas.

Sebagai informasi, dalambeberapa tahun terakhir, Eni memperkuat posisinya sebagai operator utama di Cekungan Kutai melalui serangkaian keberhasilan eksplorasi dan akuisisi aset. Perusahaan menargetkan produksi hingga 2 miliar kaki kubik gas per hari dan 90.000 barel kondensat per hari seiring dimulainya produksi dari lapangan North Hub dan Gendalo Gandang.

Di saat yang sama, Eni juga tengah menjajaki pembentukan perusahaan patungan bersama PETRONAS untuk mengelola sejumlah aset hulu migas terpilih di Indonesia dan Malaysia. Kemitraan ini diperkirakan akan menciptakan sinergi besar menuju penguatan posisi sebagai pemain utama LNG di kawasan, dengan kombinasi cadangan sekitar 3 miliar barel setara minyak dan potensi eksplorasi tambahan mencapai 10 miliar boe.

Eni telah beroperasi di Indonesia sejak 2001 dan kini memiliki portofolio besar yang mencakup kegiatan eksplorasi, pengembangan, dan produksi. Saat ini, produksi Eni di Kalimantan Timur mencapai sekitar 700 MMSCFD.

Adapun lapangan Merakes East berada di kedalaman laut sekitar 1.600 meter, sekitar 10 kilometer di timur lapangan Merakes. Produksi gas dari lapangan ini disalurkan melalui sambungan bawah laut ke fasilitas Floating Production Unit (FPU) Jangkrik yang juga dioperasikan oleh Eni dan berjarak sekitar 50 kilometer dari lokasi.

Baca juga artikel terkait MIGAS atau tulisan lainnya dari Hendra Friana

tirto.id - Insider
Penulis: Hendra Friana
Editor: Dwi Aditya Putra