tirto.id - Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris, menyambut baik rencana pembentukan tim investigasi keracunan makan bergizi gratis (MBG) yang dirancang oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Tim tersebut dinisiasi untuk menangani rentetan kasus dugaan keracunan makanan MBG.
“Kami menyambut baik rencana pembentukan tim investigasi, karena tentunya kami ingin mengetahui apa yang menyebabkan terjadinya keracunan massal di beberapa titik di Indonesia,” kata Charles kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (23/9/2025).
Dia berharap agar tim investigasi keracunan itu bisa melibatkan masyarakat sipil agar dapat menilai program MBG secara objektif.
"Kami berharap agar tim investigasi ini juga melibatkan masyarakat sipil yang bisa objektif dan melakukan penilaian berdasarkan fakta empiris,” ucapnya.
“Mungkin melibatkan tenaga kesehatan, ahli gizi dan lain sebagainya. Secara umum ya, kembali lagi, kami mendukung ada tim investigasi,” imbuhnya.
Badan Gizi Nasional (BGN) membentuk tim investigasi khusus yang bertugas untuk menangani sejumlah isu keracunan di sejumlah daerah usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tim investigasi tersebut dipimpin oleh Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang yang baru saja dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 17 September 2025.
"Selain itu saya juga diberikan tugas Pak Kepala untuk di bidang investigasi. Investigasi ini berkaitan dengan yang ramai, sekarang adalah kasus dugaan, saya sebut dugaan karena belum tentu semua yang bermasalah atau atau keracunan," kata Nanik di sela konferensi pers di Gedung BGN, Jakarta Pusat, Senin (22/9/2025).
Nantinya, tim investigasi tersebut akan bertugas di dua bidang yaitu menangani dugaan keracunan dan juga memeriksa menu makanan serta kondisi dapur. Dia berharap dengan keberadaan tim investigasi tersebut dapat memilah antara fakta maupun hoaks yang terjadi berkaitan dengan isu keracunan MBG tersebut.
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id




























