tirto.id - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat lebih dari 6 juta wajib pajak (WP) telah melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) melalui sistem Coretax hingga awal Maret 2026. Meski demikian, DJP masih terus mengejar target pelaporan dari 9 juta wajib pajak lainnya yang belum menuntaskan kewajiban perpajakannya.
Dirjen Pajak, Bimo Wijayanto, mencatat WP yang sudah melaporkan SPT via Coretax mencapai 6.007.000 per Kamis (6/3/2026) pukul 08.00 WIB. Namun, pihaknya masih menargetkan sekitar 9 juta WP lainnya yang belum melapor.
"Hari ini per jam 8 pagi itu sudah ada sekitar 6 juta 7 ribu wajib pajak yang sudah melaporkan (SPT) melalui Coretax. Kami masih menunggu sekitar 9 juta wajib pajak yang lain," ujar Bimo di Kompleks DJP, Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Dia memaparkan, saat ini pelaporan harian SPT di Coretax rata-rata sebanyak 250 ribu WP per hari. Angka itu disebut belum mencapai puncak, mengingat rekor tertinggi dalam sebulan terakhir tercatat sebanyak 370 ribu pelaporan dalam sehari.
“Memang ini mungkin belum peak. Peak yang kami catat di sebulan terakhir ini ada 370 ribu dalam satu hari,” kata dia.
Menariknya, aktivitas pelaporan juga terjadi secara signifikan di akhir pekan. "Bahkan di weekend saja kemarin, weekend Sabtu-Minggu kemarin, itu di Sabtu ada sekitar 190 ribu. Minggunya ada 60 ribu wajib pajak," ungkap Bimo.
Untuk mengakselerasi angka pelaporan, pihaknya menggencarkan berbagai strategi layanan. Selain mengoptimalkan saluran digital, jajaran pajak juga aktif melakukan pendekatan langsung ke masyarakat.
"Kami akan terus membuka channel-channel pelayanan. Kami akan terus me-remain melalui email blast. Melalui kegiatan-kegiatan di luar kantor, menjemput bola yang kami lakukan," jelasnya.
DJP juga menggandeng para agen dan relawan pajak untuk negeri, serta bekerja sama dengan tax center di seluruh Indonesia. Inovasi lain dilakukan dengan menggelar acara ngabuburit guna menarik minat masyarakat melaporkan kewajiban perpajakannya.
"Jadi mudah-mudahan animo masyarakat untuk melaporkan perpajakannya bisa kami layani dengan baik," tambahnya.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id






































