Menuju konten utama

Diprotes Army, Pramono Anung Tak Akan Ikut Campur Konser BTS

Gubernur DKI Pramono Anung akhirnya buka suara usai dikritik Army soal lokasi konser BTS di JIS. Kini ia serahkan urusan venue sepenuhnya ke penyelenggara.

Diprotes Army, Pramono Anung Tak Akan Ikut Campur Konser BTS
Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Selasa (31/3/2026). tirto.id/naufal
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mulai buka suara suara setelah dikritik warganet (nerizen) lantaran ikut campur terkait lokasi konser grup band asal Korea Selatan, Bangtan Boys (BTS). Adapun BTS direncakan menggelar konser di Jakarta pada 26-27 Desember 2026.

Pramono mengaku, karena BTS bakal konser di Jakarta, ia ingin agar grup band Korea Selatan itu di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara.

"Jadi gini, yang konser BTS terus terang awalnya saya pengen main di JIS. Ya namanya juga Gubernur Jakarta, wajar-wajar aja," ucapnya di Jakarta, Minggu (19/4/2026).

Akan tetapi, Pramono menyadari, fans BTS atau kerap disebut Army tidak sepakat dengan keinginannya terkait lokasi konser di JIS. Adapun Army menilai Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU GBK) merupakan lokasi konser yang lebih tepat untuk tempat konser BTS.

Ia mengaku anaknya yang juga seorang Army memberikan respons serupa. Karena diprotes Army dan anaknya, Pramono mengaku tidak bakal memberikan respons lagi terkait lokasi konser BTS.

Ia lantas menyerahkan lokasi konser grup band itu kepada pihak penyelenggara.

"Tetapi Army, anak saya juga Army, sampai saya bangun tidur diketok pintu saya, [bilang] 'Dad, ngapain ngurusin Army? Sudah lah biar yang Army bisa menikmati'. Saya bilang, 'Oke, deh mulai hari ini bapakmu tidak statement lagi'. Jadi, menyerahkan kepada Gusti Allah [terkait lokasi konser BTS]," urai Pramono.

Sebagai informasi, Pramono banyak mendapatkan kritik dari warganet di akun Instagram maupun TikTok pribadinya. Banyak netizen yang menyatakan Pramono tidak berhak mengatur lokasi konser BTS. Perdebatan mengenai JIS dan GBK memang kerap mencuat, mengingat JIS lebih sering digunakan untuk musisi lokal, sementara GBK dianggap memiliki standar internasional yang lebih akrab bagi grup K-Pop papan atas.

Baca juga artikel terkait PRAMONO ANUNG atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Rina Nurjanah