Menuju konten utama

Dicky Kartikoyono Akan Bangun Platform untuk Kolaborasi Pemda

Usulan ini dia munculkan sebagai solusi untuk memperluas pemahaman pemda akan ekosistem digital.

Dicky Kartikoyono Akan Bangun Platform untuk Kolaborasi Pemda
Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Dicky Kartikoyono. tirto.id/Nanda Aria Putra
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Dicky Kartikoyono, mengusulkan pembuatan platform kolaborasi bernama Katalis untuk mempercepat dan menyelaraskan digitalisasi pemerintah daerah (pemda). Platform ini dirancang sebagai wadah berbagi pengetahuan dan praktik terbaik antar pemda.

Usulan ini dia munculkan sebagai solusi untuk memperluas pemahaman pemda akan ekosistem digital.

"Ide kami yang ketiga, ini terkait dengan pemda. Kami akan membangun sebuah platform untuk sinergi dan kolaborasi yang kami sebut Katalis. Platform ini merupakan platform sharing knowledge. Kekuatan dari satu pemda di-share untuk pemda lain," kata Dicky saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI, DPR RI, Senin (26/1/2026).

Dicky memberikan contoh seperti sistem digitalisasi SAMSAT atau pembayaran pajak dan retribusi di pasar tradisional melalui sistem QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Pembayaran digital langsung masuk ke rekening kas daerah, meningkatkan akurasi, dan transparansi.

"Seandainya mereka membayar dengan QRIS, otomatis sebenarnya QRIS tersebut akan masuk akun dan sekaligus akan masuk akunnya pemda. Ini kita bisa lakukan," jelasnya.

Lebih jauh, Dicky mengusulkan pengembangan marketplace kebutuhan pemda yang terintegrasi dengan sistem pembayaran. Marketplace nasional ini akan menampung kebutuhan barang dan jasa dari seluruh pemda secara bottom-up.

"Kita membangun sebuah marketplace kebutuhan pemda secara nasional. Kita letakkan pada marketplace dan semua spending-nya bisa langsung terinterkoneksi dengan sistem pembayaran," paparnya.

Integrasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan belanja daerah, menciptakan efisiensi, dan meningkatkan produktivitas. Data transaksi digital yang tercipta akan menjadi dasar pengukuran kinerja dan perencanaan yang lebih akurat.

"Karena, memang beauty dari digital adalah data. Dengan kondisi seperti itu, kami yakini pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan, inklusif, dan menjangkau keseluruhan lapisan masyarakat ini akan bisa tercipta," ucap Dicky.

Dicky mengungkapkan platform Katalis dan marketplace terintegrasi ini merupakan bagian dari upaya BI mendukung Perluasan dan Percepatan Digital Daerah (P2DD) serta menciptakan tata kelola keuangan daerah yang optimal, transparan, dan efisien.

Baca juga artikel terkait DEPUTI GUBERNUR BI atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Fadrik Aziz Firdausi