Menuju konten utama

Dibantu Australia, Indonesia akan Bergabung CPTPP

Pemerintah Australia saat ini merupakan pimpinan CPTP dan menjanjikan akan segera memproses inisiatif Indonesia.

Dibantu Australia, Indonesia akan Bergabung CPTPP
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (28/4/2025). Menko Perekonomian mengatakan pemerintah akan membentuk tiga satgas untuk menghadapi situasi ekonomi global, yaitu Satgas Perluasan Kesempatan Kerja dan Mitigasi PHK, Satgas Deregulasi Kebijakan, serta Satgas Perundingan, Perdagangan, Investasi dan Keamanan Ekonomi yang bertugas untuk mempercepat perundingan dengan AS mengenai tarif resiprokal. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa Pemerintah Australia akan membantu Pemerintah RI untuk bergabung dalam Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP).

Pemerintah Australia kini merupakan pimpinan dari CPTPP. Perjanjian dagang tersebut terakhir kali menerima Britania Raya (United Kingdom/UK) sebagai salah satu anggotanya. Kata Airlangga, proses penerimaan UK sebagai anggota CPTPP memakan waktu tiga tahun.

"CPTPP, karena ini kepemimpinannya Australia, mereka menjanjikan akan segera memperoses aksesi Indonesia. Dan yang terakhir itu CPTPP menerima UK. UK itu prosesnya hampir tiga tahun," kata Airlangga di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (15/5/2025).

Selain itu, Airlangga menyebut bahwa Pemerintah Australia hendak membantu RI untuk menjadi anggota Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

Pemerintah RI telah mengirimkan surat pengajuan untuk menjadi salah satu anggota OECD. Airlangga berharap Indonesia dapat segera menjadi anggota forum itu.

"Indonesia sedang mengirim initial memorandum ke OECD. Nanti pada awal bulan Juni ada ministerial of meeting. Kami berharap pada saat menjelang ministerial of meeting, status initial memorandum kita sudah bisa," kata politikus Partai Golkar tersebut.

Baca juga artikel terkait KERJA SAMA EKONOMI atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Insider
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fadrik Aziz Firdausi