Menuju konten utama

Daftar 76 Calon Paskibraka Pusat 2026 Hasil Seleksi BPIP

BPIP mencatat sebanyak 119.441 peserta mendaftarkan diri melalui aplikasi Transparansi Paskibraka pada proses seleksi tahun ini.

Daftar 76 Calon Paskibraka Pusat 2026 Hasil Seleksi BPIP
Calon Paskibraka bersiap dalam barisan saat gladi resik Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (14/8/2025). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengumumkan nama 76 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026. Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, menjelaskan pemilihan 76 nama ini dipilih setelah melalui proses seleksi ketat yang dilangsungkan sejak Januari 2026 lalu.

Seluruh tahapan pembentukan Paskibraka 2026 didasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.

"BPIP telah melaksanakan seluruh tahapan Paskibraka atau pasukan pengibar bendera pusaka tahun 2026 sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka," kata Yudian, di Kantor BPIP, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).

Yudian menjelaskan program Paskibraka tidak hanya ditujukan untuk menyiapkan petugas pengibar bendera pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI. Lebih dari itu, program tersebut juga merupakan bagian dari proses pengkaderan calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila.

"Program Paskibraka merupakan pengkaderan calon pemimpin bangsa berkarakter Pancasila. Oleh karena itu, pembentukan Paskibraka adalah proses manajemen talenta nasional dari putra-putri terbaik bangsa yang diharapkan di masa depan menjadi pemimpin Indonesia di berbagai bidang yang berkarakter Pancasila," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Yudian juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia seleksi yang terlibat dalam proses rekrutmen dan seleksi calon Paskibraka 2026, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga pusat.

Ia menegaskan BPIP terus berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan seleksi setiap tahun dengan memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh peserta dari berbagai daerah melalui standar seleksi yang sama.

Sementara itu, BPIP mencatat sebanyak 119.441 peserta mendaftarkan diri melalui aplikasi Transparansi Paskibraka pada proses seleksi tahun ini. Seluruh tahapan dilakukan melalui platform digital tersebut untuk memastikan proses rekrutmen berjalan terbuka dan dapat dipantau secara akuntabel.

Proses pembentukan Paskibraka dilakukan secara berjenjang, dimulai dari seleksi tingkat kabupaten/kota, dilanjutkan ke tingkat provinsi, hingga verifikasi tingkat pusat.

Pada tahap awal, peserta mengikuti sejumlah seleksi yang meliputi administrasi, kesehatan, pembinaan ideologi Pancasila, inteligensia umum, kemampuan peraturan baris-berbaris dan kesamaptaan, serta kepribadian. Peserta terbaik dari masing-masing daerah kemudian mengikuti seleksi tingkat provinsi.

Dari proses tersebut, setiap provinsi menetapkan tiga pasang calon Paskibraka putra dan putri terbaik untuk mengikuti verifikasi tingkat pusat.

Selanjutnya, sebanyak 220 peserta dari 38 provinsi mengikuti verifikasi calon Paskibraka tingkat pusat yang digelar di Jakarta pada 15-19 Juni 2026. Tahap ini menjadi proses akhir untuk memastikan calon yang terpilih memenuhi seluruh persyaratan dan memiliki kesiapan menjalankan tugas kenegaraan.

Yudian menjelaskan verifikasi tingkat pusat mencakup lima aspek utama, yakni kesehatan, parade dan peraturan baris-berbaris, kepribadian, minat dan bakat, serta wawancara.

Untuk verifikasi kesehatan, BPIP melibatkan 80 tenaga medis yang terdiri atas 43 dokter spesialis dan 37 tenaga kesehatan dari rumah sakit pemerintah maupun swasta. Sementara itu, verifikasi parade dan peraturan baris-berbaris melibatkan unsur TNI dan Polri.

Adapun penilaian aspek psikologis dilakukan oleh tujuh psikolog dari Himpunan Psikologi Indonesia. Sementara verifikasi minat dan bakat melibatkan unsur Duta Pancasila Paskibraka Indonesia.

Untuk tahap wawancara, BPIP membentuk Tim Panitia Penentuan Akhir (Pantuhir) yang terdiri atas 13 unsur pimpinan BPIP dan dibagi ke dalam tiga tim.

Menurut Yudian, pembagian peserta kepada masing-masing tim dilakukan melalui mekanisme undian bergilir guna menjaga objektivitas dan transparansi proses seleksi.

"BPIP memastikan bahwa seluruh proses pembentukan Paskibraka Tahun 2026 dilaksanakan secara objektif, independen, dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme," tutup Yudian.

Berikut daftar 76 calon Paskibraka terpilih:

1. Provinsi Aceh

Putra: Muhammad Hibban Annafis

Putri: Zilqueensa Abintary Laudicia Simatupang

2. Provinsi Sumatera Utara

Putra: Gussa Oliver Nainggolan

Putri: Felesia Rismaito Munthe

3. Provinsi Sumatera Barat

Putra: Ahmad Alfatih

Putri: Ulya Kireina Halim

4. Provinsi Riau

Putra: Rizqy Aditya Siregar

Putri: Arifa Rahma Maulydha

5. Provinsi Jambi

Putra: Achmad Fachri Mubarok

Putri: Rizkia Putri

6. Provinsi Sumatera Selatan

Putra: Muhammad Ikhsan Nugroho

Putri: Khalyana Zahira Sandi

7. Provinsi Bengkulu

Putra: M. Aryo Wira Zandhyka. Y

Putri: Nadine Permata Vanza

8. Provinsi Lampung

Putra: Naufal Ghaly Oktora

Putri: Chika Azahra Salsabilla

9. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Putra: Muhammad Furqoen Nul Hakim

Putri: Fira Haniyah

10. Provinsi Kepulauan Riau

Putra: Muhammad Salman Farisi

Putri: Raudah Mabrura

11. Provinsi DKI Jakarta

Putra: Muazzam Saqif Hasani Siregar

Putri: Latiesha Firenzie Bharata

12. Provinsi Jawa Barat

Putra: Baruno Wicaksono

Putri: Aisha Calista Permata

13. Provinsi Jawa Tengah

Putra: Hilmi Tisna Yuwanda

Putri: Qothrunnada Azzahra Husna

14. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Putra: Ahmad Raditya

Putri: Anggita Ayu Mahanani Hanifah

15. Provinsi Jawa Timur

Putra: Reihan Nifan Arkana

Putri: Angelica Theona Putri

16. Provinsi Banten

Putra: Chaysar Purnama Putra

Putri: Adzra Khairy Fadian

17. Provinsi Bali

Putra: I Made Dwi Sathya Kurniawan

Putri: Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani

18. Provinsi Nusa Tenggara Barat

Putra: Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana

Putri: Belvana Rolanda Vindia Kurniawan

19. Provinsi Nusa Tenggara Timur

Putra: Atanasius Meyllano Frans Yogar

Putri: Eighteen Jeanette Hekboy

20. Provinsi Kalimantan Barat

Putra: Mirza Rafi Navazani

Putri: Celine Olivia Apriani Theo

21. Provinsi Kalimantan Tengah

Putra: Muhammad Azham Alfarizqi

Putri: Ajeng Bunga Safitri

22. Provinsi Kalimantan Selatan

Putra: I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti

Putri: Siti Nur Adlina

23. Provinsi Kalimantan Timur

Putra: Gus Luthfy Azka Nararya

Putri: Julita Rista Lestari

24. Provinsi Kalimantan Utara

Putra: Muhammad Zainal Ihsan

Putri: Desy Natalia

25. Provinsi Sulawesi Utara

Putra: Gabriel Gilbert Miller Kamasi

Putri: Faith Louisa Tabita Maengkom

26. Provinsi Sulawesi Tengah

Putra: Fahriansyah Rihama

Putri: Chintya Graciella Rorong

27. Provinsi Sulawesi Selatan

Putra: Juan Pablo

Putri: Taswina Putri

28. Provinsi Sulawesi Tenggara

Putra: Laode Reyhan Putra Satria Korwa

Putri: Waode Bintang Adisya

29. Provinsi Gorontalo

Putra: Muhammad Azka Gaib

Putri: Khasyifa Anindi Sudarmanto

30. Provinsi Sulawesi Barat

Putra: M. Deni Fikri

Putri: Ismi Ulfaida

31. Provinsi Maluku

Putra: Louise Adriano Hutasoit

Putri: Cinzia Christovani Marantika

32. Provinsi Maluku Utara

Putra: Haikal Khadafi H. Laode

Putri: Mardhatilla A. Putri

33. Provinsi Papua

Putra: Johanes Matius Paulus Rumsayor

Putri: Neeltje Deliana Insjowi Werimon

34. Provinsi Papua Barat Daya

Putra: Pieter Felix Paskah Yapen

Putri: Vila Delvia Nauri

35. Provinsi Papua Barat

Putra: Marco Marcel Kurei

Putri: Hasna Iriani Rumbiak

36. Provinsi Papua Selatan

Putra: Vinsensius Renaldi Oey Yolmen

Putri: Kristina Ndiken

37. Provinsi Papua Tengah

Putra: Christopher Leon Bringga Tabuni

Putri: Gladys Manuella Aibekob

38. Provinsi Papua Pegunungan

Putra: Michael Marchel Winka Fakdawer

Putri: Julia Maharani Dabi

Baca juga artikel terkait PASKIBRAKA atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Bayu Septianto