Menuju konten utama

Contoh Soal Menghitung Angka Kelahiran Kasar dan Pembahasan

Contoh soal angka kelahiran kasar bisa membantu siswa memahami materi pelajaran terkait. Cek contoh soal angka kelahiran kasar dan pembahasannya.

Contoh Soal Menghitung Angka Kelahiran Kasar dan Pembahasan
Ilustrasi. foto/Freepik

tirto.id - Materi angka kelahiran kasar bisa diperdalam dengan mengerjakan latihan soal. Melalui latihan soal, siswa diperkirakan punya gambaran kasus dan penyelesaiaan seputar materi angka kelahiran kasar.

Angka kelahiran kasar atau dalam bahasa Inggris disebut Crude Birth Rate (CBR) merupakan jumlah kelahiran per 1000 penduduk dalam suatu periode tertentu, biasanya dalam jangka waktu satu tahun. Perolehan angka ini didapatkan dari membagi jumlah kelahiran yang terjadi dengan jumlah penduduk pada pertengahan tahun.

Perhitungan CBR tidak mengacu pada kelompok tertentu. Kendati demikian, hitungan CBR bermanfaat untuk membandingkan masyarakat atau wilayah yang satu dengan wilayah lain.

Tentunya ada rumus tersendiri untuk menghitung CBR. Penerapan rumus ini berperan penting dalam menentukan angka CBR.

Siswa bisa memahami cara menghitung angka kelahiran kasar dengan mengerjakan latihan soal. Cek contoh soal menghitung angka kelahiran kasar di artikel ini.

Rumus Menghitung Angka Kelahiran Kasar (CBR)

Rumus materi menghitung angka kelahiran kasar diperlukan untuk menemukan berapa tepatnya CBR dalam kurun waktu tertentu. Selain rumus menghitung CBR, ada pula kriteria angka kelahiran kasar yang ditentukan dari hasil penerapan rumus.

1. Rumus Angka Kelahiran Kasar/Crude Birth Rate

Angka kelahiran kasar atau dalam bahasa Inggris disebut Crude Birth Rate (CBR) merupakan jumlah kelahiran per 1000 penduduk dalam suatu periode tertentu, biasanya dalam jangka waktu satu tahun.

Rumus Angka Kelahiran Kasar

CBR=B/P X 100

Keterangan:

B = jumlah kelahiran pada suatu tahun tertentu.

P = jumlah penduduk pada pertengahan tahun.

k = 1000

Kriteria Angka Kelahiran Kasar

  • Tinggi, jika angka kelahiran kasar lebih dari 30 dalam setiap 1.000 penduduk
  • Sedang, jika angka kelahiran kasar antara 20 – 30 dalam setiap 1.000 penduduk
  • Rendah, jika angka kelahiran kasar kurang dari 20 dalam setiap 1.000 penduduk

2. Rumus Angka Kelahiran Umum/General Fertility Rate (GFR)

Lain halnya dengan angka kelahiran kasar, angka kelahiran umum merupakan angka yang menunjukkan jumlah kelahiran pada penduduk wanita usia 15 – 45 tahun. Rentang usia tersebut merupakan usia wanita yang umum melahirkan dan sehat secara medis.

Rumus Angka Kelahiran Umum

GFR = B/W15-45 X 100

Keterangan:

GFR = Angka kelahiran umum

B = Jumlah kelahiran dalam satu tahun

W15-45 = Jumlah penduduk wanita usia 15-45 tahun

1000 = Konstanta

3. Rumus Angka Kelahiran Spesifik/Age Spesifik Birth Rate (ASBR)

Angka kelahiran spesifik adalah angka yang menunjukkan jumlah kelahiran bayi pada kurun waktu setiap 1.000 wanita kelompok usia tertentu.

Rumus angka kelahiran spesifik

ASBR = Bx/Px X 1000

Keterangan:

ASBR = Angka kelahiran pada kelompok usia tertentu

Bx = Jumlah bayi yang lahir pada wanita kelompok usia tertentu

Px = Jumlah penduduk wanita kelompok usia tertentu

1000 = Konstanta

Contoh Soal Menghitung Angka Kelahiran Kasar

Contoh soal menghitung angka kelahiran kasar bisa menjadi materi belajar untuk membantu siswa memahami materi angka kelahiran kasar. Berikut contoh soal angka kelahiran kasar lengkap dengan penyelesaiannya:

1. Wilayah pedesaan A mengalami migrasi penduduk sehingga populasinya menurun dari 6.000 jiwa pada tahun 2021 menjadi 5.200 jiwa pada tahun 2022. Jumlah kelahiran hidup tetap 180 orang dalam kedua tahun tersebut. Hitunglah angka kelahiran kasar wilayah A untuk kedua tahun tersebut.

Pembahasan:

2021: CBR = (180 / 6.000) x 1000 ≈ 30

2022: CBR = (180 / 5.200) x 1000 ≈ 34,62

Meskipun jumlah kelahiran tetap, angka kelahiran kasar meningkat pada tahun 2022 karena penurunan populasi akibat migrasi.

2. Kota metropolitan B memiliki angka kelahiran kasar 12,5 pada tahun 2023. Ketahui bahwa jumlah penduduk kota tersebut sekitar 9,6 juta jiwa. Dengan informasi ini, hitunglah perkiraan jumlah kelahiran hidup di kota B pada tahun 2023.

Pembahasan:

Mengetahui CBR dan populasi, kita dapat mengisolasi variabel lain:

Jumlah kelahiran hidup = CBR x Jumlah penduduk / 1000

Jumlah kelahiran hidup ≈ 12,5 x 9.600.000 / 1000

Jumlah kelahiran hidup ≈ 1.200.000

Jadi, diperkirakan terdapat sekitar 1.200.000 kelahiran hidup di kota B pada tahun 2023.

3. Di suatu wilayah, diketahui bahwa jumlah penduduk pada pertengahan tahun 2023 adalah 7.240.000 jiwa. Diketahui pula jumlah kelahirannya adalah 965.000 jiwa. Hitunglah angka kelahiran kasarnya!

Pembahasan:

CBR = (Jumlah kelahiran hidup / Jumlah penduduk) x 1000

CBR = 965.000 / 7.240.000 x 1.000

CBR = 133/1.000

CBR = 133

Jadi, angka kelahiran kasar wilayah tersebut adalah 133 bayi per 1.000 penduduk.

4. Jumlah kelahiran hidup di Desa A tahun 2024 adalah 320 bayi. Jumlah penduduk pertengahan tahun sebanyak 16.000 jiwa.

Hitung angka kelahiran kasarnya!

Pembahasan:

AKK = (320 / 16.000) × 1.000

AKK = 0,02 × 1.000

AKK = 20

Angka kelahiran kasar Desa A adalah 20 kelahiran per 1.000 penduduk.

5. Jumlah kelahiran hidup di Desa A tahun 2024 adalah 320 bayi. Jumlah penduduk pertengahan tahun sebanyak 16.000 jiwa.

Hitung angka kelahiran kasarnya!

Pembahasan:

AKK = (320 / 16.000) × 1.000

AKK = 0,02 × 1.000

AKK = 20

Angka kelahiran kasar Desa A adalah 20 kelahiran per 1.000 penduduk.

6. Pada tahun 2023, Kota B mencatat 1.250 kelahiran hidup dengan jumlah penduduk 62.500 jiwa. Tentukan angka kelahiran kasarnya!

Pembahasan:

AKK = (1.250 / 62.500) × 1.000

AKK = 0,02 × 1.000

AKK = 20

AKK Kota B = 20 per 1.000 penduduk.

7. Suatu kabupaten memiliki jumlah penduduk pertengahan tahun 45.000 jiwa. Jumlah kelahiran hidup selama setahun adalah 900 bayi.

Hitung angka kelahiran kasarnya!

Pembahasan:

AKK = (900 / 45.000) × 1.000

AKK = 0,02 × 1.000

AKK = 20

8. Di Kecamatan C terdapat 600 kelahiran hidup dalam satu tahun. Jumlah penduduk pertengahan tahun adalah 30.000 jiwa.

Berapakah angka kelahiran kasarnya?

Pembahasan:

AKK = (600 / 30.000) × 1.000

AKK = 0,02 × 1.000

AKK = 20

9. Jumlah penduduk suatu wilayah adalah 80.000 jiwa. Selama satu tahun tercatat 1.200 kelahiran hidup. Hitung angka kelahiran kasarnya!

Pembahasan:

AKK = (1.200 / 80.000) × 1.000

AKK = 0,015 × 1.000

AKK = 15

10. Pada tahun tertentu, sebuah kota memiliki 2.400 kelahiran hidup dan jumlah penduduk pertengahan tahun sebanyak 120.000 jiwa. Tentukan angka kelahiran kasarnya!

Pembahasan:

AKK = (2.400 / 120.000) × 1.000

AKK = 0,02 × 1.000

AKK = 20

11. Desa D mencatat 150 kelahiran hidup dalam satu tahun. Jumlah penduduk pertengahan tahun sebanyak 10.000 jiwa. Hitung AKK desa tersebut!

Pembahasan:

AKK = (150 / 10.000) × 1.000

AKK = 0,015 × 1.000

AKK = 15

12. Suatu daerah memiliki jumlah penduduk 200.000 jiwa. Selama satu tahun terjadi 3.600 kelahiran hidup.

Berapa angka kelahiran kasarnya?

Pembahasan:

AKK = (3.600 / 200.000) × 1.000

AKK = 0,018 × 1.000

AKK = 18

13. Jumlah kelahiran hidup di Kota E adalah 980 bayi dalam setahun. Jumlah penduduk pertengahan tahun sebanyak 70.000 jiwa. Tentukan angka kelahiran kasarnya!

Pembahasan:

AKK = (980 / 70.000) × 1.000

AKK = 0,014 × 1.000

AKK = 14

14. Kabupaten F memiliki 1.500 kelahiran hidup dan jumlah penduduk pertengahan tahun 75.000 jiwa. Hitung angka kelahiran kasarnya!

Pembahasan:

AKK = (1.500 / 75.000) × 1.000

AKK = 0,02 × 1.000

AKK = 20

15. Pada tahun 2024, sebuah kecamatan memiliki jumlah penduduk pertengahan tahun sebanyak 50.000 jiwa. Selama tahun tersebut tercatat 1.100 kelahiran hidup.

Hitung angka kelahiran kasar (AKK) di kecamatan tersebut!

Pembahasan:

Rumus AKK = (Jumlah kelahiran hidup / Jumlah penduduk pertengahan tahun) × 1.000

AKK = (1.100 / 50.000) × 1.000

AKK = 0,022 × 1.000

AKK = 22

Jadi, angka kelahiran kasar di kecamatan tersebut adalah 22 kelahiran per 1.000 penduduk.

Contoh soal materi angka kelahiran kasar bisa dipelajari dan dipahami setiap pembahasannya. Dengan demikian, siswa dapat memahami materi dengan lebih baik.

Simak berbagai contoh soal lain:

Kumpulan Artikel Contoh Soal

Baca juga artikel terkait CONTOH SOAL atau tulisan lainnya dari Nurul Azizah

tirto.id - Edusains
Kontributor: Nurul Azizah
Penulis: Nurul Azizah
Editor: Yantina Debora