Menuju konten utama

15 Contoh Passphrase Coretax yang Benar & Cara Mengubahnya

Temukan 15 contoh passphrase Coretax yang benar beserta panduan lengkap cara mengubahnya dengan mudah di sini.

15 Contoh Passphrase Coretax yang Benar & Cara Mengubahnya
Warga mengakses laman sistem akun perpajakan Coretax di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (2/12/2025). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.

tirto.id - Passphrase Coretax seringkali disalah artikan oleh para Wajib Pajak sebagai hal yang sama dengan Password Login. Padahal dua hal itu mempunyai kegunaan yang berbeda dalam Coretax. Berikut contoh passphrase Coretax yang benar.

Passphrase adalah bentuk password yang berupa kalimat atau rangkaian kata panjang, bukan sekadar kombinasi huruf, angka, atau simbol acak.

Passphrase biasanya lebih dari 15 karakter, sehingga lebih sulit ditebak oleh hacker atau alat peretas. Karena terdiri dari kata-kata atau kalimat yang masuk akal, passphrase juga lebih mudah diingat dibanding password pendek yang kompleks.

Beberapa format umum passphrase meliputi:

  • Kata-kata dipisahkan spasi
  • Mengandung simbol atau angka
  • Camel case, yaitu setiap kata diawali huruf besar tanpa spasi
  • Punctuation atau pemisah, seperti tanda hubung (-) atau tanda seru (!)

Contoh Passphrase Coretax

Berikut 15 contoh passphrase Coretax yang mudah diingat namun tetap aman:

  1. AkuSuka MakanNasiGoreng!123
  2. BukuFavorit KuAdalahPetualanganHarry-456
  3. HujanTurun DiPagiHari?789
  4. SepedaBiru KuMelajuCepat#321
  5. KucingLucu TidurDiSofaRumahku!987
  6. HariMinggu AkuPergiKePantai-654
  7. MinumTeh HangatSambilMembacaBuku!111
  8. AkuBelajar CodingSetiapMalam$2025
  9. LiburanKe BaliSangatMenyenangkan!333
  10. FilmFavorit KuAdalahAvengersEndgame?999
  11. EsKrimCoklat AdalahKesukaankuSetiapMinggu!777
  12. AkuSenang BerkebunDanMerawatTanaman#888
  13. MusikJazz MembuatHariKuLebihBahagia123!
  14. PagiHari MinumKopiSambilMenyimakBerita$444
  15. BerjalanKaki DiTamanMembuatTubuhSehat-555
Catatan: Jangan pernah menggunakan contoh-contoh ini sebagai password asli. Pastikan mengganti atau memodifikasi contoh yang lebih sesuai.

Passphrase Coretax Apakah Sama dengan Password?

Banyak pengguna Coretax DJP terkadang bingung karena meskipun berhasil login menggunakan password, proses pajak bisa gagal ketika sistem meminta passphrase.

Kesalahan umum adalah menganggap passphrase sama dengan password login, sehingga berulang kali memasukkan data yang salah hingga proses terhenti.

Password dan passphrase memiliki fungsi berbeda dalam Coretax, yakni:

Fungsi dan Definisi

  • Password: kunci untuk login dan mengakses akun Coretax. Tanpa password yang benar, pengguna tidak bisa masuk ke sistem.
  • Passphrase: kunci otorisasi tambahan untuk menyetujui tindakan pajak tertentu, seperti dokumen atau transaksi yang bersifat final. Passphrase sering dianggap sebagai tanda tangan digital dan tercatat dalam audit sistem.
Tujuan Penggunaan

  • Password digunakan untuk memastikan identitas pengguna saat login.
  • Passphrase digunakan untuk menyetujui dan mengesahkan proses pajak, bukan untuk login.
Posisi dalam Alur Proses

  • Password diminta di awal login.
  • Passphrase diminta di tahap tertentu, misal saat dokumen disahkan atau transaksi pajak difinalisasi.
Tingkat Sensitivitas

  • Password jika bocor akan memiliki risiko akses akun.
  • Passphrase jika bocor memiliki risiko penyalahgunaan transaksi pajak, karena sistem tetap mencatat persetujuan resmi.

Frekuensi Penggunaan

  • Password digunakan rutin setiap login.
  • Passphrase digunakan jarang, hanya saat proses tertentu, sehingga lebih mudah lupa.
Peran pada Wajib Pajak Badan

  • Password biasanya dikelola oleh staf pajak atau operator teknis.
  • Passphrase sebaiknya dipegang oleh penanggung jawab pajak atau pihak berwenang, agar otorisasi tetap terkendali.
Audit dan Jejak Aktivitas

  • Password: menandakan login.
  • Passphrase: menandakan persetujuan tindakan, tercatat dalam sistem sebagai audit trail.
Dampak Kesalahan Penggunaan

  • Salah password: login gagal, bisa dicoba ulang.
  • Salah passphrase: proses pajak berhenti, dokumen tidak bisa disahkan, menunda pelaporan.

Cara Mengubah Passphrase Coretax

Berikut cara mengubah passphrase Coretax:

  • Buka laman Coretax di sini;
  • Login dengan memasukkan ID Pengguna, Kata Sandi, dan Kode Captcha yang sesuai;
  • Klik menu “Portal Saya” lalu pilih “Permintaan Kode Otorisasi/Sertifikat Elektronik”;
  • Gulir ke bawah pada bagian “Rincian Sertifikat”;
  • Kemudian pilih “Kode Otorisasi DJP”;
  • Masukkan passphrase yang telah dipilih;
  • Ulangi passphrase;
  • Centang kotak persetujuan;
  • Klik “Simpan”;
  • Passphrase telah berhasil dibuat atau diganti.
Ingin mengetahui lebih banyak informasi seputar Coretax dan proses pajak digital? Temukan artikel-artikel lainnya yang lengkap di sini.

Baca juga artikel terkait PAJAK atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Yantina Debora