tirto.id - Bos travel Maktour, Fuad Hasan Masyhur, memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 di Kementerian Agama (Kemenag).
Berdasarkan pantauan, Fuad telah hadir di Gedung Merah Putih KPK, sejak sekitar pukul 10.00 WIB. Terlihat, dia mengenakan kemeja berwarna putih yang dilapisi dengan jaket hitam.
"Sebagai masyarakat yang baik, taat ya, kami dipanggil, kami harus datang, insyaallah," kata Fuad kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (28/8/2025).
Dia juga mengaku tidak memiliki persiapan khusus untuk menghadapi pemeriksaan ini. Meski begitu, Fuad membawa sejumlah dokumen yang dibutuhkan.
"Dokumen ya, dokumen yang nanti dibutuhkan itu aja ya," ujarnya.
Lebih lanjut, Fuad juga belum menjelaskan soal pengetahuannya dalam dugaan korupsi kuota haji ini. Menurutnya, pembagian kuota haji merupakan kebijakan dari pemerintah.
"Kalau kalau bicara itu nanti kami sampaikan, karena itu kebijakan dari pemerintah, kami hanya dimintakan untuk bisa mengisi itu aja ya," tuturnya.
Dia juga memastikan akan memberikan informasi terbaik kepada penyidik.
"Kami akan selalu menjaga dan insyaallah selalu berbuat terbaik untuk negeri ini," pungkasnya.
Sementara itu, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, juga membenarkan penyidik akan memeriksa Fuad terkait dengan dugaan korupsi kuota haji ini.
"Benar, Saksi dimaksud untuk didalami terkait pengetahuannya dalam perkara kuota haji ini," kata Budi.
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id

































