Menuju konten utama

BNPB Perpanjang Operasi SAR Bencana Sumatra hingga 8 Januari

Abdul menyebut Provinsi Aceh masih memberlakukan status tanggap darurat hingga 8 Januari 2026 untuk sembilan dari total 18 kabupaten/kota terdampak.

BNPB Perpanjang Operasi SAR Bencana Sumatra hingga 8 Januari
Suasana Pusat Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (6/12/2025). ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa operasi pencarian dan pertolongan (search and rescue atau SAR) korban bencana di Sumatra masih diteruskan hingga fase tanggap darurat dievaluasi pada Kamis (8/1/2026) mendatang.

Masa tersebut merupakan perpanjangan ketiga yang ditetapkan untuk memastikan proses pencarian, pertolongan, serta penanganan dampak bencana berjalan optimal.

“Operasi pencarian dan pertolongan masih diteruskan sampai nanti fase tanggap darurat provinsi nanti dievaluasi pada akhir perpanjangan ketiga di tanggal 8 Januari,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam konferensi pers yang disaksikan secara daring, Selasa (6/1/2025).

Terkait status tanggap darurat bencana banjir dan longsor, Abdul menyebut bahwa Provinsi Aceh masih memberlakukannya hingga 8 Januari 2026 untuk sembilan daerah dari total 18 kabupaten/kota terdampak. Sementara itu, sembilan kabupaten/kota lainnya telah beralih ke fase transisi darurat.

Sementara itu, untuk Sumatra Utara dan Sumatra Barat, saat ini semuanya sudah beralih ke transisi darurat.

“Jadi ini kita harapkan pergeseran dari tanggap darurat ke transisi darurat juga akan diikuti oleh kabupaten/kota lain pada saat nanti perpanjangan tanggap daruratnya berakhir,” kata Abdul.

Selama masa tanggap darurat, BNPB menyampaikan prioritas pencarian korban, distribusi logistik, pembukaan akses jalan, serta pembersihan kawasan permukiman dan fasilitas umum.

Hingga kini, lebih dari 1.600 unit alat berat dikerahkan di tiga provinsi untuk mendukung pembersihan material banjir dan longsor serta normalisasi sungai.

Baca juga artikel terkait BENCANA ALAM atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Andrian Pratama Taher