Menuju konten utama

BMKG Ingatkan Bahaya Cuaca Ekstrem di Bali Awal Maret

Hujan sedang-sangat lebat & angin kencang berpotensi di Kabupaten Badung, Denpasar, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, dan Buleleng.

BMKG Ingatkan Bahaya Cuaca Ekstrem di Bali Awal Maret
Pengendara sepeda motor melintasi banjir yang merendam kawasan Suwung Kauh, Denpasar, Bali, Rabu (25/2/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali mencatat sejak Senin (23/2) hingga Selasa (24/2) terdapat 90 kejadian bencana alam yang tersebar di seluruh Bali terdiri dari 51 banjir, lima tanah longsor, satu tanggul jebol, satu angin puting beliung, 27 pohon tumbang, dan empat sandaran jebol serta dampak dari kejadian itu nihil korban jiwa. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/wsj.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengidentifikasi adanya potensi cuaca ekstrem di Bali, diperkirakan pada 2-8 Maret 2026.

“Kami mengidentifikasi adanya perkembangan signifikan dalam dinamika atmosfer yang berpotensi meningkatkan intensitas curah hujan di sebagian besar wilayah Bali,” kata Kepala BBMKG Wilayah III Cahyo Nugroho di Denpasar, Bali, Senin (2/3/2026).

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer, lanjutnya, terbentuk pola pertemuan massa udara atau konvergensi di sekitar wilayah Bali serta aktifnya Madden-Julian Oscillation (MJO) pada fase IV atau Maritime Continent yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan.

Kemudian Bibit Siklon 90S yang saat ini berada di perairan selatan Samudera Hindia, barat daya Provinsi Banten, menunjukkan pola pergerakan ke arah timur menuju perairan selatan Bali, yang berpotensi menyebabkan peningkatan curah hujan dan kecepatan angin.

Kondisi itu, kata dia, juga ditambah oleh Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin yang diprediksi akan melintasi wilayah Bali dalam beberapa hari mendatang.

Akibatnya, lanjut dia, diperkirakan terjadi hujan dengan intensitas sedang-sangat lebat dan angin kencang berpotensi terjadi di Kabupaten Badung, Denpasar, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, dan Buleleng.

Wilayah-wilayah tersebut berpotensi terdampak banjir, banjir bandang ,dan longsor, tergantung tingkat kerawanan masing-masing wilayah.

Selain itu, kata dia, perlu diwaspadai potensi tinggi gelombang laut 1,25-3,5 meter untuk wilayah Selat Bali bagian Selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian selatan, dan perairan selatan Bali.

Pihaknya mengimbau masyarakat tetap tenang, namun selalu waspada dan dapat mengambil langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap dapat berlangsung dengan aman dan lancar.

Cahyo menyarankan masyarakat untuk memantau informasi terkini dari BMKG, baik melalui media sosial @infobmkg, @bmkgbali, nomor kontak melalui (0361)751122.

Baca juga artikel terkait BALI

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Alfons Yoshio Hartanto