Menuju konten utama

BMKG Akui Baru 44 Daerah yang Memiliki Radar Cuaca

BMKG mengatakan idealnya perlu 75 radar cuaca. Aceh Tengah menjadi salah satu wilayah yang belum terakomodasi. Hal itu menghambat peringatan dini bencana.

BMKG Akui Baru 44 Daerah yang Memiliki Radar Cuaca
RDP Kepala Basarnas dan Kepala BMKG bersama Komisi V DPR RI, Senin (1/12/2025). tirto.id/Nabila Ramadhanty Putri Darmadi.

tirto.id - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani mengungkapkan ada masalah terkait kelengkapan alat sehingga menjadi penghambat peringatan dini bencana alam.

Hal ini ia sampaikan terkait bencana banjir dan tanah longsor di tiga wilayah Sumatra, yakni Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar). Dia menyebut fenomena alam Siklon Senyar bukan menjadi satu-satunya masalah, tetapi ada juga unsur kelengkapan alat pendeteksi cuaca yang menyulitkan mereka responsif.

“Ya, siklon ini sendiri [jadi penyebab]. Nah, ini tadi bisa kita lihat bagaimana radar yang menangkap, radar cuaca yang menangkap, begitu masifnya awan hujan dan hujan yang terjadi pada daerah perbatasan antara Sumatra Utara dan Aceh,” ungkap Faisal dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR RI, Jakarta, Senin (1/12/2025).

Faisal mengungkap saat ini BMKG hanya memiliki 44 radar cuaca yang tersebar di wilayah Indonesia. Dia menyebut dari jumlah radar cuaca itu, wilayah Aceh Tengah belum terakomodasi.

“BMKG saat ini, Bapak Pimpinan, memiliki 44 radar cuaca di Indonesia. Yang dibutuhkan pada dasarnya adalah 75 radar, tapi baru terpenuhi 44. Jadi di Aceh bagian tengah itu juga tidak ter-cover oleh radar cuaca sebenarnya,” terang Faisal.

Sebelumnya, dia menuturkan bahwa pada tanggal 25-27 November 2025, Aceh memasuki cuaca ekstrem. Pada masa itu, Aceh dihujani hujan yang sangat deras.

“Tertangkap curah hujan pada 25 November, 26 November, hingga 27 November itu sampai hitam warnanya, itu sangat ekstrem. Bahkan tertinggi ada yang 411 mm per hari di Kabupaten Bireuen,” katanya.

Baca juga artikel terkait BANJIR HARI INI atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Flash News
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Alfons Yoshio Hartanto