Menuju konten utama

BI Imbau Bankers Perkuat Pembiayaan di KKI 2026

Imbauan itu disampaikan BI menyusul rendahnya penyaluran kredit perbankan ke sektor UMKM dan mengajak para banker lebih aktif menyalurkan pembiayaan.

BI Imbau Bankers Perkuat Pembiayaan di KKI 2026
Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti saat memberikan sambutan pembukaan KKI 2026, Kamis (20/8/2026). tirto.id/Nanda Aria Putra
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Bank Indonesia (BI) resmi membuka gelaran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Kamis (20/8/2026). Di tengah besarnya kontribusi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap perekonomian nasional, BI menyoroti masih rendahnya penyaluran kredit perbankan ke sektor ini dan mengajak para banker untuk lebih aktif menyalurkan pembiayaan.

Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti, mengungkapkan pertumbuhan kredit UMKM saat ini masih berada di tingkat yang terbilang rendah, yakni sekitar 1,62 persen. Kondisi ini, kata dia, masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama.

"Jadi, UMKM itu baru tumbuhnya 1,62 persen. Ini benar-benar menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi kita. Karena itu dari Bank Indonesia tentunya kita akan terus mengajak sinergi yang optimal, sehingga UMKM kita ini juga bisa naik kelas dan juga bisa terus menyerap lapangan pekerjaan secara optimal,” katanya Destry saat memberikan sambutan pembukaan KKI 2026, Kamis.

Destry mengungkapkan UMKM merupakan pilar utama ekonomi bangsa karena mencakup 64 juta pelaku usaha, menyerap 97 persen tenaga kerja, dan berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Oleh karena itu, lanjut dia, penguatan sektor ini memerlukan dukungan pembiayaan yang konkret. Ia mengajak para banker yang hadir, termasuk ladies banker, untuk terus meningkatkan penyaluran pembiayaan pada pengusaha kerakyatan tersebut.

“Saya ingin menghimbau bank-bank ayo dong nyalurin kredit buat UMKM. Jadi, bukan hanya beli, tapi nyalurin kredit. Ini buat teman-teman semua bankers-bankers yang ada disana Terima kasih sudah hadir dan terus bekerja sama dengan kami,” ucapnya.

Menurutnya, penguatan UMKM ke depan diwujudkan melalui tiga kata kunci, yaitu Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing. Bangkit merupakan semangat pemulihan UMKM yang menghadapi tantangan ekonomi maupun bencana alam.

Tangguh diwujudkan melalui penguatan struktur usaha dan akses pembiayaan berkelanjutan dan berdaya saing diwujudkan melalui inovasi produk dan perluasan akses pasar domestik maupun ekspor.

Serba Gratis MDR QRIS: Angin Segar untuk Pelaku UMKM

Guna mendorong efisiensi dan akselerasi keuangan digital bagi pelaku usaha, BI bersama ekosistem sistem pembayaran menerbitkan kebijakan pembebasan biaya Merchant Discount Rate (MDR) QRIS menjadi 0 persen.

Kebijakan ini diharapkan memberikan angin segar bagi pelaku usaha mikro dan memperluas daya beli masyarakat. Dalam kebijakan baru ini, MDR QRIS 0 persen diperluas untuk transaksi hingga Rp100.000 pada seluruh kategori merchant. Sementara itu, khusus untuk kategori Usaha Mikro (UMI), tarif MDR 0 persen tetap berlaku untuk transaksi hingga Rp500.000.

Gelaran KKI 2026

Pejabat Gubernur Sementara BI, Destry Damayanti dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional, Selvi Gibran Rakabuming saat meninjau stan pameran produk kerajinan dan wastra Nusantara di gelaran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Kamis (20/8/2026). tirto.id/Nanda Aria Putra

Selain insentif QRIS, BI juga meluncurkan implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) berbasis deferred payment karya anak bangsa untuk segmen ritel yang terintegrasi langsung dengan ekosistem QRIS. Kebijakan ini menjadi instrumen pembayaran yang efisien sekaligus ruang efisiensi biaya transaksi bagi UMKM.

Sinergi Lintas Sektor dan Kepedulian Bencana

Gelaran KKI ke-11 yang berlangsung pada 20–23 Agustus 2026 ini mengusung tema "Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing". BI bersinergi dengan 27 kementerian/lembaga serta 34 mitra strategis untuk memperkuat daya saing, akses pembiayaan, digitalisasi, dan pasar ekspor UMKM.

Acara ini dibuka bersama oleh Pejabat Gubernur Sementara BI, Destry Damayanti dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional, Selvi Gibran Rakabuming, serta dihadiri jajaran menteri kabinet dan pimpinan lembaga keuangan.

KKI 2026 secara khusus mengangkat semangat "Beudaya Meusare Sare" dari Aceh yang bermakna Berdaya Bersama-Sama. Pameran tahun ini memberi ruang khusus bagi kebangkitan UMKM dari wilayah yang terdampak bencana alam, seperti Provinsi Aceh dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penyelenggaraan KKI 2026 melibatkan lebih dari 550 UMKM yang hadir secara luring di JICC Jakarta serta lebih dari 1.300 UMKM yang berpartisipasi secara daring melalui situs www.karyakreatifindonesia.co.id.

Selama empat hari, pengunjung dapat menikmati 44 rangkaian acara yang mencakup business matching pembiayaan dan ekspor, peragaan karya kreatif, hingga pemanfaatan zona ramah lingkungan melalui program KKI Bijak.

Baca juga artikel terkait BANK INDONESIA atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Flash News
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama