tirto.id - Badan Gizi Nasional (BGN) tengah mengejar target 82,9 juta penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga akhir 2025. Padahal, BGN masih mengalami kekurangan anggaran mencapai Rp28 triliun.
"[Target penerima MBG] 82,9 juta akan kami kejar akhir tahun ini. Kan kami mau selesaikan di tahun ini [target tersebut]," ucap Kepala BGN, Dadan Hindayana di Kantor Kementerian Koordinator Pangan, Jakarta Pusat, Selasa (28/10/2025).
Dadan mengaku optimistis dapat mengejar target itu lantaran BGN hendak mendirikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur MBG di ribuan titik di kawasan terpencil Indonesia. Peningkatan jumlah SPPG dinilai dapat meningkatkan jumlah penerima MBG.
"Kami juga mau membangun 5.000-6.000 SPPG terpencil. Jadi, kami masih optimis bisa mengejar 82,9 juta akhir tahun ini," tuturnya.
Di satu sisi, Dadan mengakui, BGN kekurangan anggaran untuk pelaksanaan MBG pada November dan Desember 2025. BGN disebut kekurangan total puluhan triliun pada November dan Desember 2025. BGN akan menggunakan dana cadangan untuk mengejar target 82,9 juta penerima manfaat pada 2025.
Sementara itu, Dadan menyatakan BGN telah menyerap anggaran hingga Rp35 triliun per Selasa ini.
"Kami akan butuh di November itu Rp14 triliun sendiri. Desember kami akan butuh Rp19 triliun sendiri. Berapa itu? Dan pasti kurang. Kita akan kekurangan Rp28 triliun," kata dia.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id

































