Menuju konten utama

Bentuk Danantara University, Rosan Harap Bisa Cegah Fraud BUMN

Danantara University juga akan menjadi wadah penguatan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan BUMN.

Bentuk Danantara University, Rosan Harap Bisa Cegah Fraud BUMN
CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) Rosan Perkasa Roeslani dalam Konferensi Pers Meet The Team Danantara Indonesia di Gedung Graha Cimb Niaga, Jakarta, Senin (24/3/2025). tirto.id/Nabila Ramadhanty Putri Darmadi.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - CEO Danantara, Rosan Roeslani, menegaskan pentingnya integritas dalam pengelolaan laporan keuangan perusahaan. Ia berharap praktik manipulasi atau financial engineering yang bisa berujung fraud oleh para CEO tidak terjadi lagi.

Untuk mendukung hal itu, pihaknya meluncurkan Danantara University sebagai wadah penguatan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan BUMN.

"Kita enggak ada toleransi lagi untuk yang macam-macam yang aneh-aneh. Ibaratnya buku percantik segala macam, enggak ada. Berikan sesuai dengan operasional yang ada dan apa adanya," tegas Rosan di Kompleks BKPM, dikutip Kamis (31/7/2025).

Menurutnya, SDM merupakan aset terbesar Danantara. Oleh karena itu, melalui Danantara University, pihaknya berkomitmen membangun pemahaman komprehensif bagi para pemimpin BUMN.

"Kita ingin memastikan bahwa aset terbesar kita ini benar-benar memahami. Karena mereka itu bisa memahami secara komprehensif, namanya juga CEO," jelas Rosan.

Rosan menekankan bahwa profitabilitas harus dicapai secara berkualitas, bukan sekadar angka tinggi hasil rekayasa keuangan. "Carilah profitabilitas yang berkualitas, yang mencerminkan benar-benar dari performance yang ada," ujarnya.

Menurutnya, era di mana laporan keuangan dimanipulasi demi pencitraan sudah harus tidak zamannya lagi. "Sekarang era itu sudah tidak boleh lagi (manipulasi). Jadi, benar-benar dari performance yang baik, yang benar, dan yang dari hasil operasional perusahaan tersebut," tandasnya.

Sebelumnya, peluncuran Danantara University sudah dilakukan oleh Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir. Untuk menjadikan kampus ini berskala global Danantara menggandeng sembilan universitas top dunia.

“Dalam dua tahun ke depan, kami ingin membuat universitas kelas dunia,” kata Pandu dikutip dari Antara.

Adapun, sembilan universitas itu antara lain Columbia University di New York, Amerika Serikat (AS), Universitas Tsinghua di Beijing, China, dan Stanford University di AS.

Baca juga artikel terkait ROSAN ROESLANI atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana