Menuju konten utama

Arti Insecure, Penyebab, dan 8 Tips untuk Mengatasinya

Kata insecure berasal dari bahasa Inggris yang artinya ketidakamanan atau merasa tidak aman, kenali penyebab dan 8 tips untuk mengatasinya.

Arti Insecure, Penyebab, dan 8 Tips untuk Mengatasinya
Ilustrasi Duck Sindrome. foto/istockphoto

tirto.id - Istilah insecure kerap digunakan orang-orang dalam menggambarkan perasaan negatif, tidak aman, dan ketidaknyamanan. Kata ini sebenarnya berasal dari bahasa Inggris yang artinya ketidakamanan atau merasa tidak aman.

Psych Alive menyebutkan bahwa insecure adalah emosi dasar yang membentuk citra diri seseorang dan memengaruhi perilakunya. Kondisi rentan dialami orang-orang yang tinggal di lingkungan narsistik serta di tengah perkembangan teknologi informasi.

Menurut Psych Alive perkembangan teknologi informasi seperti media sosial dapat memicu peningkatan perasaan insecure. Hal ini ada kaitannya dengan pengalaman-pengalaman gemerlap yang kerap dibagikan melalui platform di media sosial. Manusia cenderung mempelajari aturan atau batas-batasan tertentu dengan mengamati orang lain.

Tanda-tanda Mengalami Insecure

Perasaan insecure bisa dikembangkan oleh semua orang. Kondisi ini menyebabkan seorang mengalami sejumlah perilaku negatif.

Berikut tanda-tanda seseorang mengalami Insecure seperti yang dihimpun dari Psych Alive dan WebMD:

  • harga diri rendah;
  • rentan cemas dan cemburu yang memicu masalah dalam hubungan;
  • cenderung mengasingkan diri;
  • mengevaluasi dan membandingkan diri dengan orang lain secara berlebihan;
  • merendahkan diri berdasarkan sudut pandang tertentu;
  • merasa kurang puas dan perfeksionis;
  • sulit mengatasi kritis batin.

Penyebab Munculnya Perasaan Insecure

Belum ada penyebab pasti terkait munculnya perasaan insecure. Namun, WebMD mencatat bahwa perasaan ini bisa dikembangkan lewat peristiwa traumatis hingga lingkungan.

Seseorang yang pernah mengalami peristiwa traumatis atau menyakitkan lebih mungkin mengadopsi perasaan insecure pada objek atau orang-orang yang berkaitan dengan pengalamannya tersebut.

“Suara batin yang kritis terbentuk dari pengalaman awal kehidupan yang menyakitkan di mana kita menyaksikan atau mengalami sikap menyakitkan terhadap kita atau mereka yang dekat dengan kita," kata Lisa Firestone psikolog klinis sekaligus penulis buku Conquer Your Critical Inner Voice.

Rasa insecure juga bisa dikembangkan lewat lingkungan. Lingkungan lokal seperti sekolah, tempat kerja, maupun rumah dapat memicu berkembangnya perasaan insecure.

8 Tips Mengatasi Perasaan Insecure

Perasaan insecure yang berlebihan tentu dapat mengganggu kehidupan sehari-hari individu, baik dari segi hubungan romantis dan sosial, pekerjaan, hingga kesehatan. Oleh karena itu, perasaan insecure sebaiknya diolah agar individu dapat memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Menurut Healthline cara terbaik untuk mengatasi insecure adalah dengan membangun harga diri. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi insecure:

1. Menegaskan nilai diri

Rasa insecure biasanya terjadi lewat penilaian negatif berlebihan pada diri sendiri. Mengeliminasi kebiasaan tersebut dapat menghapus perasaan insecure.

Catat semua hal-hal baik atau pekerjaan yang dillakukan secara benar setiap harinya. Ini dapat membantu pikiran untuk fokus pada kontribusi diri dibanding kekurangan.

2. Jaga kebutuhan diri terlebih dahulu

Menjaga kebutuhan diri adalah bentuk untuk menghargai diri sendiri. Melalui terpenuhnya kebutuhan diri, maka harga diri dapat terbentuk dan mampu melawan pikiran negatif. Beberapa hal yang dapat dilakukan termasuk:

  • melakukan perawatan tubuh dengan pijat atau facial;
  • melakukan olahraga favorit setidaknya 30 menit setiap hari;
  • istirahat dari ponsel dan lakukan detoks media sosial;
  • manjakan diri dengan makanan bergizi;
  • latih belas kasih diri dengan berbicara baik kepada diri sendiri.

3. Bawa santai rasa canggung

Rasa canggung memang tidak dapat diprediksi dan dapat muncul kapan saja. Ini menjadi salah satu pemicu rasa insecure. Namun, rasa canggung bisa diatasi dengan pikiran positif bahwa itu adalah bagian dari kehidupan. Ketika merasa canggung, malu, atau minder cobalah untuk menertawakannya.

4. Tantang pikiran negatif

Ketika merasa mengalami pemikiran negatif, catat dan tuliskan pikiran tersebut. Jika sudah, amati pikiran negatif tersebut. Evaluasi melalui pengalaman yang sudah dipelajari bagaimana cara mengatasinya. Kemudian fokus kepada hal yang positif dan lakukan solusi untuk menciptakan hasil yang lebih baik di masa depan.

5. Habiskan waktu bersama orang-orang yang suportif

Berada di lingkungan yang suportif dapat membantu individu membangun kepercayaan diri. Buat rencana berkumpul bersama sekedar minum kopi atau makan siang. Hal ini akan membantu Anda untuk menghargai kualitas dan perspektif unik diri sendiri.

6. Menjauhlah dari hal-hal yang menyusahkan

Hindari orang-orang dan situasi yang dapat menurunkan harga diri. Bisa jadi orang-orang yang sering mengatakan atau menunjukkan kekurangan Anda maupun situasi yang menyebabkan Anda merasa direndahkan.

7. Lakukan kegiatan yang membuat bahagia

Luangkan waktu untuk melakukan kegiatan favorit, seperti membaca buku, memasak, atau berwisata. Temukan hobi baru yang selalu ingin dicoba sembari megasah bakat dan minat.

8. Fokus pada langkah kecil

Hargai langkah kecil yang sudah dicapai untuk meningkatkan kualitas diri. Percaya bahwa setiap langkah yang dilakukan bermanfaat dan penting. Membangun rasa rendah diri tidak hanya terjadi dalam semalam, sehingga tidak perlu berkecil hati jika keadaan tidak membaik secepat yang diinginkan.

Baca juga artikel terkait INSECURE atau tulisan lainnya dari Yonada Nancy

tirto.id - Gaya hidup
Penulis: Yonada Nancy