tirto.id - Fenomena astrologi Supermoon terjadi pada Selasa, 7 Oktober kemarin. Apakah masih akan ada Supermoon hari ini, Rabu, 8 Oktober 2025?
Puncak Supermoon terjadi pada Selasa (07/10/2025) kemarin. Meski puncak fenomena Supermoon bulan ini yang juga disebut sebagai Harvest Moon itu telah terjadi, namun bagi yang melewatkannya tadi malam masih bisa menikmati indahnya bulan hari ini.
Diperkirakan pada Rabu, 8 Oktober malam, bulan masih akan tampak menakjubkan, bahkan lebih dekat ke bumi dibanding malam sebelumnya. Jadi, meskipun sudah tidak mencapai puncaknya, masyarakat masih bisa menikmati indahnya bulan purnama pada 8 Oktober malam nanti.
Apa Itu Supermoon dan Harvest Moon yang Terjadi Bulan Oktober 2025?
Seperti diberitakan laman ABC Australia, nama Harvest Moon atau Bulan Panen berasal dari tradisi petani di belahan bumi utara. Ini adalah bulan purnama terdekat dengan ekuinoks September yakni pergantian musim panas ke musim gugur.
Istilah ini populer karena sebuah buku dari Amerika Serikat, Old Farmer’s Almanac, yang memberi nama-nama purnama berdasarkan musim.
Supermoon terjadi saat Bulan purnama atau bulan baru berada sangat dekat dengan Bumi (di titik yang disebut perigee).
Sedangkan istilah Supermoon sendiri digunakan untuk menggambarkan istilah bulan purnama yang terjadi ketika bulan berjarak kurang dari 90% dari jarak terdekat ke Bumi.
Tidak semua fase bulan purnama dinamai Supermoon. Hanya ketika fase itu terjadi saat bulan berjarak cukup dekat dengan bumi sehingga bulan terlihat lebih besar dari biasanya.
Pada Oktober ini, bulan berada sekitar 359.818 km dari bumi saat mendekati perigee atau saat bulan paling dekat ke bumi.
Supermoon diperkirakan akan kembali terjadi pada 5 November 2025 yang disebut sebagai Supermoon “Beaver Moon”. Setelahnya, pada tanggal 4 Desember 2025 juga diperkirakan bulan akan terlihat lebih besar dan indah dengan sebutan Supermoon “Cold Moon”.
Supermoon pada bulan Desember adalah Supermoon penutup untuk tahun ini. Masyarakat baru akan dapat menikmati fenomena Supermoon berikutnya pada 25 November 2026.
Hujan Meteor Draconid Terjadi Nanti Malam 8 Oktober?
Dilansir dari laman space.com, pada malam hari ini, Rabu, 8 Oktober 2025 akan terjadi hujan meteor Draconid. Di Indonesia, fenomena ini diperkirakan baru akan terlihat sekitar dini hari nanti.
Hujan meteor Draconid ini terjadi saat bumi melewati jejak debu dari komet 21P/Giacobini-Zinner. Debu-debu kecil ini memasuki atmosfer dan terbakar, menciptakan cahaya terang yang kemudian dikenal dengan istilah “bintang jatuh”.
Meski diperkirakan hujan meteor Draconid adalah 10 meteor per jam, namun karena hari ini bulan masih dalam fase terangnya, maka cahaya meteor yang redup akan tertutupi oleh terangnya bulan.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id






























