Menuju konten utama

Apa Itu Kojic Acid dalam Skincare? Yuk, Kenali Manfaatnya

Ketahui apa itu kojic acid dalam skincare, manfaatnya untuk kulit, efek samping, serta rekomendasi produk yang efektif dan aman digunakan sehari-hari.

Apa Itu Kojic Acid dalam Skincare? Yuk, Kenali Manfaatnya
Ilustrasi Sabun Kojic Acid. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Kojic acid adalah bahan aktif yang kerap digunakan dalam kosmetik hingga medis. Dalam dunia kecantikan, kojic acid sangat populer digunakan untuk membuat tampilan kulit jadi lebih cerah. Lalu, apa itu kojic acid dan benarkah bisa mencerahkan kulit?

Kojic acid merupakan senyawa yang ditemukan oleh ilmuwan Jepang bernama Saito pada 1907. Nama senyawa ini berasal dari koji, yaitu jamur atau starter fermentasi yang umum digunakan dalam makanan tradisional Jepang.

Dalam industri pangan, zat yang bersifat antimikroba ini dianggap aman dan telah lama digunakan di Jepang sebagai bahan tambahan makanan, khususnya sebagai antioksidan untuk menjaga kesegaran produk pangan.

Selain untuk makanan, penggunaan kojic acid pun akhirnya meluas di bidang pertanian, medis, hingga kosmetik. Untuk skincare, produk yang mengandung asam kojic diklaim dapat membuat tampilan kulit menjadi lebih cerah.

Mengingat kulit putih masih menjadi standar kecantikan di Indonesia, produk dengan kojic acid pun menjadi buruan banyak orang dan selalu laku di pasaran. Lantas, bagaimana cara kerja kojic acid dan apakah ada efek sampingnya?

Apa Itu Kojic Acid?

Ilustrasi Kojic acid

Ilustrasi Kojic acid. FOTO/iStockphoto

Kojic acid adalah senyawa alami yang dihasilkan dari beberapa jenis jamur, termasuk salah satunya Aspergillus oryzae. Secara kimia, zat ini berbentuk kristal berwarna putih hingga krem dengan rumus C6H6O4.

Kojic acid dikenal luas karena memiliki sifat antioksidan dan antibakteri sehingga tidak hanya dimanfaatkan dalam industri makanan untuk mencegah pencoklatan pada buah dan sayuran, tapi juga populer dalam dunia kosmetik.

Dalam dunia skincare, fungsi kojic acid adalah sebagai pencerah kulit. Dikutip dari situs Healthline, kojic acid bekerja dengan cara menghambat pembentukan tirosin, yaitu asam amino yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi melanin.

Melanin sendiri merupakan pigmen yang menentukan warna kulit, rambut, hingga mata. Dengan kemampuannya dalam mengurangi produksi melanin inilah kojic acid dapat membantu mencerahkan kulit.

Karena efek ini pula kojic acid sering digunakan dalam berbagai produk skincare sebagai agen pencerah kulit yang efektif.

Manfaat Kojic Acid

Ilustrasi Hiperpigmentasi

Ilustrasi Hiperpigmentasi. foto/istockphoto

Kojic acid telah lama digunakan di Jepang dan berbagai negara lain sebagai agen pencerah kulit. Senyawa ini umumnya digunakan pada konsentrasi sekitar 1% hingga maksimal 1,5%.

Penggunaannya pun terbukti efektif dalam membantu mengatasi hiperpigmentasi seperti melasma. Efek pencerah ini berasal dari kemampuan kojic acid dalam menghambat enzim tirosinase sehingga produksi melanin dalam kulit dapat dikurangi secara bertahap.

Sudah banyak studi ilmiah yang membuktikan bahwa kojic acid memang mampu mengatasi masalah kulit seperti hiperpigmentasi, salah satunya dalam jurnal Review on the Use of Kojic Acid—A Skin-Lightening Ingredient.

Studi ini mengungkapkan bahwa kojic acid mampu menghambat enzim tirosinase dan terbukti efektif dalam membantu mengatasi berbagai masalah hiperpigmentasi, mulai dari flek, bintik penuaan, bekas jerawat, hingga melasma.

Dari sisi keamanan, jurnal ini menyimpulkan bahwa penggunaan kojic acid tergolong aman jika digunakan dalam batas konsentrasi tertentu, umumnya tidak lebih dari 1%.

Hal serupa juga ditunjukkan oleh jurnal bertajuk Benefits of Kojic Acid in the Treatment of Hyperchromis. Jurnal ini mengungkapkan bahwa kojic acid terbukti efektif dalam membantu mengatasi kondisi hiperpigmentasi, baik digunakan sendiri maupun dikombinasikan dengan bahan pencerah lainnya.

Kojic acid pun dinilai sebagai agen depigmentasi yang aman dan efektif untuk mengurangi noda pada kulit. Keunggulan kojic acid terletak pada sifatnya yang alami dan tidak bersifat sitotoksik sehingga menjadi alternatif yang menjanjikan dalam perawatan hiperpigmentasi.

Efek Samping Menggunakan Kojic Acid

Ilustrasi Kulit Wajah Sensitif

Ilustrasi Efek Samping Skincare. FOTO/iStockphoto

Secara umum, kojic acid aman digunakan sebagai bahan skincare selama dalam batas yang ditentukan, yaitu 1%. Meski demikian, beberapa orang mungkin akan mengalami efek samping dari penggunaan senyawa ini.

Dilansir dari laman Healthline, efek samping yang paling umum terjadi akibat kojic acid adalah dermatitis kontak. Gejalanya bisa berupa iritasi, kemerahan, gatal, ruam, kulit bengkak, hingga rasa nyeri.

Dermatitis kontak akibat kojic acid biasanya terjadi pada mereka yang memiliki kulit sensitif. Efek samping ini juga bisa terjadi pada mereka yang menggunakan produk dengan konsentrasi kojic acid terlalu tinggi atau lebih dari 1%.

Penggunaan kojic acid jangka panjang juga dapat membuat kulit lebih rentan terhadap sengatan sinar matahari. Oleh karena itu, selalu gunakan tabir surya, hentikan penggunaan kojic acid jika kulit menunjukkan reaksi negatif, serta jangan menggunakannya pada kulit yang rusak atau luka.

Produk dengan Kandungan Kojic Acid

Ilustrasi Kojic acid

Ilustrasi Produk Kojic Acid. FOTO/iStockphoto

Terdapat beberapa produk skincare dengan kandungan kojic acid yang banyak beredar di pasaran. Produk ini bisa dijadikan alternatif untuk merawat, mencerahkan, hingga meratakan warna kulit. Berikut beberapa produk kojic acid yang sudah terdaftar BPOM:

1. Sabun Kojie San

Kojie San merupakan merek sabun kojic acid yang sangat populer di Indonesia. Produk ini memiliki kandungan utama kojic acid yang berfungsi mencerahkan sekaligus meratakan warna kulit, termasuk mengatasi kulit kusam, melasma, hiperpigmentasi, hingga noda hitam.

Produk ini diperkaya dengan VCO dan tea tree oil yang dapat membantu meredakan peradangan seperti jerawat. Sabun ini cocok digunakan untuk kulit normal hingga berminyak, telah teruji secara dermatologis dan bebas paraben. Sabun ini bisa didapatkan dengan harga Rp35.000 - Rp40.000 (135 gram).

2. Kojie San Skin Lightening Face Cream SPF 15

Tak hanya sabun, Kojie San juga mengeluarkan produk face cream yang dilengkapi SPF 15. Bebas silikon dan paraben, produk ini tak hanya mencerahkan, tapi juga membantu melindungi kulit dari sinar UVA/UVB.

Mengandung kojic acid, niacinamide, vitamin E, dan ekstrak oat, pelembap yang satu ini mampu meratakan warna kulit, menutrisi, serta menjaga kelembapan kulit secara optimal.

Dilengkapi teknologi Zero Pigment Light untuk menargetkan masalah pigmentasi dan HydroMoist yang menjaga kelembapan hingga 24 jam, krim ini cocok untuk semua jenis kulit dan aman digunakan sehari-hari. Produk ini dibanderol dengan harga Rp45.000 - Rp55.000 (22 gram).

3. Guan Jing Kojic Acid Soap

Produk berikutnya adalah sabun asam kojic Guan Jing yang dapat membantu mencerahkan kulit, mengurangi bintik hitam, serta meratakan warna kulit. Dengan kandungan utama kojic acid, sabun ini efektif mengatasi hiperpigmentasi, kerusakan akibat sinar matahari, dan tanda penuaan.

Diperkaya dengan minyak kelapa yang menjaga kelembapan serta minyak pohon teh yang memiliki sifat antiseptik dan anti-inflamasi, sabun ini mampu membersihkan secara lembut serta membantu menjaga kulit tetap sehat, halus, dan bebas jerawat. Sabun ini dijual dengan harga Rp18.000 - Rp22.000 (100 gram).

4. Biotalk Pure Kojic Soap

Sabun kojic acid dari Biotalk juga bisa dijadikan pilihan untuk mencerahkan dan meratakan warna kulit. Sabun ini juga mengandung minyak kelapa yang membantu melembapkan sekaligus meredakan peradangan pada kulit.

Kandungan sunflower oil di dalamnya dapat menjaga lapisan luar kulit agar tidak kering dan tidak terasa tertarik. Bebas SLS/SLES dan paraben, sabun ini cocok untuk kulit kusam, belang, berjerawat, hingga semua jenis kulit, termasuk yang sensitif. Produk ini bisa dibeli dengan harga Rp25.000 - Rp30.000 (60 gram).

5. ERHA Age Corrector Kojic Acid & Microalgae Extract Spot Treatment

Krim ERHA ini memiliki kandungan utama kojic acid dan microalgae extract untuk membantu menyamarkan flek hitam serta meratakan warna kulit. Produk ini mampu mengurangi hiperpigmentasi, serta mengandung antioksidanuntuk melindungi kulit dari radikal bebas.

Kandungan bahan pelembap dan penenangnya seperti phytosqualene, shea butter, dan allantoin membantu memperkuat skin barrier. Dilengkapi juga dengan salicylic acid (BHA), produk ini mendukung regenerasi kulit sehingga kulit tampak lebih halus. Krim ini dijual degan harga Rp150.000 - Rp165.000 (15 gram).

Itulah penjelasan tentang kojic acid, mulai dari manfaat, efek samping, hingga contoh produknya. Bahan ini memang aman digunakan sebagai agen pencerah kulit, tapi penting untuk tetap memperhatikan kondisi kulit masing-masing serta melakukan uji coba (patch test) terlebih dahulu guna meminimalkan risiko iritasi.

Butuh rekomendasi produk perawatan kulit lainnya? Temukan berbagai produk pilihan hingga tips kecantikan di tautan berikut ini:

Kumpulan Artikel tentang Skincare

Baca juga artikel terkait SKINCARE atau tulisan lainnya dari Erika Erilia

tirto.id - GWS
Kontributor: Erika Erilia
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani