Menuju konten utama

Airlangga: RI Masih Negosiasi Tarif Impor ke AS Jadi 0 Persen

Negosiasi Pemerintah RI-Pemerintah AS akan kembali berlangsung pada November 2025.

Airlangga: RI Masih Negosiasi Tarif Impor ke AS Jadi 0 Persen
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) didampingi Mensos Saifullah Yusuf (kiri) dan Mensesneg Prasetyo Hadi (kanan) memberikan pengumuman paket stimulus ekonomi di Kantor Pos Cikini, Jakarta, Jumat (17/10/2025). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/YU

tirto.id - Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto mengakui Pemerintah Pusat masih terus bernegosiasi agar tarif impor nol persen ke Amerika Serikat (AS). Hal ini ia nyatakan usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (29/10/2025).

Menurut Airlangga, negosiasi Pemerintah RI-Pemerintah AS akan kembali berlangsung pada November 2025.

"Indonesia masih bernegosiasi dan Indonesia ditargetkan dalam bulan November ini sesudah APEC meeting besok, kita akan memulai negosiasi kembali," kata Airlangga di Istana Negara, Rabu.

Kata Airlangga, sejumlah negara telah bernegosiasi dengan AS terkait tarif impor masing-masing. Sejumlah negara juga bakal kembali bernegosiasi dengan AS terkait tarif impor tersebut.

Ia mengakui sebagian negara telah bernegosiasi dengan AS terkait tarif impor. Pemerintah RI disebut akan membahas soal rancangan hukum dengan Pemerintah AS.

"Sebagian besar sih kita sudah juga selesaikan. Namun, masih ada legal drafting yang kita sedang bahas dengan mereka," tutur Airlangga.

Ia mengatakan, Pemerintah RI telah meminta agar sejumlah komoditas untuk diberikan tarif nol persen. Salah satunya, yakni komoditas yang tidak dapat diproduksi pihak AS.

"Kita bicarakan untuk produk-produk yang Amerika tidak bisa produksi, seperti kelapa sawit, kakao, rubber, itu seluruhnya diberikan nol. Kita minta juga untuk komoditas tertentu yang menjadi supply chain untuk misalnya industri medical," urai Airlangga.

Baca juga artikel terkait TARIF IMPOR atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Insider
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama