Menuju konten utama

935 Warga Iran Tewas akibat Serangan Israel Selama 12 Hari

Dari total 935 warga Iran yang tewas akibat serangan Israel, 38 di antaranya merupakan anak-anak dan 132 orang lainnya wanita.

935 Warga Iran Tewas akibat Serangan Israel Selama 12 Hari
Foto selebaran yang dirilis oleh saluran Telegram resmi Korps Garda Revolusi (IRGC) Iran, Sepah News, pada 13 Juni 2025 dilaporkan menunjukkan asap mengepul dari lokasi yang menjadi sasaran serangan Israel di ibu kota Iran, Teheran, pada dini hari. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dalam sebuah pernyataan video pada dini hari tanggal 13 Juni bahwa Israel melakukan serangan terhadap Iran dan operasi militer terhadap republik Islam itu akan "berlanjut selama beberapa hari yang diperlukan". (Foto oleh SEPAH NEWS / AFP)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Juru Bicara Pengadilan Iran, Asghar Jahangir, menyatakan sekitar 935 warganya tewas selama 12 hari perang udara dengan Israel. Dari total 935 yang tewas, 38 di antaranya merupakan anak-anak dan 132 orang lainnya wanita.

Melansir Reuters, total jumlah korban tewas tersebut mengalami peningkatan tajam dari penghitungan sebelumnya oleh Kementerian Kesehatan Iran sebanyak 610 orang. Data tersebut dikumpulkan sebelum gencatan senjata mulai berlaku pada hari Selasa pekan lalu.

Lebih jauh, Jahangir juga merevisi sejumlah orang yang tewas dalam serangan Israel ke Penjara Evin Teheran. Dari yang semula 71 orang, kini naik menjadi 79 orang.

Sebelumnya, Israel melakukan serangan udara ke Iran pada 13 Juni 2025. Mereka menyerang fasilitas nuklir Iran dan menewaskan komandan militer serta warga sipil dalam pukulan terburuk bagi Republik Islam sejak perang tahun 1980-an dengan Irak.

Atas serangan itu, Iran membalas dengan serangan rudal ke lokasi militer, infrastruktur, dan kota-kota Israel.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan bahwa tindakan agresi Israel telah menyebabkan banyak kejahatan perang. la mengatakan Iran akan mengerahkan bukti kepada organisasi internasional yang menurutnya harus meminta pertanggungjawaban Israel.

"Tindakan rezim Zionis (Israel) dilakukan tapa alasan atau pembenaran apa pun, oleh karena itu kami tidak percaya pada pemisahan (korban) militer dan sipil," kata Baghaei.

Baca juga artikel terkait ISRAEL VS IRAN atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Bayu Septianto