Menuju konten utama

25 Daftar Alat-Alat Laboratorium IPA Kimia, Fungsi, & Gambarnya

Pengetahuan alat laboratorium wajib dimiliki tenaga laboratorium dan pelajar di bidang IPA. Simak daftar alat laboratorium di artikel ini.

25 Daftar Alat-Alat Laboratorium IPA Kimia, Fungsi, & Gambarnya
Alat lab kimia corong pisah. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Laboratorium dilengkapi dengan berbagai peralatan yang digunakan untuk keperluan pengujian, pembelajaran, hingga eksperimen. Beragam alat laboratorium ini memiliki fungsi masing-masing yang berperan penting untuk keperluan penelitian atau eksperimen.

Sama seperti laboratorium bidang IPA pada umumnya, laboratorium kimia memiliki alat-alat laboratorium yang berfungsi spesifik mendukung kegiatan praktikum dan penelitian. Pemahaman alat-alat laboratorium kimia berperan penting untuk mengenali laboratorium kimia dan fungsi alat-alat di dalamnya.

Apalagi bagi para pelajar, mahasiswa, dan tenaga laboratorium. Tentu pengetahuan alat-alat laboratorium menjadi informasi dasar dalam melaksanakan kegiatan di laboratorium.

Lantas, apa saja alat-alat laboratorium dan fungsinya? Simak penjelasan alat-alat laboratorium kimia dan fungsinya dalam artikel ini.

Apa Itu Alat-Alat Laboratorium Kimia?

Laboratorium dipahami sebagai sebuah ruangan yang ditujukan khusus untuk eksperimen, penelitian, dan pengajaran. Melansir laman Poltekkes Denpasar, laboratorium secara umum bisa diartikan sebagai suatu tempat dilakukannya percobaan dan penelitian (Depdikbud, 1994 : 7).

Alat-alat laboratorium kimia terdiri dari berbagai perlengkapan dan instrumen penting dalam eksperimen kimia guna melakukan pengukuran, pencampuran, pemanasan, penyimpanan zat kimia, dan pengamatan reaksi kimia. Masing-masing alat laboratorium mempunyai nama dan fungsi yang bervariasi.

Mulai dari alat sederhana hingga alat laboratorium yang kompleks perlu diketahui. Ini diperlukan supaya tidak ada kesalahan dalam menggunakan alat-alat laboratorium.

Selain itu, perlu diperhatikan pula penggunaan alat-alat laboratorium secara benar supaya tak terjadi kesalahan dan kerusakan alat. Pengetahuan tentang alat-alat laboratorium, fungsi, dan cara menggunakannya menjadi pengetahuan dasar yang wajib dimiliki oleh tenaga laboratorium, pelajar, dan mahasiswa di bidang IPA.

Kumpulan Alat-Alat Laboratorium IPA Kimia dan Fungsinya

Kumpulan alat-alat laboratorium IPA kimia dan fungsinya perlu dipelajari supaya tak salah menggunakan alat-alat laboratorium. Apalagi ada berbagai keperluan laboratorium yang menggunakan alat-alat.

Jika salah menggunakan alat-alat laboratorium, maka ditakutkan akan terjadi kendala atau masalah ketika melakukan kegiatan di laboratorium. Berikut kumpulan alat-alat laboratorium IPA kimia dan fungsinya:

1. Gelas Beker (Beaker Glass)

Alat lab kimia gelas beker

Alat lab kimia gelas beker . FOTO/iStockphoto

Gelas beker (beaker glass) merupakan salah satu alat laboratorium kimia. Alat satu ini bukanlah alat pengukur, tetapi sebagai tempat larutan dan dapat digunakan untuk memanaskan larutan kimia Selain itu, gelas beker dapat digunakan untuk menguapkan solven/ pelarut.

2. Gelas Ukur

Gelas ukur adalah alat untuk mengukur volume larutan. Mulai dari volume 10 ml hingga 2 liter. Umumnya gelas ukur berbentuk pipa dan terbuat dari bahan plastik (polipropilen) dengan bagian bawah lebar sebagai kaki untuk menjaga kestabilan gelas ukur.

3. Tabung Reaksi

Tabung reaksi termasuk salah satu alat laboratorium kimia. Alat ini terbuat dari kaca atau plastik dengan bentuk sebesar jari tangan manusia. Fungsi tabung reaksi untuk mencampur, menampung, dan memanaskan bahan-bahan kimia cair atau padat.

4. Labu Ukur

Alat lab kimia labu ukur
Alat lab kimia labu ukur . FOTO/iStockphoto

Labu ukur disebut juga dengan labu takar adalah alat laboratorium yang digunakan untuk mengencerkan larutan hingga volume tertentu. Alat ini terbuat dari bahan kaca dan bentuknya mirip labu.

5. Labu Erlenmeyer

Erlenmeyer merupakan jenis labu laboratorium dengan bentuk kerucut dan leher silinder. Bagian dasarnya berbentuk datar. Alat ini berfungsi untuk mencampur, mengukur dan menyimpan cairan.

6. Pipet Tetes

Pipet tetes digunakan untuk memindahkan volume cairan yang sudah terukur. Alat ini terdiri dari beberapa jenis dengan bentuk dan fungsi yang berbeda. Beberapa jenisnya, yakni pipet tetes, pipet ukur, dan pipet volume.

7. Pipet Ukur

Pipet ukur termasuk alat laboratorium yang berfungsi untuk memindahkan larutan secara terukur sesuai volume. Bagian pipet ini terdapat skala yang menginformasikan volume. Ukuran volume terbesar dari pipet ukur ialah 50 ml.

8. Pipet Gondok

Pipet gondok atau pipet volume termasuk alat laboratorium. Ukurannya lebih besar dibandingkan pipet tetes. Fungsi pipet ini mampu memindahkan cairan dari wadah ke wadah.

9. Kaki Tiga

Alat lab kimia kaki tiga
Alat lab kimia kaki tiga. FOTO/iStockphoto

Kaki tiga termasuk salah satu alat laboratorium. Dinamakan kaki tiga karena mempunyai tiga kaki yang berfungsi sebagai penyangga ring. Kaki tiga berfungsi sebagai penahan kawat kasa dan penyangga saat proses pemanasan berlangsung.

10. Rak Tabung Reaksi

Alat laboratorium kimia selanjutnya adalah rak tabung reaksi. Umumnya bahan rak tabung reaksi terbuat dari kayu. Terdapat 12 lubang di dalamnya dengan 12 cekungan di bagian bawah untuk menyimpan tabung reaksi.

11. Penjepit Tabung Reaksi

Penjepit tabung reaksi menjadi salah satu alat laboratorium kimia. Bahan alat ini dari kayu. Kegunaannya untuk menjepit tabung reaksi saat proses pemanasan berlangsung. Alat ini juga digunakan mengambil kertas saring dan benda lab lain saat dalam keadaan panas.

12. Plat Tetes

Alat laboratorium berikutnya adalah plat tetes. Fungsi plat tetes untuk menguji keasaman suatu larutan atau mereaksikan larutan. Plat tetes terbuat dari bahan porselen dan secara umum tersedia dalam jumlah 6, 12 dan 16 lubang tetes.

13. Mortal dan Pestle

Mortal dan pestle termasuk salah satu alat laboratorium. Fungsinya untuk menghancurkan atau menghaluskan suatu bahan atau zat yang masih bersifat padat atau kristal. Mortal dan pestle dikenal dengan lesung dan alu.

14. Kawat Kasa

Kawat kasa merupakan bagian dari alat laboratorium. Alat ini berfungsi untuk menahan beaker atau labu saat proses pemanasan menggunakan bunsen atau pemanas spiritus.

15. Corong Pisah

Alat lab kimia corong pisah

Alat lab kimia corong pisah. FOTO/iStockphoto

Corong pisah termasuk salah satu alat laboratorium kimia. Bentuknya kerucut dengan tutup setengah bola. Alat ini biasanya digunakan dalam proses ekstraksi cair, yakni proses memisahkan komponen fase pelarut dengan densitas berbeda.

16. Batang Pengaduk

Batang pengaduk merupakan alat laboratorium yang digunakan untuk mencampur cairan dengan bahan kimia. Umumnya batang pengaduk terbuat dari kaca pejal, borosilikat (pyrex). Fungsi batang pengaduk untuk membantu dekantasi larutan, menginduksi kristalisasi, dan memecahkan emulsi pada suatu ekstraksi.

17. Gelas Kaca atau Gelas Arloji

Gelas kaca atau gelas arloji merupakan alat laboratorium yang memiliki beragam diameter. Terdapat beberapa fungsi gelas kaca, yakni sebagai penutup gelas kimia saat proses pemanasan sampel, sebagai tempat mengeringkan padatan dalam desikator, dan lain-lain.

18. Labu Destilasi

Labu destilasi merupakan alat laboratorium yang berfungsi untuk memisahkan larutan ke dalam masing-masing komponennya. Selain itu, labu destilasi juga digunakan menampung zat-zat terutama zat yang punya titik lebih tinggi saat proses destilasi.

19. Kondensor

Kondensor merupakan alat laboratorium yang berfungsi mendinginkan cairan panas dan mengembunkan uap. Bentuknya beragam, seperti condesorgraham, Vigreux kolom, condesor dimroth (spiral), condesor Liebig (lurus), dan condesor Allihn (bulat).

20. Spatula Plastik dan Logam

Spatula plastik dan logam termasuk alat laboratorium kimia. Dua jenis spatula ini digunakan untuk mengambil bahan kimia bentuk padatan atau kristal. Zat yang bereaksi pada logam menggunakan spatula plastik, sedangkan zat yang tidak bereaksi pada logam menggunakan spatula logam.

21. Buret

Buret merupakan alat berbentuk silindris memanjang yang digunakan untuk titrasi dengan presisi tinggi. Alat ini juga bisa digunakan untuk mengukur volume suatu larutan.

22. Filler

Filler adalah alat lab kimia yang digunakan untuk menyedot larutan. Biasanya alat ini dipasanag pada pangkal pipet.

23. Pembakar Bunsen

Alat selanjutnya adalah pembakar bunsen yang berfungsi untuk proses pemanasan, pembakaran, dan sterilisasi jarum ose atau lainnya. Pembakar bunsen dapat menghasilkan nyala api gas tunggal terbuka.

24. Pembakar Spiritus

Pembakar spiritus merupakan salah satu alat lab kimia yang berfungsi untuk memanasi larutan. Selain itu, pembakar spiritus juga dapat digunakan untuk membakar zat proses percobaan kimia.

25. Desikator

Desikator merupakan alat kimia yang berfungsi untuk menyimpan sampel bebas air. Bentuk alat ini seperti panci dua susun dengan bagian penutup yang dilapisi vaseline sehingga alat ini sulit dibuka dalam keadaan dingin.

Informasi tentang alat-alat laboratorium kimia dan fungsinya sangat penting diketahui, terutama oleh mahasiswa atau pekerja yang bersinggungan dengan laboratorium kimia. Pastikan jangan sampai salah mengenali alat-alat lab kimia dan kegunaannya.

Baca juga artikel terkait KIMIA atau tulisan lainnya dari Nurul Azizah

tirto.id - Edusains
Kontributor: Nurul Azizah
Penulis: Nurul Azizah
Editor: Nurul Azizah & Yulaika Ramadhani