Menuju konten utama

Kumpulan Ide Materi MPLS Kelas 1 SD yang Menarik

Kumpulan ide materi MPLS SD kelas 1 yang menarik dapat menjadi referensi bagi para panitia pelaksana. Berikut ini sejumlah 10 contoh materi MPLS kelas 1 SD.

Kumpulan Ide Materi MPLS Kelas 1 SD yang Menarik
Ilustrasi pelaksanaan MPLS jenjang SD. Adapun materi MPLS SD kelas 1 menjadi referensi yang dibutuhkan oleh panitianya. ANTARA FOTO/Arnas Padda/Spt.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Materi MPLS SD kelas 1 menjadi bahasan-bahasan utama selama kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Apa saja materi MPLS kelas 1 SD yang cocok untuk mengisi agenda pada beberapa hari pertama tahun ajaran baru?

Untuk menyambut para siswa baru, guru dan panitia MPLS perlu merancang kegiatan yang tidak hanya informatif. Akan tetapi, kegiatan perlu mengutamakan prinsip yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.

Materi MPLS SD kelas 1 sebaiknya mengemas hal-hal yang menarik seperti permainan edukatif, bernyanyi, maupun menari. Tujuannya adalah agar anak-anak bisa belajar mengenali lingkungan sekolah, aturan dasar, guru dan teman-teman barunya.

10 Materi MPLS Kelas 1 SD yang Menarik

MPLS bagi siswa kelas 1 SD sebaiknya juga melibatkan kegiatan yang mengasah keterampilan dasar seperti mendengarkan, mengikuti instruksi, dan berinteraksi dengan teman.

Dalam menyusun materi MPLS untuk siswa kelas 1 SD, hal yang paling utama adalah menciptakan pengalaman menyenangkan. Dengan begitu, siswa-siswi akan merasa aman di lingkungan yang baru.

Adapun anak-anak jenjang awal sekolah dasar memiliki kecenderungan cepat bosan jika hanya duduk diam dan mendengarkan. Oleh karena itu, penyampaian informasi harus menyesuaikan dengan gaya belajar anak yang lebih aktif, imajinatif, dan penuh ingin rasa tahu.

MPLS pun bukan hanya menjadi ajang pengenalan, tetapi juga menjadi awal yang menyenangkan untuk mencintai sekolah. Berikut contoh materi MPLS SD kelas 1 yang menarik:

1. Mengenal Lingkungan Sekolah Siswa

Siswa akan mengenal lingkungan sekolah, mulai dari ruang kelas, perpustakaan, toilet, kantin, ruang guru, lapangan, dan lainnya. Contoh kegiatannya adalah tur keliling sekolah bersama guru, tebak nama tempat di sekolah dengan gambar, dan permainan "Cari dan Temukan" di area sekolah.

2. Mengenal Guru dan Teman

Siswa bisa mengenal guru-guru dan teman-teman sekelasnya agar merasa nyaman dan aman. Contoh kegiatannya seperti perkenalan nama dan hobi di depan kelas, permainan "Tebak Teman", dan bernyanyi lagu "Nama Saya" bersama-sama.

3. Tata Tertib Sekolah

Siswa akan mengenal sejumlah aturan sederhana di sekolah seperti berpamitan, tidak berlari di lorong, menjaga kebersihan, dan lainnya. Contoh kegiatannya meliputi menonton video pendek tentang aturan sekolah, bermain peran: "Apa yang Harus Dilakukan?", dan membuat poster "Aturan Sekolahku".

4. Belajar Hidup Bersih dan Sehat

Siswa mendapatkan pengajaran tentang kebiasaan baik seperti mencuci tangan, buang sampah, menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Contoh kegiatannya adalah praktik mencuci tangan dengan benar, membuat jadwal kebersihan kelas, dan cerita bergambar: "Si Bersih dan Si Kuman".

5. Menjaga Keselamatan Diri di Sekolah

Siswa mempelajari tentang cara menjaga diri, mengenali bahaya, dan mengetahui siapa yang bisa dimintai tolong. Contoh kegiatannya meliputi bermain peran: "Jika Terpisah dari Guru", poster "Tempat Aman dan Tidak Aman", dan cerita pendek "Aku Tahu Cara Menjaga Diri".

6. Etika dan Sopan Santun

Siswa akan mengenal pentingnya menyapa, berterima kasih, meminta maaf, dan mendengarkan guru. Contoh kegiatannya yaitu latihan sapaan pagi dan salam, melakonkan drama mini "Si Sopan dan Si Kasar", dan menyanyikan lagu anak: "Terima Kasih dan Maaf".

7. Cinta Tanah Air dan Lagu Nasional

Memperkenalkan lagu nasional, bendera merah putih, dan semangat cinta Indonesia sejak dini. Contoh kegiatannya adalah menyanyikan lagu "Indonesia Raya" dan "Hari Merdeka", mewarnai bendera Indonesia, dan menceritakan kisah pendek tentang pahlawan nasional.

8. Belajar Antre dan Berbagi

Memperkenalkan pentingnya bersabar dalam antrean dan berbagi kepada teman dapat membentuk karakter sosial yang baik. Contoh kegiatan ini mencakup bermain antre masuk kelas dan toilet, bermain drama "Aku Mau Berbagi", dan memberi stiker pada teman yang berbagi.

9. Mengenal Simbol Sekolah (Seragam, Lambang, Lagu Mars)

Memperkenalkan arti seragam, logo sekolah, dan lagu mars sekolah sebagai simbol identitas. Contoh kegiatannya yakni menebak warna seragam melalui gambar, mewarnai logo sekolah, dan menyanyikan mars sekolah bersama guru.

10. Aktivitas Fisik dan Motorik Halus

Kegiatan menyenangkan seperti bermain, menyanyi, menari, melipat kertas untuk melatih motorik dan relaksasi. Contoh kegiatannya berupa senam pagi bersama, lomba kecil melipat kertas, dan bermain games gerakan "ikuti aku".

Kapan MPLS Dimulai?

Kegiatan MPLS di seluruh wilayah Indonesia berlangsung pada hari Senin minggu kedua bulan Juli saban tahun. Waktu ini bertepatan dengan hari pertama sekolah di tahun ajaran baru.

Adapun jadwal rinci mengenai kegiatan MPLS menyesuaikan dengan kebijakan dinas pendidikan daerah dan instansi pendidikan terkait. Siswa pun perlu mengecek informasi jadwalnya secara lengkap ke pihak sekolah masing-masing.

Selain sebagai ajang pengenalan lingkungan sekolah, MPLS juga menjadi  sarana untuk membangun kedekatan antara siswa dengan guru. Lalu, membangun kebiasaan dan karakter positif di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Pastikan juga untuk membaca beberapa artikel aktual yang membahas tentang MPLS di sini.

Informasi MPLS Terbaru

Baca juga artikel terkait MPLS atau tulisan lainnya dari Dewi Sekar Pambayun

tirto.id - Edusains
Kontributor: Dewi Sekar Pambayun
Penulis: Dewi Sekar Pambayun
Editor: Indyra Yasmin
Penyelaras: Yuda Prinada