Menuju konten utama

Video Kisah Siswa SR Ditayangkan di Acara Hari Bhayangkara Ke-80

Video kisah siswa Sekolah Rakyat, M. Fikri Ibrahim, menegaskan pentingnya akses pendidikan sebagai salah satu sarana pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Video Kisah Siswa SR Ditayangkan di Acara Hari Bhayangkara Ke-80
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menghadiri upacara dan syukuran Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 di Lapangan Nagara Janottama, Satlat Brimob Korbrimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026). FOTO/dok.Kemensos
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Upacara dan syukuran peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026 digelar di Lapangan Nagara Janottama, Satlat Brimob Korbrimob Polri, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).

Peringatan yang mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat" tersebut dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang didampingi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ikut menghadiri acara tersebut dan menyampaikan ucapan selamat sekaligus terima kasih kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

"Selamat hari Bhayangkara ke-80 untuk Pak Kapolri dan semua jajarannya, kami ingin berterima kasih atas dedikasi teman-teman dari kepolisian, salah satunya banyak membantu kami di lapangan bersama TNI dalam rangka penguatan kedisiplinan siswa Sekolah Rakyat," kata Gus Ipul dalam keterangannya.

Rangkaian acara peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Bogor diawali dengan penampilan pasukan dari tujuh resimen yang memasuki lapangan sambil mengumandangkan yel-yel. Acara juga disemarakkan dengan lomba yel-yel untuk memperkuat kekompakan personel yang diikuti oleh jajaran sejumlah kepolisian daerah.

Menariknya, acara tersebut dilanjutkan dengan penayangan video yang mengangkat kisah salah seorang siswa Sekolah Rakyat bernama M. Fikri Ibrahim. Bocah berusia enam tahun itu kini menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 4 Sumedang.

Berbeda dari anak-anak seusianya yang mempunyai banyak waktu bermain maupun belajar, Fikri sempat harus memulung dan mengumpulkan botol bekas untuk dijual demi memenuhi kebutuhan hidup.

Video yang menayangkan keseharian Fikri mencari barang bekas di jalanan sempat viral beberapa waktu lalu dan menarik perhatian publik.

Kini Fikri tak lagi memulung, hidupnya berubah sejak bergabung di Sekolah Rakyat. Ia pun bisa mengenakan seragam sekolah yang bersih. Setelah tinggal di asrama, pola makannya lebih teratur dan bergizi.

Fikri sekarang juga dapat belajar dengan tenang di lingkungan yang mendukung di bawah pendampingan para guru Sekolah Rakyat.

Kisahnya menjadi bukti masih banyak anak dari keluarga miskin yang membutuhkan akses pendidikan. Sebagian dari mereka kini telah menerima manfaat program Sekolah Rakyat.

Perjalanan mereka menegaskan bahwa pendidikan dapat menjadi sarana memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengatakan kemiskinan masih menjadi tantangan besar yang dihadapi Indonesia.

"Rakyat kita masih menderita kemiskinan dan kemiskinan ini adalah akibat langsung dari korupsi, dari penyelundupan, dan dari kegiatan-kegiatan ekonomi ilegal," kata Presiden.

Prabowo juga menegaskan penegakan hukum harus dilakukan terhadap berbagai bentuk penyimpangan tanpa pandang bulu. Menurutnya, hukum harus dihormati, dijunjung tinggi, serta menjadi pelindung bagi masyarakat.

"Tidak boleh ada penyalahgunaan wewenang, dan tidak boleh ada siapa pun yang kebal terhadap hukum. Saya tekankan kembali, rakyat paling lemah harus mendapat perlindungan, masyarakat yang mencari kebenaran dan keadilan harus dilayani," katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Presiden Ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo, Wakil Presiden Ke-10 Republik Indonesia Muhammad Jusuf Kalla, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Ketua Mahkamah Agung Sunarto, pimpinan tinggi lembaga negara, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, serta para pemangku kepentingan terkait lainnya.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis