tirto.id - Rusia menjadi negara yang paling parah terkena dampak gempa besar 8,7 skala Richter sejauh ini, dengan beberapa kerusakan terjadi di dekat episentrum gempa di Kamchatka.
Rekaman video menunjukkan sebuah taman kanak-kanak yang rusak di daerah tersebut, serta gelombang yang menyapu daratan di kota pelabuhan di dekatnya. Ada juga laporan gelombang setinggi empat meter di wilayah terpencil tersebut.
New images from the Russian far east town of Severo-Kurilsk after tsunami flooding began to recede this afternoon.
β OSINTtechnical (@Osinttechnical) July 30, 2025
The port was completely inundated, with heavy damage reported. pic.twitter.com/AIt26QWVjf
Kondisi Rusia Saat Ini
Heavy tsunami flooding seen along the Russian Pacific coast this afternoon.
β OSINTtechnical (@Osinttechnical) July 30, 2025
Seen here, port facilities in the town of Severo-Kurilsk sit underwater after the first tsunami wave hit. pic.twitter.com/u7et6UpaxK
"Tsunami membanjiri sebagian kota pelabuhan Severo-Kurilsk ... Penduduk telah dievakuasi," kata Kementerian dalam sebuah pernyataan, dikutip The Guardian.
Sebuah video yang diunggah di media sosial Rusia tampak memperlihatkan bangunan-bangunan di kota itu terendam air laut.
Hingga Rabu (30/7) pukul 10.45 WIB, pejabat setempat belum melaporkan adanya cedera serius.
Menteri Kesehatan Rusia, Oleg Melnikov, mengatakan beberapa orang terluka saat berlarian menyelamatkan diri. Namun, ia mengatakan semua pasien "saat ini dalam kondisi memuaskan, dan sejauh ini tidak ada laporan cedera serius".
Kondisi Jepang Saat Ini
π―π΅ππΉ β Rekaman NHK menunjukkan gelombang tsunami kecil yang terlihat naik ke sungai di Pantai KujΕ«kuri di Prefektur Chiba, Jepang Timur. pic.twitter.com/PWscRRlNKj
β Narasi (@Narasi_winda) July 30, 2025
Di tempat lain, gelombang tsunami pertama berukuran 20 cm hingga 40 cm (7,8 hingga 15,7 inci), tetapi otoritas Jepang mengatakan gelombang kedua dan ketiga bisa lebih besar.
NHK World sebelumnya memperingatkan bahwa gelombang tsunami lebih kuat daripada gelombang biasa, dan gelombang setinggi 50 cm dapat membawa kekuatan hingga 200 kg (440 lbs).
Staf di PLTN Fukushima yang berada di timur laut Jepang telah dievakuasi di tengah peringatan tsunami yang dikeluarkan di seluruh negeri.
"Kami telah mengevakuasi semua pekerja dan karyawan di PLTN Fukushima Daiichi," kata juru bicara operator PLTN Tokyo Electric Power Company (TEPCO) kepada kantor berita AFP, seraya menambahkan "tidak ada kelainan" yang teramati di lokasi tersebut.
Fukushima mengalami kelumpuhan pada tahun 2011 setelah gempa bumi berkekuatan 9 skala Richter melanda lepas pantai timur laut Jepang.
Gempa tersebut memicu tsunami dahsyat yang melumpuhkan sistem kelistrikan dan pendingin di PLTN tersebut, yang mengakibatkan kelumpuhan tiga dari enam reaktor PLTN dan menyebabkan kecelakaan nuklir terburuk di negara itu.
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id

































