Menuju konten utama

Update Banjir Bandang di Pakistan: Ratusan Orang Tewas & Hilang

Pakistan dalam proses pemulihan usai banjir bandang yang menewaskan ratusan orang di wilayah utara dan barat laut.

Update Banjir Bandang di Pakistan: Ratusan Orang Tewas & Hilang
Warga berjalan di jalan yang terendam banjir dengan sebagian kendaraan terendam setelah hujan monsun, di Karachi, Pakistan, 19 Agustus 2025. REUTERS/Imran Ali

tirto.id - Pakistan pada Selasa (19/8/2025) terpantau tengah berupaya memulihkan kondisi usai banjir bandang yang menewaskan ratusan orang di wilayah utara dan barat laut.

Sekitar 70 persen layanan listrik telah kembali beroperasi, sementara jalan-jalan utama yang sebelumnya terputus sudah dibuka kembali. Meski hujan monsun masih terus mengguyur sejumlah daerah, termasuk kota pelabuhan Karachi, aktivitas masyarakat mulai berjalan kembali di wilayah terdampak.

Militer dikerahkan untuk memberikan bantuan medis dan logistik ke daerah-daerah terpencil yang terisolasi. Namun, keluhan warga soal minimnya peringatan dini dan lambatnya bantuan pemerintah masih menjadi sorotan.

Perdana Menteri Shehbaz Sharif memerintahkan percepatan penanganan bencana di Buner. Tim penyelamat terus berusaha menemukan ratusan warga yang masih hilang di tengah kondisi cuaca yang belum stabil.

Update Kondisi Banjir Bandang Pakistan Hari Ini

Karachi, Pakistan kini dalam keadaan darurat setelah banjir bandang yang disebabkan hujan lebat sejak Jumat (15/8/2025).

Hujan deras membuat jalan-jalan utama terendam air setinggi pinggang, memaksa banyak warga terjebak saat pulang kerja dan sekolah. Kota dengan populasi lebih dari 20 juta jiwa ini menghadapi tantangan besar dalam menjaga kelangsungan aktivitas sehari-hari.

Juru bicara Sindh Rescue 1122, Hassaan Khan, mengungkapkan, “Sayangnya, tujuh orang telah meninggal dunia dalam insiden terkait hujan yang terpisah, empat di Gulistan-e-Jauhar setelah dinding rumah runtuh, satu anak dalam runtuhnya dinding di Orangi, dan dua akibat kesetrum di Karachi Utara dan Defense," sebagaimana dilansir Arabnews pada Rabu (20/8/2025).

Angka kematian ini menjadi pengingat betapa rentannya infrastruktur kota terhadap hujan deras. Sementara itu, pemerintah setempat menetapkan penutupan semua sekolah dan perguruan tinggi untuk menghindari risiko kecelakaan.

Walikota Karachi resmi mengumumkan keadaan darurat hujan dan membentuk satuan tugas untuk mengoordinasikan penanganan bencana. Regu pemadam kebakaran dan tim pencarian serta penyelamatan perkotaan terus bekerja tanpa henti untuk mengevakuasi warga dan mengatasi dampak banjir.

Al Jazeera mewartakan bahwa di wilayah utara dan barat laut Pakistan, pemulihan pasca banjir juga terus berlanjut dengan pembukaan jalan dan pemulihan listrik yang mencapai 70 persen.

Menteri Informasi Attaullah Tarar menyatakan sebagian besar jalan sudah bersih sehingga pasokan makanan dan kebutuhan pokok mulai lancar didistribusikan. Namun, tantangan tetap ada karena banyak daerah masih terisolasi dan cuaca belum sepenuhnya membaik.

Pasukan militer dikerahkan untuk membantu perawatan medis dan pengiriman logistik ke wilayah terpencil yang terputus akibat tanah longsor dan banjir.

Juru bicara militer, Ahmed Sharif, menegaskan bahwa dokter militer aktif merawat penyintas dan para insinyur memperbaiki infrastruktur yang rusak. Bantuan udara dengan helikopter menjadi jalur vital untuk menjangkau komunitas yang paling terdampak.

Meskipun pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah tanggap darurat, warga di beberapa daerah masih mengeluhkan keterlambatan bantuan dan kurangnya peringatan dini.

Warga desa di distrik Buner mengungkapkan kekecewaan karena tidak adanya pengumuman melalui pengeras suara masjid sebelum banjir datang. Pemerintah mengklaim bahwa hujan deras dan banjir terjadi terlalu cepat untuk memberikan peringatan yang memadai.

Tim penyelamat masih giat mencari sekitar 150 orang yang hilang, terutama di Buner yang menjadi salah satu episentrum bencana.

Curah hujan yang tinggi dan fenomena awan pecah menyulitkan operasi pencarian dan evakuasi. Namun, koordinasi antara berbagai lembaga terus diperkuat demi mempercepat proses penyelamatan.

Informasi terbaru tentang banjir Pakistan dan daerah lain dapat dilihat melalui tautan sebagai berikut:

Kumpulan Artikel tentang Banjir

Baca juga artikel terkait INTERNASIONAL atau tulisan lainnya dari Satrio Dwi Haryono

tirto.id - Flash News
Kontributor: Satrio Dwi Haryono
Penulis: Satrio Dwi Haryono
Editor: Syamsul Dwi Maarif