Menuju konten utama

Gempa Turki Hari Ini Magnitudo 6,1 & Jumlah Korban Terbaru

Laporan lengkap gempa Turki hari ini (10/8/2025) magnitudo 6,1 dan jumlah korban terbaru.

Gempa Turki Hari Ini Magnitudo 6,1 & Jumlah Korban Terbaru
Ilustrasi Seismografi. Getty Images/iStockphoto

tirto.id - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Provinsi Balikesir, di barat laut Turki, pada Minggu (10/8/2025) pukul 19.53 waktu setempat. Cek info lengkap gempa Turki hari ini magnitudo 6,1 dan jumlah korban terbaru.

Berdasarkan data terbaru Kementerian Dalam Negeri Turki yang dilaporkan The Associated Press, gempa tersebut menyebabkan 16 bangunan runtuh. Sebagian besar bangunan tidak berpenghuni.

Sementara itu, terjadi beberapa gempa susulan setelah gempa utama berdasarkan laporan terbaru Badan Penanggulangan Bencana dan Darurat Turki.

Upadate Gempa Turki Hari Ini

Menurut laporan Reuters, Pusat Penelitian Geosains Jerman (GFZ) mencatat episentrum gempa Turki hari Minggu (10/8/2025) berada di kota Sindirgi dengan kedalaman 10 Km. Gempa tersebut terasa di beberapa provinsi, termasuk kota Istanbul yang berjarak 200 kilometer atau 125 mil dari pusat gempa.

Akibat gempa tersebut, total 16 bangunan dilaporakan runtuh. Sebagian bangunan tersebut terbengkalai dan tidak terpakai. Sementara dua menara masjid juga runtuh.

Kemudian, gempa tersebut menewaskan seorang wanita lanjut usia, tak lama setelah ditarik keluar dari reruntuhan bangunan yang runtuh di Sindirgi.

“Seorang perempuan lanjut usia meninggal dunia tak lama setelah diselamatkan hidup-hidup dari reruntuhan bangunan yang runtuh di Sindirgi,” ujar Ali Yerlikaya kepada The Associated Press pada Senin (11/8/2028).

Selain itu, empat orang lainnya berhasil diselamatkan dari bangunan tersebut. Sementara tim penyelamat berusaha menyelamatkan dua orang lainnya dari bangunan tersebut. Secara keseluruhan, terdapat 29 orang terluka dengan kondisi luka yang tidak serius.

Per Senin, 11 Agustus 2025, otoritas terkait mengonfirmasi operasi pencarian dan penyelamatan kini telah selesai dan tidak ada tanda-tanda kerusakan serius atau korban jiwa tambahan, mengutip laporan Reuters.

Sementara itu, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengeluarkan pernyataan yang mendoakan pemulihan yang cepat bagi semua warga yang terdampak.

“Semoga Tuhan melindungi negara kita dari segala jenis bencana,” tulisnya di X, mengutip laporan PBS News.

Badan Penanggulangan Bencana dan Darurat Turki mencatat gempa bumi tersebut diikuti oleh beberapa gempa susulan, termasuk satu gempa berkekuatan 4,6. Tak hanya, pihak terkait juga mengimbau warga untuk tidak memasuki bangunan yang rusak.

Turki berada jalur gempa yang termasuk paling aktif di dunia, terutama karena adanya dua patahan di Lempeng Anatolia.

Kedua patahan itu adalah Patahan Anatolia Utara yang membentang antara Lempeng Anatolia dan Lempeng Eurasia di sebelah utara daratan Turki, dan Patahan Anatolia Timur yang membentang di sepanjang Lempeng Arab hingga bagian tenggara Turki. Pergerakan di Patahan ini dinilai kerap menjadi pemicu gempa bumi.

Baca juga artikel terkait INTERNASIONAL atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo