Tirto Memenangkan SOPA Award 2020 untuk Kolaborasi Nama Baik Kampus

Oleh: Fahri Salam - 28 Agustus 2020
Dibaca Normal 1 menit
Liputan kolaborasi 'Nama Baik Kampus' memenangkan SOPA Award 2020 untuk kategori jurnalisme pelayanan publik.
tirto.id - Liputan kolaborasi Tirto mengenai kekerasan seksual di kampus memenangkan SOPA Award 2020 untuk kategori ‘Public Service Journalism’. Penghargaan ini diumumkan pada Rabu malam (26/8) secara virtual. SOPA adalah perhimpunan penerbit se-Asia yang berbasis di Hong Kong.

Kolaborasi #NamaBaikKampus dikerjakan selama 2019 oleh Tirto, The Jakarta Post, VICE Indonesia dan BBC Indonesia. Ia mengungkap berbagai dugaan kejahatan seksual di perguruan tinggi di Indonesia. Kolaborasi memulai laporannya mengenai kasus Agni, nama samaran untuk penyintas kekerasan seksual di Universitas Gadjah Mada. BBC Indonesia belakangan mengundurkan diri dari proyek liputan ini.

Laporan ini juga mengumpulkan testimoni dari 174 penyintas dari 79 kampus, baik negeri maupun swasta, dari 29 kota di seluruh Indonesia.


Ada lima wartawan Tirto yang terlibat dalam proyek kolaborasi ini: Aulia Adam, Dipna Videlia Putsanra, Fahri Salam, Irwan Agus Syambudi, dan Wan Ulfa Nur Zuhra.

Pendapat juri SOPA Award menyebut seri laporan #NamaBaikKampus memenuhi semua unsur pelayanan publik.

“Ia menjangkau para penyintas, menggambarkan skala akut masalahnya, dan memantik perbincangan publik,” tulisnya.

“Yang menghentak bagi saya adalah ini upaya kolaboratif antarmedia—mereka tidak berkompetisi melainkan saling mendukung.”

Lewat reportase mendalam dan investigatif, para jurnalis dalam kolaborasi mengangkat kejahatan seksual yang tersembunyi tapi meluas di kampus-kampus, demikian komentar juri. Mereka menyajikannya dalam artikel dan video dokumenter, dalam bahasa Inggris dan Indonesia, laporan mereka adalah “karya teladan dalam tradisi terbaik jurnalisme pelayanan publik.”

Penghargaan SOPA untuk kategori yang sama pada 2019 dimenangkan oleh Reuters mengenai kekejaman pemerintah Myanmar dan serdadu dan paramiliternya terhadap muslim Rohingya di Negara Bagian Rakhine.

Liputan kolaborasi #NamaBaikKampus juga memenangkan Tasrif Award 2020 pada awal Agustus lalu, yang diberikan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI), karena dianggap memenuhi kriteria melayani hak publik atas informasi; mengefektifkan fungsi pers sebagai lembaga kontrol sosial; dan mengungkap problem ketidakadilan yang tersembunyi dan disembunyikan.


Pemimpin redaksi Tirto.id Sapto Anggoro berkata penghargaan dari SOPA ini mengkonfirmasi segala upaya menjaga kualitas jurnalistik dengan cara apa pun, termasuk kolaborasi dengan empat media ini, tetap menjadi harapan insan media, untuk kapan pun.

“Sekali lagi terima kasih teman-teman dari The Jakarta Post, VICE Indonesia, BBC Indonesia, yang telah bekerja keras mewujudkan laporan yang bagus, presisi, dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Sapto.

Aulia Adam, jurnalis yang terlibat proyek ini, mengucapkan terima kasih kepada para penyintas yang berani bersuara untuk tim kolaborasi.

“Makasih banget buat kalian, pahlawan di cerita ini,” ujarnya.


Baca juga artikel terkait KEKERASAN SEKSUAL DI KAMPUS atau tulisan menarik lainnya Fahri Salam
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Fahri Salam
Editor: Nurul Qomariyah Pramisti
DarkLight