Indeks Tulisan

Siapa, Bagaimana, dan di Mana Farhan Tewas pada Kerusuhan 22 Mei?
Farhan Syafero, salah satu korban tewas dalam Aksi 22 Mei 2019, tertembak di bagian tulang belikat sebelah kiri.

Arnold Ap dan Mambesak Menyanyikan Hati Nurani Tanah Papua
Antropolog dan musisi ini ditembak mati oleh Kopassus pada 1984 karena dicurigai telah membangkitkan ‘nasionalisme Papua’.

Tirto Memenangkan SOPA Award 2020 untuk Kolaborasi Nama Baik Kampus
Liputan kolaborasi 'Nama Baik Kampus' memenangkan SOPA Award 2020 untuk kategori jurnalisme pelayanan publik.

Sosiolog Dr. Arief Budiman Meninggal Dunia
Dr. Arief Budiman (1941-2020) adalah aktivis, sosiolog, penulis dan intelektual publik, yang berjasa mengenalkan pemikiran kritis di masa Orde Baru.

Jokowi, Prabowo, dan Wiranto: Di Mana Mereka yang Hilang?
Jokowi menghilangkan ke-13 orang hilang untuk kedua kalinya setelah merangkul Prabowo ke dalam pemerintahan.

Laporan Terbaik Tirto di Tahun Protes 2019 adalah Proyek Kolaborasi
Beberapa topik: Buku merah. Brutalitas polisi. Pelecehan seksual di kampus. Skandal Jiwasraya. Kontroversi dokter Terawan.

Lukas Enembe: Akar Masalah Politik Papua Harus Diselesaikan
Gubernur Papua Lukas Enembe berkata siklus kekerasan di Papua akan melahirkan generasi baru yang membawa dendam.

Api dan Tembakan dalam Kerusuhan Wamena
10 kantor, 351 ruko, 150 motor, 100 mobil, 27 rumah, dan sebuah pasar dibakar dalam peristiwa yang mengguncang penduduk Lembah Baliem.

Gereja Papua Menyelamatkan Pendatang: 'Setiap Orang adalah Nayak'
Pada peristiwa amuk mengagetkan penduduk Wamena, setiap tangan orang baik membantu setiap orang lemah—sisi kemanusiaan pada 23 September.

Kematian Orang Papua dalam Peristiwa Wamena
Ketika amuk anti-rasisme merenggut nyawa manusia.
Masuk tirto.id







