Menuju konten utama

Tidak Benar Video Indonesia Berlakukan Wajib Militer

Di TikTok dan Youtube, beberapa akun membagikan klip singkat yang menunjukkan video serupa dengan keterangan seleksi rekrutmen TNI/Polri.

Tidak Benar Video Indonesia Berlakukan Wajib Militer
Periksa Fakta Indonesia Wamil. tirto.id/Fuad
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Di tengah ramainya narasi soal ancaman perang dunia ketiga buntut dari konflik antara Israel, Iran, dan Amerika Serikat (AS), mencuat video yang mengklaim bahwa Indonesia memberlakukan wajib militer (wamil) bagi rakyatnya. Klip ini salah satunya disebarkan oleh akun TikTok bernama “abdulkhalik_10” (arsip).

Akun tersebut memperlihatkan rekaman deretan laki-laki berambut cepak sedang berjalan membawa koper dan ransel. Mereka tampak seragam mengenakan kemeja putih dan celana hitam dan tengah melintasi sebuah lapangan.

Perang dunia ke-3 resmi diumumkan dan Indonesia mewajibkan setiap warga harus mengikuti wajib militer,” begitu bunyi keterangan tertulis di bagian atas video. Kemudian di bagian tengah juga terdapat tulisan casis (calon siswa) veteran.

Periksa Fakta Indonesia Wamil

Periksa Fakta Indonesia Wamil. foto/hotline periksa fakta tirto

Sejak diunggah pada Jumat (27/6/2025) hingga Rabu (23/7/2025), video ini sudah dibagikan sebanyak 32 kali dan disimpan oleh 18 orang. Reaksi klipnya pun tidak sedikit, yakni berupa 250 likes dan 37 komentar.

Beberapa pengguna TikTok kompak memberi emoji tertawa, tetapi ada juga yang mengatakan enggan ikut wamil. Selain itu ada pula yang berceletuk “untuk apa mengorbankan nyawa saya, toh negara saja tidak memperhatikan nasib rakyatnya”.

Lantas, bagaimana faktanya?

Penelusuran Fakta

Tim Riset Tirto mencoba mencari konteks asli video dengan melakukan pencarian di YouTube. Usai mengetik kata kunci “casis” di kolom pencarian, kami menemukan beberapa shorts serupa dengan keterangan seleksi rekrutmen TNI/Polri.

Meski tak sama persis, sejumlah video memperlihatkan adanya kesamaan pakaian dan barang bawaan para casis. Kanal YouTube @ARMYCHANNEL-g3o misalnya, membagikan klip dengan keterangan “Casis Bintara TNI AD yang lulus setelah panthukir atau penilaian panitia penentu akhir.

Sementara di TikTok, akun dengan nama Bunda Ana juga mengunggah video laki-laki berkemeja putih dan membawa tas dengan tagar #27juni2025 #tamtamatniad #pantohir2025 #cata #casistniad #jember #arekpasuruanjawatimur. Tagar waktu yang disematkan itu sama dengan tanggal unggah akun "abdulkhalik_10".

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, telah menyatakan bahwa di Indonesia tidak ada wajib militer. Dengan begitu, narasi yang disebarkan tidak benar.

“Narasi video itu hoax, tidak ada wajib militer di Indonesia,” kata Kristomei Sianturi, dinukil dari Tempo, Kamis (17/7/2025). Kendati tak bisa memastikan konteks asli video, Kristomei mengatakan kalau melihat pakaian yang dikenakan, klip itu adalah calon siswa yang sedang seleksi.

Menyoal wamil di Tanah Air, Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang, sebelumnya sempat menjelaskan bahwa saat ini wajib militer bersifat sukarela, yakni melalui program Komponen Cadangan (Komcad) dan Bela Negara.

Program wajib militer disebut memungkinkan diimplementasikan di Indonesia, tetapi membutuhkan biaya besar.

“Kalau nanti kita sudah punya anggaran yang jauh lebih banyak, bukan tidak mungkin kita bisa menerapkan kebijakan yang mungkin lebih maju ya, seperti wajib militer, tetapi tentunya ini butuh biaya yang banyak,” ujar Frega dalam webinar, seperti dilaporkan Antara, Jumat (18/4/2025).

Ia menyampaikan pernyataan tersebut saat menjawab pertanyaan peserta webinar terkait pelibatan warga negara Indonesia bila terjadi perang.

Kesimpulan

Berdasarkan penelusuran fakta yang sudah dilakukan, video deretan laki-laki membawa barang dan memakai kemeja putih diklaim Indonesia memberlakukan wajib militer bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).

Meski tak ada yang sama persis, di TikTok dan Youtube, beberapa akun membagikan klip singkat yang menunjukkan video serupa, namun dengan keterangan seleksi rekrutmen TNI/Polri, bukan wamil.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, telah menyatakan bahwa di Indonesia tidak ada wajib militer. Dengan begitu, narasi yang disebarkan tidak benar.

==

Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

Baca juga artikel terkait WAJIB MILITER atau tulisan lainnya dari Tim Riset Tirto

tirto.id - Periksa Fakta
Penulis: Tim Riset Tirto
Editor: Tim Riset Tirto