Menuju konten utama

Apakah Perang Israel, Iran, AS Bisa Picu World War 3?

Update perang Iran, Israel, dan AS. Apakah ini bisa menjadi awal World War 3? Temukan analisa dan berita terbaru perang di sini.

Apakah Perang Israel, Iran, AS Bisa Picu World War 3?
Kebakaran terjadi di depot minyak Shahran, sebelah barat laut Teheran, pada tanggal 15 Juni 2025. Israel dan Iran saling tembak pada tanggal 14 Juni, sehari setelah Israel melancarkan serangan udara yang belum pernah terjadi sebelumnya yang menurut Iran telah menghantam fasilitas nuklirnya, "menewaskan" komandan tinggi, dan menewaskan puluhan warga sipil. (Foto oleh ATTA KENARE / AFP)

tirto.id - Perang Iran dan Israel berlangsung sejak tanggal 13 Juni 2025. Amerika Serikat (AS) juga ikut memerangi Iran dengan menyerang kawasan nuklir. Apakah konflik antara tiga negara besar ini akan memicu World War 3?

Sejak Israel memulai serangannya ke Teheran pada Jumat, 13 Juni 2025 lalu, kedua negara itu bergantian melancarkan serangan dengan tujuan untuk menjatuhkan satu sama lain. Serangan ini dipicu oleh tudingan Israel ke Iran yang menyebut negara itu sedang membuat senjata nuklir.

Ancaman pecahnya Perang Dunia Ketiga semakin terpampang setelah AS memutuskan untuk terlibat dalam konflik geopolitik tersebut. Presiden AS, Donald Trump membuat pernyataan jika militernya telah sukses melancarkan serangan pada pangkalan nuklir Iran akhir pekan lalu.

Apakah Perang Iran, Israel, AS Bisa Picu World War 3?

Setelah AS ikut menyerang wilayah nuklir, Iran merespons dengan menyatakan akan membalas perbuatan AS dan Israel. Ledakan di Doha, Qatar pada Senin (23/6/2025) merupakan bentuk balasan Iran dengan menyerang pangkalan udara militer AS di Al Udeid.

Menurut analisis The Economic Times, di atas kertas, kekuatan militer Iran jika dibandingkan dengan kekuatan militer AS digabung dengan Israel kalah jauh. Langkah yang diambil Iran selanjutnya sepertinya adalah membentuk koalisi.

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei mengirim Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi ke Moscow yang dijadwalkan tiba Senin kemarin. Araqchi disebut akan menyampaikan surat dari Ali Khamenei untuk Presiden Rusia, Vladimir Vladimirovich Putin.

Putin memang telah mengecam serangan Israel ke Iran beberapa waktu lalu. Namun, ia belum memberikan komentar lainnya setelah AS juga menyerang Iran. Ali Khamenei melihat sikap Putin terhadap Israel itu sebagai sinyal positif untuk meminta bantuan. Belum diketahui bantuan apa yang diminta Ali Khamenei pada Vladimir Putin.

Sikap Presiden Putin masih menjadi tanda tanya. Karena Rusia sedang dalam masa pemulihan sejak konflik dengan Ukraina. Hubungan AS dan Rusia juga disebut sedang membaik setelah AS hadir sebagai mediator saat konflik Rusia-Ukraina.

Jika Putin setuju untuk membantu Iran dalam konfliknya melawan Israel dan AS, bukan tidak mungkin akan terjadi World War 3. Apalagi China dan Korea Utara yang juga mengutuk tindakan Israel adalah negara sekutu Rusia.

Hubungan Iran dan China juga sangat baik karena China adalah negara pengekspor minyak Iran paling banyak. Hubungan China dan AS juga tidak baik-baik saja setelah perang dagang dua negara tersebut pecah dan belum berakhir.

Kabar terbaru dari perang Israel vs Iran ini, Trump menyebut gencatan senjata dan sudah mendapat tanggapan dari pejabat Iran. Hingga hari ini, belum ada serangan balik Israel ke Iran setelah rudal yang menyerang pangkalan militer AS di Qatar.

Baca juga artikel terkait PERANG IRAN ISRAEL atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra