Menuju konten utama

Korban Tewas Teror di Rusia 115 Orang, Para Pelaku Ditangkap

Update terkini jumlah korban teror penembakan massal di Rusia, ada 4 terduga pelaku yang sudah ditangkap.

Korban Tewas Teror di Rusia 115 Orang, Para Pelaku Ditangkap
Ambulans parkir di dekat gedung Balai Kota Crocus yang terbakar di tepi barat Moskow, Rusia, Jumat, 22 Maret 2024. (Foto AP/Dmitry Serebryakov)

tirto.id - Aksi teror penembakan massal terjadi di sebuah acara konser di dekat Moskow, Rusia, pada Jumat (22/3/2024) waktu setempat. Berdasarkan update terkini, jumlah korban penembakan massal itu bertambah menjadi ratusan orang, termasuk 115 orang tewas.

Otoritas keamanan di Rusia juga telah mendeteksi terduga pelaku. Saat ini ada sebanyak 4 terduga pelaku teror yang sudah ditangkap.

Teror Rusia terjadi saat acara konser grup band rock Piknic, di Crocus City Hall, dekat Moskow. Mengutip Aljazeera, sejumlah orang dengan seragam taktis tiba-tiba menyerbu masuk ke arena konser dan melepaskan senjata ke arah kerumunan pengunjung.

Berdasarkan keterangan saksi mata, para pelaku juga melemparkan bahan peledak yang menimbulkan api dan melahap Crocus City Hall. Kobaran api menyebar dengan cepat dan menyebabkan kepanikan.

Peristiwa itu menyebabkan ratusan orang tewas dan luka-luka. Teror penembakan massal terjadi tidak lama setelah Vladimir Putin memenangkan pemilu Rusia dan menyita perhatian global.

Update Jumlah Korban Teror Penembakan Massal di Rusia

Menurut Kantor Berita Rusia (TASS), per Sabtu (23/3/2024) waktu setempat, tercatat 115 orang yang tewas dan 187 orang luka-luka akibat peristiwa teror di acara konser.

Sebanyak 60 orang yang dievakuasi sedang dalam kondisi kritis dan mendapatkan penanganan medis intensif di rumah sakit sekitar. Di antara para korban terluka terdapat 8 anak-anak.

Menurut keterangan terakhir Komite Investigasi Rusia, jumlah korban tewas dikhawatirkan akan terus bertambah.

Proses evakuasi di Crocus City Hall berlangsung intens. Kobaran api di area seluas hampir 13.000 meter persegi itu menyulitkan petugas mengevakuasi para korban yang terjebak di dalamnya.

Lebih dari 320 orang dan 130 peralatan terus bekerja di sekitar lokasi untuk memadamkan api dan mengevakuasi korban. Pemerintah setempat juga mengerahkan tiga helikopter dan puluhan mobil ambulans untuk membantu proses evakuasi.

Akibat peristiwa teror ini sistem keamanan dalam negeri Rusia diperketat. Wali Kota Moskow Sergey Sobyanin, membatalkan semua acara massal di ibu kota selama dua hari ke depan dan disusul dengan kota-kota lainnya.

Pelaku Teror Penembakan Massal di Rusia

ISIS mengklaim sebagai pelaku teror penembakan massal di Crocus City Hall, Rusia, pada Jumat (22/3/2024).

Masih dikutip dari Aljazeera, dugaan ini muncul setelah tersiar kabar bahwa ISIS merilis pernyataan di Telegram mereka. Pernyataan tersebut menyebut bahwa mereka mengaku bertanggung jawab atas penembakan di Rusia.

Melalui Telegram yang sama, kelompok bersenjata itu mengaku bahwa orang-orang yang terlibat teror saat ini sudah melarikan diri. Namun, klaim Telegram tersebut belum bisa diverifikasi secara independen sejauh ini.

Menurut pihak keamanan Rusia, pelaku peristiwa teror di Crocus City Hall ada beberapa orang. Mereka berkamuflase di tengah-tengah kerumunan gedung konser yang ramai dan meluncurkan tembakan ke segala arah.

Mengutip The New York Times, pihak Rusia juga mengklaim telah mengamankan empat terduga pelaku. Namun, otoritas setempat tak menyebut lebih lanjut identitas dari keempat pelaku yang diamankan.

Menurut Komite Investigasi Rusia masih terlalu dini untuk mengatakan apa pun tentang nasib para terduga pelaku selanjutnya.

Baca juga artikel terkait PENEMBAKAN MASSAL atau tulisan lainnya dari Yonada Nancy

tirto.id - Sosial budaya
Kontributor: Yonada Nancy
Penulis: Yonada Nancy
Editor: Iswara N Raditya