tirto.id - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) memberikan tantiem atau bonus tahunan kepada Komisaris Chairal Tanjung berupa tambahan kepemilikan saham sebanyak 2.366.633 lembar
Saham tersebut merupakan bagian dari program tantiem yang ditangguhkan untuk tahun buku 2023. Berdasarkan harga perolehan Rp72,78 per saham, nilai total saham yang diterima Chairal mencapai sekitar Rp172,24 juta.
Dengan penambahan ini, kepemilikan sahamnya naik dari 4.057.626 lembar menjadi 6.424.259 lembar, sehingga persentase hak suaranya bertambah dari 0,004 persen menjadi 0,007 persen.
Corporate Secretary Garuda Indonesia, Cahyadi Indrananto, menegaskan bahwa pemberian tantiem ini bukan untuk tahun 2024, melainkan realisasi dari program tahun 2023 yang sempat ditunda.
"Perubahan kepemilikan saham yang terjadi baru-baru ini merupakan realisasi atas tantiem tahun 2023 yang sebelumnya ditangguhkan sesuai Permen BUMN No. 2/2023," jelas Cahyadi dalam keterangannya, Rabu (13/8/2025).
Ke depan realisasi tantiem akan diberikan secara prorata dalam bentuk saham pada tahun-tahun berikutnya. Perusahaan telah melaporkan perubahan kepemilikan ini kepada OJK sesuai POJK No. 4/2024.
Kebijakan ini muncul di tengah larangan dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia yang melarang pemberian insentif dan tantiem kepada komisaris BUMN dan anak perusahaannya, sebagaimana tertuang dalam SE Danantara Nomor S-063/DI-BP/VII/2025 tanggal 30 Juli 2025.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id







































