Syarat Pendaftaran CPNS 2019 Lulusan SMA-SMK di BIN, Kementan, KLHK

Oleh: Addi M Idhom - 21 November 2019
Dibaca Normal 6 menit
Sejumlah instansi pusat membuka lowongan CPNS 2019 untuk lulusan SMA dan SMK. Di antara instansi pusat itu adalah BIN, KLHK dan Kementan.
tirto.id - Sejumlah instansi pemerintah pusat membuka lowongan formasi CPNS 2019 untuk lulusan SMA atau sederajat dan SMK. Setidaknya terdapat sembilan intansi pusat yang membuka lowongan CPNS 2019 untuk para lulusan SMA dan SMK dari berbagai bidang.

Delapan instansi tersebut ialah Kemenkumham, Kemenkeu, Kementerian Pertanian (Kementan), Badan Intelijen Negara (BIN), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kejaksaan, Badan SAR Nasional (Basarnas), Kemenhub dan Kemendikbud.

Terdapat beragam persyaratan berbeda yang diberlakukan oleh setiap instansi tersebut terhadap lulusan SMA atau SMK yang mendaftar lowongan CPNS 2019. Oleh karena itu, sebaiknya para lulusan SMA dan SMK yang berminat mendaftar mencermati persyaratan pendaftaran sebelum melamar.

Berikut ini rincian persyaratan pendaftaran CPNS 2019 bagi lulusan SMA dan SMK yang diberlakukan oleh tiga intansi pusat, yakni Kementan, KLHK dan BIN.


Syarat Pendaftaran CPNS Kementan 2019

Kementerian Pertanian (Kementan) membuka penerimaan CPNS 2019 dengan lowongan sebanyak 520 formasi. Ratusan formasi itu terbuka bagi lulusan SMK, S1, S2, dan D3. Kementan menerima pelamar CPNS lulusan SMK Peternakan dan SMK Pertanian.

Untuk lulusan SMK Bidang Peternakan, tersedia lowongan Formasi CPNS Kementan 2019 berikut ini:
  • Pemula-Paramedik Karantina Hewan, dengan jumlah lowongan sebanyak 26 formasi
  • Pemula-Paramedik Veteriner, dengan jumlah lowongan sebanyak 9 formasi
  • Pemula-Pengawas Mutu Pakan, dengan jumlah lowongan sebanyak 5 formasi
Lalu, lowongan Formasi CPNS Kementan 2019 untuk lulusan SMK Bidang Pertanian, adalah:
  • Pemula-Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan, dengan lowongan sebanyak 1 formasi
  • Pemula-Pengawas Benih Tanaman, dengan jumlah lowongan sebanyak 2 formasi
Kementan memberlakukan persyaratan umum dan khusus yang harus dipenuhi pelamar CPNS 2019 di instansi tersebut. Perinciannya ada di bawah ini.

1. Persyaratan Umum

Terdapat 10 persyaratan umum yang harus dipenuhi pelamar CPNS Kementan 2019. Pertama, usia saat melamar minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun (0 bulan 0 hari). Kedua, pelamar merupakan WNI yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945 dan NKRI.

Ketiga, pelamar tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasar putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap karena melakukan tindak pidana kejahatan. Keempat, pelamar tidak pernah diberhentikan dengan hormat, tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, anggota TNI/POLRI, Pegawai BUMN/BUMD atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.

Kelima, tidak berkedudukan sebagai CPNS atau PNS, prajurit TN, anggota Polri, dan siswa sekolah ikatan dinas pemerintah. Keenam, pelamar tidak menjadi anggota atau pengurus partai atau terlibat politik praktis. Ketujuh, pelamar harus memiliki kualifikasi pendidikan sesuai persyaratan jabatan.

Kedelapan, pelamar harus sehat jasmani dan rohani sesuai dengan jabatan yang dilamar. Kesembilan, pelamar Tidak memiliki ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang atau sejenisnya (Surat Keterangan Bebas Narkoba/NAPZA dari Rumah Sakit Pemerintah setempat yang masih berlaku wajib dilengkapi setelah peserta dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan akhir). Kesepuluh, pelamar bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI (dengan menandatangani surat pernyataan).

2. Persyaratan Khusus

Persyaratan khusus terbagi dalam 5 jenis, sesuai dengan kategori pelamar, yakni Umum, Cumlaude, Disabilitas, Putra-Putri Papua/Papua Barat dan P1/TL. Adapun detail persyaratan khusus bagi pelamar Umum adalah:

a. Lulusan Perguruan Tinggi dari Dalam Negeri: kualifikasi pendidikan S2 dari perguruan tinggi dan/atau program studi yang terakreditasi dalam Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada saat kelulusan, dan punya Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00
b. Lulusan Perguruan Tinggi dari Luar Negeri: kualifikasi pendidikan Pascasarjana/S2 dengan ijazah dan transkrip nilai yang telah disetarakan oleh kementerian yang menyelenggarakaan urusan pemerintahan di bidang pendidikan tinggi, dan punya IPK minimal 3,00
c. Lulusan Perguruan Tinggi dari Dalam Negeri: kualifikasi pendidikan S1, D4, D3 dari perguruan tinggi dan/atau program studi yang terakreditasi dalam Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) saat kelulusan, dan punya IPK minimal 2,75
d. Lulusan Perguruan Tinggi dari Luar Negeri: kualifikasi pendidikan S1, D4, D3 dengan ijazah dan transkrip nilai yang telah disetarakan oleh kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan tinggi, dan punya IPK minimal 2,75
d. Lulusan SMK Bidang Pertanian/Perkebunan/Hortikultra/Peternakan/Kesehatan Hewan yang terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, punya nilai jazah/ujian sekolah rata-rata minimal 7,00

Syarat lengkap pendaftaran CPNS Kementan 2019 bisa dilihat melalui link ini.


Syarat Pendaftaran CPNS KLHK 2019

Penerimaan CPNS KLHK 2019 membuka lowongan sebanyak 705 formasi. Lowongan CPNS itu terbuka untuk para lulusan SMK, D3 dan S1 berbagai jurusan. Adapun lulusan SMK yang bisa melamar formasi CPNS KLHK 2019 adalah khusus SMK Kehutanan. Untuk lulusan SMK Kehutanan, tersedia lowongan CPNS KLHK 2019 sebanyak 80 formasi. Lowongan 80 formasi itu untuk penempatan di jabatan Polisi Kehutanan.

Adapun rincian persyaratan CPNS KLHK 2019 adalah sebagai berikut.

1. Persyaratan Umum
  • Warga Negara Indonesia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat pada Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia
  • Berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum Tidak dalam kedudukan sebagai pengurus/anggota partai politik
  • Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/Anggota TNI/POLRI, BUMN/BUMD maupun sebagai pegawai swasta
  • Tidak berkedudukan sebagai CPNS/PNS
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI atau negara lain yang ditentukan oleh Pemerintah
  • Bebas dari narkotika, psikotropika, prekursor dan zat adiktif lainnya (Surat Keterangan Bebas Narkoba/NAPZA dari Rumah Sakit Pemerintah setempat yang masih berlaku, wajib dilengkapi setelah peserta dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan akhir)
2. Peryaratan Khusus

a. Persyaratan Usia:
  • Lulusan SMK dan D3, minimal 18 tahun dan maksimal 30 tahun pada saat melamar
  • Lulusan S1 dan S2, minimal 20 tahun dan maksimal 35 tahun pada saat melamar
  • Khusus pelamar formasi Penyandang Disabilitas berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun pada saat melamar
  • Penetapan waktu pendaftaran ditentukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
b. Persyaratan nilai:
  • Lulusan D3 dan S1, memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 dari skala 4
  • Lulusan S2, memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,50 dari skala
  • Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), memiliki nilai rata-rata yang tercantum dalam daftar/transkrip nilai (bukan nilai Ujian Nasional) minimal 7.
c. Pelamar formasi Cumlaude merupakan pelamar lulusan terbaik (Cumlaude/dengan pujian) dari Perguruan Tinggi terakreditasi A/Unggul dan Program Studi terakreditasi A/Unggul pada saat lulus dan dibuktikan dengan keterangan lulus Cumlaude/dengan pujian pada ijazah/transkrip/dokumen keterangan lain.

d. Pelamar formasi Penyandang Disabilitas, Putra/Putri Papua dan Papua Barat serta Formasi Umum dengan syarat pendidikan lulusan dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang sudah terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri dan Program Studi yang terakreditasi dalam Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Negeri (BAN-PT) dan terdaftar di Forlap Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi saat kelulusan.

e. Bagi lulusan Perguruan Tinggi di Luar Negeri, harus melampirkan dokumen bukti Penyetaraan Ijazah Lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (pengganti Akreditasi dari BAN-PT) disertai dengan konversi IPK ke dalam skala 4, dan khusus formasi Cumlaude melampirkan surat keterangan yang menyatakan predikat kelulusannya setara dengan Cumlaude

f. Khusus pelamar pada formasi jabatan Bidan memiliki persyaratan tambahan yaitu harus memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku pada saat pendaftaran, yang dibuktikan dengan tanggal masa berlaku yang tertulis pada STR

g. Khusus pelamar pada formasi jabatan Polisi Kehutanan memiliki persyaratan tambahan sebagai berikut:
Memiliki tinggi badan minimal 165 cm (untuk laki-laki) dan 160 cm (untuk perempuan) dengan Indek Massa Tubuh (IMT) ideal
Tidak buta warna, tidak berkaca mata (minus/plus) dan tidak cacat badan yang dibuktikan melalui surat keterangan dari dokter pemerintah dan disampaikan pada saat pelaksanaan tes kesamaptaan
Tidak pernah mengalami patah tulang yang dibuktikan dengan hasil rontgen seluruh badan dan disampaikan pada saat peserta mengikuti pemberkasan/ dinyatakan lulus seleksi

h. Khusus pelamar pada formasi jabatan Guru yang memiliki sertifikasi pendidik yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar disampaikan pada saat pendaftaran. Bagi yang bersangkutan tidak diperlukan mengikuti SKB dan diberikan nilai SKB maksimal.

Syarat lengkap pendaftaran CPNS KLHK 2019 bisa diakses melalui link ini.


Syarat Pendaftaran CPNS BIN 2019

Penerimaan CPNS Badan Intelijen Negara (BIN) 2019 dibuka dengan jumlah lowongan sebanyak 721 formasi. Rincian jenis jabatan dalam formasi CPNS BIN 2019 dibagi menjadi 2 kategori. Kedua kategori itu adalah Formasi Umum dan Formasi Khusus Tenaga Pengamanan Siber.

Lowongan CPNS 2019 untuk para lulusan SMA atau sederajat tersedia dalam Formasi Khusus Tenaga Pengamanan Siber. Para lulusan SMA dapat melamar lowongan CPNS BIN untuk posisi Pranata Komputer Pelaksana Pemula.

Terdapat 200 lowongan formasi CPNS untuk jabatan Pranata Komputer Pelaksana Pemula. Sebanyak 200 formasi CPNS lulusan SMA itu dibuka untuk penempatan pada 25 unit lembaga di bawah BIN.

Terdapat tiga jenis persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelamar CPNS BIN 2019. Ketiganya adalah persyaratan umum, persyaratan khusus dan persyaratan administrasi. Rinciannya sebagaimana pemaparan di bawah ini.

1. Persyaratan Khusus

Pelamar berpengalaman paling sedikit 2 tahun di bidang keamanan siber di Badan Intelijen Negara, yang dibuktikan dengan Surat Perjanjian Kontrak Kerja.

2. Persyaratan Umum
  • Warga Negara Indonesia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila dan UUD 1945 serta Negara dan Pemerintah Republik Indonesia
  • Usia per 1 Desember 2019 (dihitung sejak tanggal lahir pada ijazah yang digunakan untuk melamar), dan maksimal beurumur 35 tahun
  • Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
  • Tidak berkedudukan sebagai CPNS/PNS, calon anggota/anggota TNI/Polri, anggota dan/atau pengurus partai politik
  • Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/anggota TNI/Polri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta
  • Memiliki latar belakang pendidikan, kecakapan, keahlian dan keterampilan yang diperlukan, diutamakan memiliki jaringan yang luas atau pengalaman berorganisasi, baik di bidang akademis maupun organisasi kemasyarakatan
  • Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum yang tetap karena melakukan tindak pidana kejahatan
  • Sehat jasmani rohani, tidak buta warna dan jika berkacamata maksimal +(plus)/-(minus) 1,0
  • Tinggi badan bagi pria minimal 160 cm dan wanita minimal 155 cm dengan berat badan ideal
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI
3. Persyaratan Administrasi

Persyaratan administrasi berikut ini berkaitan dengan sejumlah dokumen yang harus diunggah oleh para pelamar CPNS BIN 2019 saat melakukan pendaftaran di portal SSCASN BKN dan pada tahap kelulusan akhir. Untuk mempermudah pembacaan, berikut ini tiga kategori peryaratan administrasi itu.

a. Dokumen yang diunggah ke portal SSCASN BKN:
  • Surat lamaran ditulis tangan dengan tinta warna hitam dan ditandatangani pelamar di atas materai Rp6.000
  • Ijazah asli atau foto kopi yang telah dilegalisir oleh pejabat berwenang (surat keterangan kelulusan/ijazah sementara tidak berlaku)
  • Transkrip nilai asli atau foto kopi yang telah dilegalisir oleh pejabat berwenang
  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Surat Keterangan telah melakukan rekaman kependudukan yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil)
  • Pas foto berwarna terbaru dengan latar belakang merah, ukuran 4 x 6 cm
  • Surat Perjanjian Kontrak Kerja (bukti berpengalaman di bidang keamanan siber di BIN minimal 2 tahun)
b. Persyaratan yang harus dilengkapi setelah kelulusan akhir:
  • Seluruh persyaratan yang diunggah di portal SSCASNBKN
  • Daftar Riwayat Hidup (cantumkan nomor telepon yang mudah dihubungi dan e-mail yang aktif)
  • Pas foto berwarna terbaru, latar belakang warna merah, ukuran 3 x 4 cm = 4 lembar dan 4 x 6 cm = 4 lembar
  • Foto kopi akte kelahiran
  • Surat keterangan sehat jasmani & jiwa yang dinyatakan dengan surat keterangan dokter
  • Surat keterangan bebas narkoba dari Rumah Sakit Pemerintah Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku
  • Surat Pernyataan (detailnya dijelaskan di poin c)
c. Surat Pernyataan berisi, pernyataan bahwa:
  • Dokumen yang disampaikan dalam pendaftaran CPNS BIN adalah benar
  • Bersedia tidak menikah selama menjadi CPNS BIN
  • Tidak akan menikah dengan seseorang berkewarganegaraan asing atau tanpa kewarganegaraan
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI atau negara lain
  • Bersedia mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku
  • Tidak pernah menggunakan dan/atau mengedarkan segala bentuk & jenis narkoba
  • Bersedia mengabdi di Badan Intelijen Negara dan tidak mengajukan pindah dengan alasan apa pun sekurang-kurangnya selama 10 tahun sejak diangkat menjadi PNS BIN
Persyaratan lengkap CPNS BIN 2019 bisa diakses melalui link ini.


Baca juga artikel terkait CPNS 2019 atau tulisan menarik lainnya Addi M Idhom
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Addi M Idhom
Editor: Agung DH
DarkLight